Bike Boyz. (Foto: YouTube Starvision Plus)
Bike Boyz. (Foto: YouTube Starvision Plus)

Ulasan Film Bike Boyz

Hiburan ulasan film Film Bike Boyz
Cecylia Rura • 08 November 2019 07:00
Jakarta: Seperti sebuah dokumenter kisah anak-anak Vespa di Bandung, Bike Boyz dengan judul plesetan dari slang anak-anak Bandung yakni Bike dibaca "Baik" diartikan sebagai anak komunitas vespa, anak-anak baik di Bandung. Kang Aris Nugraha seperti tak punya banyak PR karena cerita berangkat dari realita yang terjadi di Bandung.
 
Agus (Aep Bancet), Marwan (Gariz Luis), Ichan (Damar RM), Koko (Andy Josalim), Pendi (Fadly Dodun) selalu punya waktu untuk menyempatkan kumpul bersama anak komunitas vespa. Mereka dikenal solid dan punya punya solidaritas tinggi terutama di jalan raya. Adegan pertama bahkan dibuka dengan kehadiran Ahong Kumara, orang yang dituakan di komunitas vespa.
 
Kang Aris tak mengambil cerita muluk-muluk untuk film layar lebar dengan latar sosial dan tempat kawasan Bandung. Seperti tongkat estafet dari ciri khasnya ketika mengerjakan Preman Pensiun yang diangkat dari sinetron, Kang Aris memertahankan dialog bersahutan dari scene berbeda serta para pemain tak berawajah komersial.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kisah cinta Agus dan Lilis juga bukan cerita mainstream dalam dongeng atau film. Kejadian itu nyata dan terjadi dalam polemik asmara. Selain itu, dari sisi milenial ada cerita Ichan naksir dengan anak vespa. Figur baik-baik anak vespa di sini semakin ditegaskan dengan adanya pembanding anak-anak geng motor jalanan yang tampak garang.
 
Mengangkat tema solidaritas ikut menyeret nilai pentingnya berkomunitas. Anak-anak vespa tampak saling memberi masukan dan membantu rekannya saat dalam bahaya. Mereka juga tak segan berbagi atas apa yang dipunya. Hidup berkomunitas seperti mengingatkan gawai bukan satu-satunya tempat berkicau dalam grup virtual. Perlu ada tatap muka dan diskusi santai di meja makan.
 
Kekuatan cerita dalam Bike Boyz dan dialog natural dari acting coach Epy Kusnandar tampaknya berhasil membuat penonton lengah dengan absennya kehadiran nama-nama beken. Selain menjadikan trademark Aris dalam menyutradarai film, menggunakan wajah-wajah bukan artis adalah gebrakan baru dari Aris untuk menjual sisi cerita.
 
Dalma konklusi cerita, penonton dapat merasakan makna cerita ini dari cita rasa lokal ketimbang wajah aktor yang itu-itu saja untuk memanjakan visual. Seperti mengembalikan esensi awal membaut film yakni menyampaikan pesan dari refleksi hidup bersosial.
 
Bike Boyz
 
Sutradara: Aris Nugraha
Penulis: Aris Nugraha
Produksi: Starvision Plus (Chand Parwez, Reza Servia)
Pemain: Aep Bancet, Gariz Luis, Damar RM, Andy Josalim, Dicky Satria, Fadly Dodun, Delisa Herlina, Aline Manza, Kris Tatto
Klasifikasi LSF: 13 +
Tayang di bioskop: 14 November 2019
 


 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif