15 Film Ini akan Tayang di 'Korea Indonesia Film Festival 2014'

Agustinus Shindu Alpito • 17 Oktober 2014 09:39
medcom.id, Jakarta: "Korea Indonesia Film Festival 2014" akan digelar pada 23-28 Oktober 2014, di lima lokasi bioskop Blitzmegaplex, yaitu di Blitzmegaplex Pacific Place Jakarta, Blitzmegaplex Teras Kota Tangerang, Blitzmegaplez Bekasi Cyber Park, Blitzmegaplex Miko Mall Bandung, dan Blitzmegaplez  Kepri Mall Batam.
 
Acara yang bisa ditonton gratis ini selalu dibanjiri penonton dari tahun ke tahun. Tiket dapat diambil di loket Blitzmegaplex yang ikut serta dalam festival.
 
Dalam penyelenggaraan tahun ini, panitia memboyong 15 film box office dengan komposisi 11 film asal Korea Selatan, dan 4 film Indonesia.

Berikut daftar 15 film yang  akan ditayangkan:
 
1. The Confession
Film drama ini disutradarai oleh Lee Do-Yoon dan dibintangi oleh Ji Sung, Ju Ji-Hoon, dan Lee Kwang-Soo. "The Confession" menceritakan sosok tiga sahabat. Hyun-Tae adalah seorang tenaga medis, In-Chul bekerja di sebuah perusahaan asuransi, dan Min-Soo memiliki bisnis sendiri. Mereka bertiga bersahabat sejak mereka kecil seolah tidak terpisahkan. Hal ini berubah saat ibu dari Hyun-Tae meminta mereka untuk berpura-pura melakukan perampokan agar dana asuransi yang dimilikinya cair. Rencana ini berakibat buruk, tidak hanya untuk nasib mereka, juga berimbas pada persahabatan yang selama ini terjalin dengan baik.
 
2. Miss Granny
Film arahan sutradara Hwang Dong-Hyeuk ini menyita perhatian masyarakat Korea Selatan dan menjadi salah satu film box office Korea Selatan di tahun 2014. Film bergenre komedi keluarga ini dibintangi oleh Shim Eun-Kyung, Na Moon-Hee, Park In-Hwan, Sung Dong-IL, Lee Jin Wook, dan Jin Yong-I.
 
Tiga penghargaan internasional yang diterima film ini rasanya cukup untuk menjamin kualitas dari cerita yang disuguhkan. "Miss Granny" telah menggondol penghargaan 19th Chunsa Film Art Awards kategori Best Screenplay dan Best Actress, 5th Okinawa International Movie Festival kategori Peace, 50th Baeksang Arts Awards untuk kategori Best Actress.
 
"Miss Granny" menceritakan tokoh bernama Oh Ma-Soon, seorang nenek berusia 74 tahun akan dikirim ke panti jompo oleh keluarganya. Di tengah kesedihannya, dia menemukan sebuah studio foto yang dapat membuatnya menjadi muda kembali. Kesempatan itu dia ambil dan dalam sekejap dia menjadi seperti berusia 20 tahun. Perubahan ini tidak disia-siakan Oh Mal-Soon. Dia pun melakukan semua yang  diinginkan, termasuk meraih cita-citanya di dunia musik. Oh Mal-Soon pun menebar pesona cinta hingga membuatnya terjebak dalam romansa cinta segitiga.
 
3. Mr Go
Film komedi keluarga arahan sutradara Kim Yong-Hwa ini bisa dikatakan sebagai film dengan visual efek terbaik dari Korea Selatan pada saat ini. "Mr Go" mengisahkan persahabatan antara manusia dengan seekor gorilla. Weiwei (15) diwarisi almarhum kakek seekor gorilla bernama Ling Ling. Kakek weiwei seorang pecinta olah raga baseball dan dia menurunkan ilmunya kepada Ling Ling. Ling Ling memiliki bakat luar biasa, hingga menarik perhatian Sung Choong-Soo, seorang agen pencari bakat. Dia sukses memasukkan Ling Ling sebagai anggota tim baseball. Ling Ling kemudian menjadi idola baru yang sangat terkenal.
 
4. No Tears for the Dead
Film yang dirilis pada 2013 ini disutradarai oleh Lee Jeong-Beom dan dibintangi oleh Jang Dong-Gun dan Kim Min-Hee. "No Tears For Dead" memiliki alur cerita unik. Dikisahkan, Gon, seorang pembunuh bayaran, pernah membunuh seorang anak tanpa sengaja. Dia merasa sangat terbebani saat harus membunuh seorang perempuan yang ternyata adalah ibu dari sang anak. Mo-gyeong yang masih berduka karena ditinggalkan anaknya sama sekali tidak sadar akan situasi ini, hingga ia bertemu seseorang yang membuka semua rahasia mengejutkan tersebut.
 
5. Pororo: The Racing Adventure
Film animasi ini sangat tepat dinikmati bersama keluarga dengan mengajak serta anak Anda. Disutradarai oleh Park Young-Gyun, film ini mengangkat tokoh kartun populer, Pororo. Untuk memenangkan pertandingan balap mobil, Pororo belajar dari kura-kura dan meninggalkan desa mereka untuk meraih cita-cita ini. Ternyata Pororo harus melewati banyak cobaan, termasuk akal licik dari Poopoo dan kawan-kawan. Apakah Pororo bisa melewati semua ini dan memegang piala kemenangan yang sudah diidamkannya?
 
6. Roaring Currents
Film ini adalah salah satu film paling fenomenal sepanjang perjalanan industri film Korea Selatan. Setidaknya, 16 juta pasang mata telah menyaksikan film ini. "Roaring Currents" disutradarai oleh Kim Han-Min dan dibintangi oleh Choi Min-Sik, Ryu Seung-Ryong, dan Cho Jin-Woong. Mengambil setting tahun 1597, perang antara Jepang dan Korea Selatan semakin memuncak. Kekuatan laut yang  dipimpin oleh Admiral Yi semakin melemah, kapal mereka tidak layak, dan banyak prajurit yang tewas di bawah kekejaman penjajah. 12 kapal Joseon pimpinan Admiral Yi harus melawan 330 kapal milik Jepang. Dengan kekuatan yang tersisa dan kemampuan mengubah rasa takut menjadi keberanian, Admiral Yi memimpin pasukannya dengan berani dan bertarung mati-matian.
 
7. Secretly, Greatly
Film drama arahan sutradara Jang Cheol-Soo ini dibintangi oleh Kim Soo-hyn, Park Ki-Woong, Lee Hyun-Woom dan Son Hyun-Joo. Kim Soo-hyun, Park Ki-woon dan Lee Hyun-woo adalah tiga orang tentara Korea Utara yang menyusup ke Korea Selatan. Untuk menutupi identitas, mereka berakting sebagai warga desa biasa, penyanyi, dan pelajar SMA. Mereka melebur dan hidup bermasyarakat di sebuah kota kecil sambil menunggu perintah lanjutan yang akan ditugaskan untuk mereka. Tanpa diduga, terjadi pergeseran politik di Korea Utara, dan alangkah terkejutnya mereka ketika surat perintah itu pun sampai, dan tugas mereka satu-satunya adalah untuk bunuh diri.
 
8. Snowpiercer
Film arahan Boong Joo-Ho ini sukses membuktikan bahwa industri film Korea Selatan tak hanya jago kandang dengan mengandalkan aktor dalam negeri. "Snowpiercer"  menyuguhkan akting dari pemeran luar Korea seperti Chris Evans, Tilda Swinton, Octavia Spencer, John Hurt, dan Jamie Bell.
 
Kisah film dimulai saat dunia mulai hancur akibat pemanasan global. Manusia bertahan hidup dengan tinggal di dalam sebuah kereta panjang yang dilengkapi dengan segala kebutuhan hidup mereka. Sayangnya, satu-satunya kesempatan hidup tersebut tidak dapat dinikmati semua penduduknya secara merata. Kelompok kaya yang menempati gerbong terdepan hidup mewah dengan segala kenikmatan yang ada. Sementara, kelompok miskin di gerbong belakang harus hidup dalam kondisi yang sangat buruk. Revolusi pun terjadi.
 
9. The Spy
Film laga berbalut komedi ini disutradarai oleh Lee Seung-Jun dan dibintangi oleh Sol Kyung-Gu, Moon So-ri, Daniel Henney, dan Go Chang-Seok. Seperti film spionase lainnya, rahasia identitas wajib dijaga. Istri Chul Soo menganggap suaminya hanyalah pekerja kantoran biasa. Dia tidak tahu bahwa Chul Soo adalah seorang agen rahasia pemerintah. Alih-alih ditugaskan ke Busan, Chul Soo pun terbang ke Bangkok untuk menjalankan misi rahasia. Tak disangka, Chul Soo bertemu istrinya yang tengah berduaan dengan Ryan, seorang pria ganteng, di Bangkok. Misinya pun bertambah. Dia harus membuntuti istrinya dan menguak misteri ini.
 
10. The Target
Film laga ini disutradarai oleh Chan I dan dibintangi Ryu  Seung-Ryong, Lee Jin Wook, dan Kim Sung-Ryoung. Film ini dibuat ulang berdasarkan film "Point Blank". Seorang mantan tentara bayaran difitnah dan dituduh sebagai pelaku pembunuhan  seorang bos perusahaan terkenal. D itengah  masalah tersebut, ia bertemu dengan seorang dokter sedang  mencari istrinya yang diculik. Berdua, mereka melawan semua cobaan ini dan mencoba memulihkan nama baik.
 
11. A Werewolf Boy
Alkisah, di sebuah desa bertahun-tahun lalu tersimpan sebuah cerita tentang seorang wanita yang dengan penuh kasih merawat seorang manusia serigala. Jauh dari peradaban, manusia serigala ini diajari cara berbicara, menggunakan pakaian, cara menyantap makanan yang sopan, dan untuk pertama kalinya dia merasakan cinta. Namun karena merasa terancam, ia pun membela diri. Kejadian ini membuat warga desa takut. Setelah tahun berlalu, wanita ini kembali ke desa tersebut dan mencari tahu keberadaan sang manusia serigala. Film fantasi ini disutradarai oleh Jo Sung-Hee dan dibintangi oleh Song Joong-Ki, Park Bo-Young, dan Lee Young Lan.
 
Tampaknya, kisah tentang manusia serigala memang menginspirasi para pembuat film di berbagai negara. Jika di Indonesia manusia serigala dijadikan ke layar sinetron, di Korea Selatan kisah ini diangkat ke dalam layar lebar. "A Werewolf Boy" telah menyabet penghargaan Baek Sang Art Awards 2013 untuk kategori Best Director dan Grand Bell Awards 2013 kategori Best Supporting Actress.
 
12. 5 CM
Film arahan Rizal Mantovani ini diangkat dari novel laris dengan judul yang sama. Dibintangi oleh Herjunot Ali, Denny Sumargo, Fedi Nuril, Igor Saykoji, dan Pevita Pearce. Film ini bercerita tentang lima orang sahabat yang kembali merajut hubungan pertemanan mereka yang sudah terputus tiga bulan. Mereka memutuskan untuk melakukan sebuah perjalanan penuh tantangan yang merupakan impian mereka, yaitu menaklukkan Gunung Semeru. Perjalanan ini bukan hanya membuat mereka semakin mencintai alam, namun juga sangat berarti untuk persahabatan mereka.
 
13. Habibie & Ainun
Film yang sukses secara komersial ini disutradarai oleh Faozan Rizal, dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari. Sesuai judulnya, film ini diangkat dari kisah cinta sejati antara Habibie dan Ainun melewati roda kehidupan bersama. Pernah terpisah jarak dan waktu saat Bapak Habibie sekolah di luar negeri tidak melunturkan ingatannya akan Ainun, gadis jelita di kota Bandung. Keteladanan kasih mereka merupakan bentuk cinta sejati sepanjang masa.
 
14. Sang Penari
Film ini disutradarai oleh Ifa Isfansyah dan dibintangi oleh Prisia Nasution dan Oka Antara. Film ini mengangkat kisah cinta Srintil dan Rasus dalam bingkai waktu dekade 60-an. "Sang Penari" diadaptasi dari novel berjudul "Ronggeng Dukuh Paruk." Strintil adalah penari yang gerakannya dianggap memiliki daya sihir sebagai ronggeng. Sementara, Rasus merasa bahwa dia tidak dapat memiliki Strintil seutuhnya. Keduanya terpisah, saat Rasus memutuskan untuk meninggalkan desa dan menjadi tentara.  Apakah cinta keduanya yang sangat membara mampu mengatasi cobaan ini dan menemukan cara untuk bersatu kembali?
 
15. 9 Summers 10 Autums
 
Film ini disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dibintangi oleh Ihsan Tarore dan Alex Komang. Seperti "5cm" dan "Sang Penari," film ini juga diangkat dari sebuah novel tentang kekuatan mimpi dan motivasi. "9 Summers 10" berkisah tentang seorang anak sopir angkot yang memiliki mimpi dan cita-cita tinggi. Perjalanan berliku dihadapi hingga akhirnya dia meraih mimpi untuk bisa menjadi direktur perusahaan besar di New York, Amerika Serikat.
 
Jadwal penayangan film selengkapnya dapat Anda lihat di sini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA