YOUR FASHION

Berkah Pandemi, Istri Stephen Wongso Miliki Lini Busana Sendiri

Medcom
Selasa 23 Mei 2023 / 16:23
Jakarta: Nama Stephen Wongso belakangan ini mencuri perhatian ketika terlibat dalam pernikahan artis Jessica Mila dan Yakup Hasibuan. Rumah busana Wong Hang Tailor milik Stephen juga turut merancang jas pengantin di pernikahan Enzy Storia dan Molen Kasetra.

Kiprah keluarga Stephen Wongso di dunia fesyen Tanah Air sudah berjalan puluhan tahun dan turun temurun. Keahlian Stephen rupanya juga dimiliki sang istri, Debbie Laurencia.

Bersama dua rekannya, Prista Prisila dan Marendra, Debbie merilis lini busana sendiri yang diberi nama Bebeboo story. Melalui lini busana ini, Debbie menuangkan keahliannya bercerita ke dalam medium fesyen.

"Misalnya ini tentang rain forest, hutan hujan tropis ada di Indonesia. Kita menggambarkannya dengan cantik sekali. Kita ingin apa yang kita gambarkan ada impact, ada ceritanya, bisa disambungkan ke semua orang," kata Debbie.

Pandemi rupanya membawa berkah tersendiri bagi Debbie. Banyak menghabiskan waktu di rumah membuat Debbie memiliki banyak ide. Sang suami pun awalnya turut mendukung keahlian Debbie.

"Awal mulanya pandemi itu Steven menjahitkan, bikin baju. Dari dulu saya ingin mendalami berbagai mode yang aneh-aneh, yang enggak masuk akal," ujar.

Debbie memastika lini busana miliknya memiliki baha organik yang aman untuk kulit sensitif. Sehingga karyanya juga bisa dipakai oleh bayi hingga ibu hamil.

"Seratus persen tencel dan spandek, semua alih teknologi dari Swiss. Teknologi biasanya kan lebih sugesti beli barang dari luar negeri. Sekarang kenapa gak kita produksi semua lokal. Skill-nya ada, pabriknya ada, teknologinya juga ada. Kita hasilkan barang-barang lokal dari desain, printing, bahan, kain, sampai labelnya pun dari indonesia," jelas Debbie.

Tak hanya menyasar pasar Indonesia, Debbie juga mulai memperluas jangkauannya ke luar negeri. Dia bahkan menyebut animo dari pembeli luar negeri tak kalah besar dibandingkan di Tanah Air.

"Mulai ekspor pada tahun 2022. Emang animonya di luar negeri lebih besar. Kita juga bingung packaging dan delivery-nya bingung karena packagingnya besar. Jadi kita training packaging-nya seperti ini jadi saat diserahkan bentuknya bentuknya sama, termasuk kaligrafinya," tutupnya.




 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH