YOUR FASHION

Realita Tren Lebaran 2026: Gaya Minimalis Atau Ekstra? Ini Kata Riset Populix Buat Gen Z

Yatin Suleha
Selasa 17 Maret 2026 / 18:05
Ringkasnya gini..
  • Perayaan Lebaran dikaitkan dengan mengenakan pakaian baru sebagai perlambang pembaruan diri.
  • Populix menemukan adanya pergeseran makna baju Lebaran dari beberapa tahun sebelumnya.
  • Apakah pergeseran tersebut? Yuk, simak survei dari Populix.
Jakarta: kata Idulfitri berakar dari Bahasa Arab ‘Id al-Fitr, yang secara harafiah dapat diartikan sebagai kembali kepada kesucian. Tak heran perayaannya dikaitkan dengan mengenakan pakaian baru sebagai perlambang pembaruan diri. 

Namun penelitian terbaru, Populix menemukan adanya pergeseran makna baju Lebaran dari beberapa tahun sebelumnya. 

Selain itu, riset yang dilakukan kepada 1.000 orang Gen Z dan milenial ini juga mengulik tren baju Lebaran tahun ini.
   

Tak harus baru, asal kompak


Susan Adi Putra, Research Director Populix, menjelaskan, “Meskipun hampir sepertiga masih mengidentikkan Idulfitri dengan baju baru, mayoritas Gen Z dan Milenial kini memiliki pandangan lain."

"Mereka cenderung mementingkan kelayakan dan kondisi keuangan dibandingkan harus memaksakan untuk membeli baru,” ujarnya lagi.

- Sekitar 30% dari total responden menyatakan kelayakan baju menjadi faktor yang lebih penting. 

- Kemudian sekitar 26% lainnya menyatakan pembelian baju baru hanya akan dilakukan dalam kondisi keuangan yang baik. 

- Sedangkan hanya 29% responden yang masih mengidentikkan Lebaran dengan baju baru.


Saat ini masyarakat cenderung lebih mementingkan pakaian Lebaran yang serasi. Hal ini terlihat dari rencana tujuh dari sepuluh keluarga di Indonesia yang akan mengenakan baju serasi untuk lebaran. 

Empat di antaranya menyatakan bahwa akan mengenakan baju serasi dengan keluarga besar, sedangkan sekitar tiga keluarga memilih untuk membatasi baju serasi hanya dengan keluarga inti. 


(Susan Adi Putra, Research Director Populix, menjelaskan Lebaran tahun ini mayoritas Gen Z dan Milenial sepakat untuk memilih gaya berpakaian yang minimalis dan rapi. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Ada banyak faktor yang menjadi alasan mengapa tren ini terjadi. Selain karena baju yang serasi dipandang sebagai simbol kebersamaan keluarga di momen Lebaran, foto bersama keluarga juga dapat terlihat lebih rapi.
 

Tema diputuskan bersama, terinspirasi dari dunia maya


Pilihan gaya dan warna baju Lebaran umumnya diputuskan secara bersama-sama, terutama bagi kalangan Milenial. Namun, sebagian dari Gen Z masih mengikuti pilihan orang tua. 

Anggaran yang dipatok oleh mayoritas responden untuk satu set baju Lebaran sekitar Rp500.000 atau kurang. Dibandingkan Gen Z, Milenial cenderung memiliki budget lebih besar yang mencapai lebih dari Rp1.000.000.

Apabila ditanya, sebanyak 82% dari total responden mencari sumber inspirasi untuk baju Lebaran melalui media sosial, diikuti live streaming sebanyak 39%. 

“Hal ini menegaskan pengaruh kuat media sosial dan platform digital dalam mempromosikan produk fesyen,” jelas Susan Adi Putra.
 

Tampil lebih minimalis


Susan Adi Putra mengungkapkan bahwa, “Lebaran tahun ini mayoritas Gen Z dan Milenial sepakat untuk memilih gaya berpakaian yang minimalis dan rapi, dengan potongan yang lebih sederhana dan warna-warna netral."

"Kemudian diikuti oleh tren pakaian-pakaian fungsional dan praktis, yang harapannya dapat dipakai kembali untuk aktivitas lain di luar Idulfitri.”

Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat perbedaan terkait selera warna antara laki-laki dan perempuan. 

 

Mayoritas perempuan menyukai warna-warna earth tone seperti beige, olive, khaki, coklat dan juga warna-warna pastel. Di sisi lain, laki-laki cenderung menyukai warna putih, diikuti warna earth tone, dan hitam/gelap yang lebih netral.

Penelitian tentang Makna Baju Lebaran Menurut Gen Z dan Milenial dilaksanakan pada 18-19 Februari 2026. 

Penelitian ini dilakukan melalui sebuah survei kepada 1.000 responden yang terdiri dari 51% Gen Z dan 49% Milenial. Sebagian besar responden beragama Islam dengan persentase laki-laki dan perempuan yang seimbang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH