YOUR FASHION

Dari Ratusan Sketsa ke Runway IFW 2026, Desainer Muda Ini Berhasil Juara

A. Firdaus
Selasa 04 Agustus 2026 / 13:16
Ringkasnya gini..
  • Kompetisi tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari para desainer muda. Sebanyak 270 sketsa desain masuk pada tahap awal seleksi.
  • Rizki mengaku pencapaian tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya sebagai desainer.
  • IYFDC kembali membuktikan perannya sebagai wadah bagi talenta muda untuk memasuki industri fashion Indonesia.
Jakarta: Indonesia Young Fashion Designers Competition (IYFDC) 2026 resmi mencapai babak puncak. Ajang pencarian talenta desainer muda yang menjadi bagian dari rangkaian BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 ini menobatkan empat nama terbaik setelah melalui proses seleksi yang ketat.

Momen pengumuman pemenang berlangsung pada pembuka hari keempat IFW 2026, Sabtu (1/8), di Plenary Hall. Sebelum hasil diumumkan, suasana dibuat lebih meriah dengan penampilan girl group Papilon yang membawakan tiga lagu, yakni Push the Button, Song From My Heart, dan Sinaran.
 

Disaring dari 270 karya


Kompetisi tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari para desainer muda. Sebanyak 270 sketsa desain masuk pada tahap awal seleksi. Dari jumlah tersebut, dewan juri memilih 50 semifinalis yang kemudian diminta merealisasikan konsep mereka menjadi koleksi siap pakai (ready-to-wear).
 

Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek utama, yaitu kreativitas desain, kualitas pengerjaan, fungsionalitas busana, serta potensi komersial di industri fashion. Melalui proses kurasi, terpilih 12 finalis yang berkesempatan menampilkan koleksinya di runway Indonesia Fashion Week 2026.
 

Inspirasi dari budaya hingga perjalanan hidup


Dewan juri yang terdiri atas Musa Widyatmodjo, Naniek Rachmat, Misan Kopaka, Dana Duriyatna, dan Ariy Arka akhirnya menetapkan Rizki Ramadityo Wicaksono sebagai Juara Pertama.

Rizki mengaku pencapaian tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya sebagai desainer.

"Ini seperti titik balik bagi saya untuk kembali fokus menekuni dunia fashion," ujarnya.

Koleksi yang membawanya menjadi juara terinspirasi dari tradisi lompat batu Nias, yang kemudian dipadukan dengan refleksi perjalanan hidup dan pergulatan pribadinya di usia 31 tahun.

Sementara itu, posisi kedua diraih David Bryan Adam. Latar belakangnya sebagai arsitek menjadi cerita menarik di balik keberhasilannya.

"Sepertinya ini memang jalan Tuhan untuk saya menjadi desainer. Awalnya saya berkarier sebagai arsitek, dan pencapaian ini sangat berarti," katanya.

Adapun Giselle Tiomaulana berhasil meraih Juara Ketiga. Mahasiswi ESMOD tersebut mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya dapat menampilkan koleksinya di panggung Indonesia Fashion Week.

"Pengalaman ini sangat berharga. Setelah tiga tahun belajar fashion, akhirnya saya bisa tampil di runway IFW sekaligus mempersembahkan koleksi sendiri," ungkapnya.

Sementara gelar Juara Favorit diraih oleh Syahrusfarabi, yang mengaku semakin termotivasi untuk terus berkarya di industri mode.
 

Ajang lahirkan generasi baru desainer


IYFDC kembali membuktikan perannya sebagai wadah bagi talenta muda untuk memasuki industri fashion Indonesia.

Tak hanya menjadi ajang kompetisi, panggung ini juga membuka kesempatan bagi para desainer muda untuk memperkenalkan identitas kreatif mereka melalui karya yang menggabungkan eksplorasi desain, nilai budaya, dan potensi komersial.

Melalui Indonesia Fashion Week 2026, karya-karya generasi baru desainer Indonesia pun mendapat ruang untuk tampil di panggung nasional sekaligus menunjukkan bahwa masa depan industri fashion Tanah Air terus bertumbuh lewat kreativitas anak muda.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH