YOUR FASHION

Fungsi Compression Sport, dari Meminimalisir Cedera hingga Tingkatkan Performa

A. Firdaus
Jumat 20 Mei 2022 / 11:15
Jakarta: Saat berolahraga, pastikan kamu bukan hanya mengincar sehat atau bugarnya saja. Kenyamanan saat berolahraga juga penting untuk kamu pertimbangkan.

Salah satu hal yang mendukung kenyamanan saat berolahraga adalah pakaian yang kamu gunakan. Terlebih pakaian olahragamu juga bukan sekadar nyaman, tapi aman saat kamu kenakan.

Untuk itu penting untuk kamu memilih pakaian olahraga dengan teknologi Compression sport. Compression sport adalah baju olahraga yang berguna untuk meningkatkan aliran darah, meningkatkan performa olahraga, dan mengurangi cedera.

Menurut dr. Levina Azarine SpKO selaku Sports Medicine Doctor dari Royal Performance Center, kamu harus bisa memilih pakaian olahraga dengan benar. Yang dimaksud dr. Levina adalah, pakaian olahraga yang bisa menunjang kegiatan fisik dalam berolahraga, seperti compression sport.

"Saat kita melakukan olahraga, kebutuhan darah di otot meningkat. Sedangkan, aliran darah balik (ke jantung) menggunakan kontraksi otot. Kegiatan olahraga membuat kebutuhan darah dalam tubuh meningkat," ujar dr. Levina usai Kegiatan Olahraga Bareng 2XU di Paradigm Fitness.

"Jika kebutuhan darah meningkat dan kontraksi otot meningkat, secara otomatis dibutuhkan peredaran darah balik optimal. Hal ini dibantu compression sport," terang dr. Levina.

Lebih lanjut, dr. Levina menjelaskan, compression sport seperti pakaian olahraga berbentuk ketat. Keketatan ini memberikan tekanan tertentu, agar aliran darah balik lancar.

"Compression sport memberikan tekanan tertentu, tekanan ini pada gerakan tertentu memberi dukungan pada aliran darah balik menjadi lancar, performa olahraga menjadi lebih baik," ujar dr. Levina.

Kemudian, dr. Levina mengingatkan, ketat pada compression sport bukan ketat di seluruh tubuh, melainkan hanya pada bagian tubuh tertentu.

"Compression bukan sekadar ketat, compression juga memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu. Misalnya, compression sport pants memberikan tekanan di paha dalam, paha luar, betis, pergelangan kaki dan pinggang," jelas dr. Levina.

"Sedangkan compression sport berbentuk baju, memberikan tekanan pada lengan, otot dada dan perut. Tekanan pada bagian-bagian itu berbeda, ada teknologinya," sambungnya.

Apabila kamu lebih banyak melakukan gerakan olahraga menggunakan kaki dan tungkai, maka kata dr. Levina, lebih baik kamu menggunakan compression sport pants. Namun, apabila lebih banyak menggunakan tangan atau tubuh bagian atas, maka kamu bisa menggunakan compression sport berbentuk baju.

Compression sport tidak hanya membantu aliran darah balik agar kegiatan olahraga optimal, tetapi juga membuat tubuh lebih memerhatikan posisi sendi saat berolahraga terutama saat melakukan Yoga.

"Terkadang bentuk gerakan yoga, bukan gerakam lazim dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ini membutuhkan joint awareness, agar cedera bisa diminimalisir. Hal ini dilakukan compression sport," terang dr. Levina.

"Sebab, dalam melakukan olahraga, sebisa mungkin meminimalisir cedera meningkatkan performa. Ini bisa dilakukan oleh compression sport," pungkasnya.
(FIR)

MOST SEARCH