YOUR FASHION

Jeans tapi Rasanya Kayak Sweatpants, Kok Bisa?

A. Firdaus
Selasa 29 September 2026 / 18:18
Ringkasnya gini..
  • Jeans kini tak harus kaku dan berat.
  • EZY Jeans memadukan tampilan denim dengan material ringan, elastis, dan nyaman untuk berbagai aktivitas.
  • Kenyamanan jeans tentu semakin diuji ketika digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan.
Jakarta: Jeans sudah lama menjadi salah satu fashion item yang sulit dipisahkan dari keseharian. Mau dipakai untuk nongkrong, bekerja, jalan-jalan, sampai hangout akhir pekan, denim hampir selalu bisa diandalkan.

Namun, ada satu masalah klasik yang mungkin pernah dirasakan banyak orang: jeans kadang terasa kaku, berat, dan kurang leluasa ketika dipakai beraktivitas seharian. Apalagi ketika agenda menuntut banyak bergerak.

Kebutuhan akan pakaian yang tetap stylish tetapi nyaman bergerak inilah yang coba dijawab UNIQLO melalui EZY Jeans. Koleksi ini menggabungkan tampilan autentik denim dengan material yang lebih ringan, lentur, dan nyaman untuk menemani berbagai aktivitas.
 

Denim di luar, rasa sweatpants di dalam


Sekilas, EZY Jeans tetap terlihat seperti celana denim pada umumnya. Namun, pengalaman ketika dikenakan dibuat berbeda.

Materialnya menggunakan campuran katun dan elastane yang membuat kain lebih fleksibel dibandingkan denim konvensional. Bahan tersebut dirancang agar dapat mengikuti gerakan tubuh sehingga pemakainya tidak mudah merasa kaku ketika bergerak.

Konstruksi materialnya juga menjadi bagian dari kenyamanan tersebut. Bagian luar menggunakan kain twill yang memberikan tampilan khas denim, sementara bagian dalam dilengkapi lapisan pile yang terasa lebih lembut ketika bersentuhan dengan kulit.

Perpaduan tersebut membuat EZY Jeans terasa lebih ringan dan fleksibel. Sensasinya bahkan disebut menyerupai ketika mengenakan sweatpants, meski dari luar tetap memberikan tampilan khas jeans.

Selain material, kenyamanan juga hadir melalui desain elastic waistband atau pinggang elastis. Fitur tersebut dilengkapi tali serut sehingga ukuran pinggang dapat disesuaikan untuk mendapatkan fit yang lebih nyaman.

Dengan begitu, jeans tidak hanya menjadi pilihan untuk penampilan, tetapi juga bisa menemani aktivitas dari pagi hingga malam tanpa harus buru-buru berganti celana.
 
EZY Jeans - Ravianto Ramadhan
EZY Jeans - Ravianto Ramadhan

Beda siluet, beda gaya


EZY Jeans juga hadir dalam beberapa pilihan siluet yang dapat disesuaikan dengan karakter gaya masing-masing.

Ada EZY Jeans Slim Tapered dengan potongan yang lebih ramping dari bagian paha hingga bawah. Siluet ini memberikan tampilan yang clean dan mudah dipadukan dengan berbagai atasan, mulai dari T-shirt, polo, kemeja, hingga outer.

Kemudian ada EZY Jeans Lebar Lurus dengan siluet wide straight. Potongannya lebih lebar dan jatuh lurus dari paha hingga bagian bawah sehingga memberikan kesan relaxed dan modern. Model ini dapat digunakan untuk gaya kasual maupun semi formal.

Bagi yang ingin tampil lebih eksperimental, tersedia EZY Jeans Barel dengan siluet barrel. Bagian kaki dibuat lebih bervolume kemudian mengecil ke arah bawah sehingga menghasilkan tampilan denim yang lebih unik dan fashion-forward.
 

Ketika jeans diajak bergerak


Kenyamanan jeans tentu semakin diuji ketika digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan. Hal tersebut dirasakan oleh Ravianto Ramadhan, Indonesian Pro Climber, saat mengenakan EZY Jeans untuk aktivitas bouldering.

Material yang elastis membuatnya lebih leluasa melakukan berbagai gerakan, mulai dari climbing, jumping, heel hook, hingga dynamic movement.

“Yang paling terasa buat saya, Jeans EZY itu ringan, nyaman, dan super stretch. Waktu climbing, jumping, heel hook, sampai dynamic movement, semuanya tetap bisa dilakukan dengan mudah. Sampai rasanya seperti lupa kalau sedang pakai jeans. It makes every move possible,” ujar Ravianto.

Pengalaman berbeda datang dari Jessy Nirmala, Heels & Acrostyle Professional Dancer, yang mencoba EZY Jeans Lebar Lurus untuk aktivitas menari.

Menurut Jessy, pakaian menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan berbagai gerakan tari. Celana yang terlalu berat atau membatasi gerak bisa mengganggu fokus saat berpindah dari satu gerakan ke gerakan lainnya.

“Kalau untuk dance, aku biasanya langsung notice apakah pakaian yang dipakai terasa berat atau bikin gerak jadi terbatas. Pas coba Jeans EZY Lebar Lurus, aku suka karena bahannya lightweight dan soft, tapi tetap stretchy saat dipakai bergerak,” kata Jessy.

Bagi Jessy, fleksibilitas material membuat dirinya bisa lebih fokus pada gerakan dan ekspresi tanpa terlalu memikirkan pakaian yang dikenakan.

Pada akhirnya, perkembangan denim tidak lagi hanya soal bagaimana jeans terlihat. Kenyamanan dan kemampuan mengikuti aktivitas pemakainya juga menjadi bagian penting dari fashion sehari-hari.

EZY Jeans mencoba membawa pendekatan tersebut dengan tetap mempertahankan karakter klasik denim, tetapi memberikan fleksibilitas yang lebih sesuai dengan ritme aktivitas masa kini.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH