YOUR FASHION

Prabowo Pakai Jas Double-Breasted, Gaya Formal yang Ternyata Punya “Pesan”

A. Firdaus
Jumat 14 Agustus 2026 / 11:32
Ringkasnya gini..
  • Mengenakan jas double-breasted abu-abu, dasi biru muda, serta kopiah hitam, penampilan Prabowo ternyata bukan sekadar soal gaya.
  • Satu elemen lain yang cukup mencolok adalah kopiah hitam yang dikenakan Prabowo.
  • Prabowo tidak mencoba membuat pernyataan fesyen yang berlebihan.
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto tampil formal saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026. Mengenakan jas double-breasted abu-abu, dasi biru muda, serta kopiah hitam, penampilannya ternyata bukan sekadar soal gaya.

Pengamat Mode Lisa Fitria menilai pilihan busana tersebut dapat dibaca sebagai simbol posisi Indonesia yang ingin ditampilkan sejajar dengan negara-negara kuat lainnya.

“Menurut opini saya, gaya busananya tidak jauh berbeda dengan saat kampanye. Di sini Pak Presiden seperti ingin memperlihatkan busana kenegaraan itu sangat kuat, formal, simbolis yang tentunya sejajar dengan presiden-presiden negara lainnya,” ujar Lisa saat dilansir Antara di Jakarta, Jumat (14/08/2026).
 

Jas Enam Kancing yang Bikin Look Makin Tegas


Jas double-breasted merupakan model jas dengan dua baris kancing di bagian depan yang saling bertumpuk. Model ini sudah cukup umum digunakan dalam busana formal pria di berbagai negara.

Untuk penampilannya kali ini, Prabowo memilih jas dengan enam kancing. Menurut Lisa, detail tersebut memberikan kesan tegas, formal, sekaligus klasik.

Menariknya, warna abu-abu yang dipilih juga punya makna tersendiri.

Lisa menilai warna tersebut dapat memberikan kesan stabil, matang, dan moderat. Dalam konteks pidato kenegaraan, pilihan itu bisa dibaca sebagai upaya menampilkan sosok pemimpin yang tegas sekaligus seimbang.

Sementara itu, dasi biru muda memberikan sentuhan yang sedikit lebih ringan. Warna tersebut dinilai membawa kesan wibawa, tenang, sekaligus lebih approachable.

Jadi, meski tampilannya terlihat serius, bukan berarti harus terlihat kaku.
 

Kopiah Hitam Jadi “Bumbu” Indonesia


Satu elemen lain yang cukup mencolok adalah kopiah hitam yang dikenakan Prabowo.

Menurut Lisa, aksesori tersebut membawa pesan tentang identitas dan budaya Indonesia. Penggunaan kopiah juga mengingatkan pada gaya sejumlah presiden Indonesia sebelumnya, seperti Soekarno dan Soeharto.

“Simbol identitas nasional ini yang mempresentasikan karakter kepemimpinan Indonesia. Ketika dipadukan dengan setelan jas modern terlihat adanya pertemuan antara identitas nasional dan juga modernitas,” kata Lisa.

Perpaduan jas modern dengan kopiah pun membuat penampilan Prabowo tidak sepenuhnya bergaya Barat. Ada unsur identitas Indonesia yang tetap dipertahankan.
 

Bukan Sekadar Outfit Formal


Secara keseluruhan, Lisa menilai Prabowo tidak mencoba membuat pernyataan fesyen yang berlebihan.

Sebaliknya, busana tersebut menjadi semacam bahasa diplomasi dan simbol kenegaraan. Hal itu semakin diperkuat dengan penggunaan pin bendera Merah Putih pada jas.

“Detail tersebut memperkuat bahwa busana yang dikenakan bukan sekadar pakaian formal, tetapi juga bagian dari representasi institusi dan juga posisi beliau sebagai kepala negara,” ujarnya.

Prabowo mengenakan busana tersebut saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satunya mengagendakan penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato, pemerintah juga menayangkan video capaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan tersebut digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH