YOUR FASHION

Nggak Cuma Transit, Kini Bisa Hunting Batik di Bandara Juanda

A. Firdaus
Kamis 13 Agustus 2026 / 14:04
Ringkasnya gini..
  • Gerai tersebut berlokasi di ruang tunggu Terminal 1 keberangkatan Bandara Internasional Juanda.
  • Kehadiran Hadinata Batik menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada penumpang domestik maupun internasional
  • Kehadiran gerai tersebut juga menjadi bagian dari upaya membawa batik lebih dekat kepada generasi dan masyarakat yang lebih luas.
Surabaya: Batik kini semakin mudah ditemui dalam perjalanan. Hadinata Batik resmi membuka gerai baru di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk batik lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada penumpang domestik dan internasional.

Gerai tersebut berlokasi di ruang tunggu Terminal 1 keberangkatan Bandara Internasional Juanda. Lokasi ini dipilih karena bandara menjadi salah satu titik pertemuan masyarakat dari berbagai daerah dan negara.

Direksi Hadinata Batik Albert Pratama mengatakan, kehadiran gerai di Bandara Juanda tidak sekadar menjadi langkah bisnis. Menurutnya, bandara merupakan ruang strategis untuk mendekatkan batik dengan masyarakat, terutama mereka yang tengah melakukan perjalanan.

"Kami tidak sedang sekadar membuka toko. Kami ingin mendekatkan diri pada orang-orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Hadinata Batik," ujar Albert.

Ia menambahkan, bandara merupakan tempat orang bertemu dan berpisah. Karena itu, Hadinata Batik ingin menjadikan batik sebagai bagian dari momen perjalanan sekaligus pengingat akan budaya Indonesia.

"Kami ingin batik ikut hadir di momen-momen kecil itu sebagai pengingat pada rumah, pada budaya, pada Indonesia yang kita bawa ke mana pun kita pergi," lanjutnya.

Kehadiran gerai ini juga mendapat sambutan dari pengelola Bandara Internasional Juanda. General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya Laksamana Pertama (TNI) Muhammad Tohir menilai kehadiran gerai batik dapat melengkapi pengalaman penumpang selama berada di bandara.

"Bandara bukan lagi sekadar tempat transit, melainkan juga etalase budaya bagi siapa pun yang datang dan pergi dari Jawa Timur," kata Muhammad Tohir.

Menurutnya, kehadiran Hadinata Batik menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada penumpang domestik maupun internasional sekaligus meningkatkan pengalaman mereka selama berada di bandara.
 

Batik Jadi Bagian dari Perjalanan


Hadinata Batik dikenal melalui produk yang mengutamakan detail, motif eksklusif, serta kualitas yang dijaga dalam setiap proses produksi. Pengelolaan dari hulu hingga hilir juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas produk batik.

Dengan hadirnya gerai di Bandara Juanda, produk Hadinata Batik dapat dijangkau oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Mulai dari pelaku bisnis, wisatawan, hingga keluarga yang sedang melakukan perjalanan ke daerah asal.

Kehadiran gerai tersebut juga menjadi bagian dari upaya membawa batik lebih dekat kepada generasi dan masyarakat yang lebih luas. Bagi Hadinata Batik, batik bukan sekadar warisan budaya dari masa lalu, tetapi bagian dari budaya yang terus berkembang dan dapat hadir dalam berbagai aktivitas, termasuk perjalanan.

Penumpang yang ingin mengenal, menggunakan, atau membawa batik sebagai bagian dari perjalanan kini dapat mengunjungi gerai Hadinata Batik di ruang tunggu Terminal 1 keberangkatan Bandara Internasional Juanda.

Melalui semangat #lebihbaikbatik, Hadinata Batik berharap kehadirannya dapat ikut menjaga keberlanjutan batik sekaligus memperkuat posisinya sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH