WISATA

Vietjet Perluas Konektivitas Asia, Indonesia Jadi Salah Satu Pasarnya

A. Firdaus
Jumat 02 Oktober 2026 / 12:13
Ringkasnya gini..
  • Vietjet memperluas jaringan penerbangan internasional dan konektivitas dari Indonesia, sekaligus meraih penghargaan Asia’s Leading Airline Brand 2026.
  • Vietjet juga pernah mendapatkan penghargaan “Asia’s Leading Airline – Airline Loyalty Programme” pada 2024.
  • Pada Oktober 2026, Vietjet dijadwalkan membuka rute Hanoi–Almaty dan Hanoi–Prague.
Jakarta: Pilihan penerbangan dari Indonesia menuju Vietnam dan sejumlah destinasi Asia semakin beragam. Salah satunya melalui Vietjet yang terus memperluas jaringan penerbangan internasional sekaligus memperkuat posisinya di industri penerbangan kawasan.

Maskapai asal Vietnam tersebut baru saja meraih penghargaan “Asia’s Leading Airline Brand 2026” dalam ajang World Travel Awards yang berlangsung di Maladewa. Penghargaan ini menjadi bagian dari perjalanan Vietjet dalam membangun merek maskapai Asia dengan jangkauan yang semakin luas.

Bagi wisatawan Indonesia, perkembangan tersebut turut terlihat dari konektivitas yang ditawarkan Vietjet. Saat ini, maskapai tersebut melayani penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Hanoi serta Ho Chi Minh City.
Kehadiran rute langsung ini memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Vietnam, baik untuk liburan maupun perjalanan bisnis. Dari kedua kota tersebut, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi lain dalam jaringan Vietjet.
 

Dari Vietnam Menjangkau Dunia


Penghargaan dari World Travel Awards menambah daftar pencapaian Vietjet dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, maskapai ini meraih gelar “Asia’s Leading Airline – Customer Experience” selama tiga tahun berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025.

Vietjet juga pernah mendapatkan penghargaan “Asia’s Leading Airline – Airline Loyalty Programme” pada 2024.

World Travel Awards sendiri memberikan penghargaan kepada berbagai pelaku industri perjalanan dan pariwisata. Pemenangnya ditentukan melalui pemungutan suara yang melibatkan profesional industri, wisatawan, dan konsumen dari berbagai negara.
 
Foto 1_ Vietjet meraih penghargaan “Asia’s Leading Airline Brand 2026” dalam ajang World Travel Awards ke-33
Foto 1_ Vietjet meraih penghargaan “Asia’s Leading Airline Brand 2026” dalam ajang World Travel Awards ke-33. Dok Ist


Bagi Vietjet, penghargaan terbaru tersebut hadir bersamaan dengan upaya memperluas jaringan dan mengembangkan layanan penerbangan. Maskapai ini juga tengah bertransformasi menuju model hybrid airline, dengan pilihan produk dan layanan yang semakin beragam.

CEO Vietjet Nguyen Thanh Son mengatakan perusahaan memasuki fase pertumbuhan baru dengan memperkuat posisinya sebagai maskapai hybrid.

“Vietjet memasuki fase pertumbuhan baru dengan memperkuat posisinya sebagai maskapai hybrid terkemuka yang menawarkan pilihan produk, layanan, dan pengalaman yang semakin beragam,” ujar Nguyen.

Ia mengatakan Vietjet ingin terus memperluas konektivitas sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih beragam bagi penumpang di berbagai negara.
 

Jaringan Penerbangan Terus Bertambah


Perkembangan jaringan menjadi salah satu bagian penting dalam ekspansi Vietjet. Pada enam bulan pertama 2026, maskapai tersebut mengangkut lebih dari 13,4 juta penumpang melalui sekitar 72.000 penerbangan.

Jaringannya mencakup 213 rute, terdiri atas 46 rute domestik dan 167 rute internasional.

Sejumlah rute baru juga terus dikembangkan menuju berbagai negara, termasuk Jepang, Filipina, Sri Lanka, China, Kazakhstan, hingga Republik Ceko.

Pada Oktober 2026, Vietjet dijadwalkan membuka rute Hanoi–Almaty dan Hanoi–Prague. Pembukaan rute tersebut menjadi bagian dari langkah maskapai memperluas jaringan hingga pasar Eropa.

Ekspansi juga didukung rencana penambahan armada. Vietjet telah memesan lebih dari 600 pesawat Airbus dan Boeing untuk mendukung kebutuhan pertumbuhan jangka panjang.

Di sisi lain, penguatan merek juga tercermin dari laporan Brand Finance. Nilai merek Vietjet disebut meningkat 117 persen menjadi USD906 juta pada 2026. Angka tersebut membawa Vietjet untuk pertama kalinya masuk dalam daftar 50 merek maskapai paling bernilai di dunia menurut laporan tersebut.

Bagi wisatawan Indonesia, perkembangan Vietjet memberikan tambahan pilihan ketika ingin menjadikan Vietnam sebagai pintu masuk untuk menjelajahi Asia. Dengan konektivitas langsung dari Jakarta dan Bali, perjalanan menuju Hanoi maupun Ho Chi Minh City pun semakin mudah menjadi bagian dari rencana liburan berikutnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH