WISATA

Hari Wayang Nasional, Fadli Zon Sebut Wayang Punya Peran Bentuk Karakter

A. Firdaus
Sabtu 07 November 2026 / 15:41
Ringkasnya gini..
  • Wayang sendiri merupakan salah satu warisan budaya takbenda kebanggaan Indonesia.
  • Lakon-lakon wayang tidak hanya menawarkan hiburan.
  • Fadli Zon turut mengapresiasi keterlibatan para dalang dari Dinasti Sunandar dalam menjaga keberlangsungan seni wayang.
Bogor: Wayang bukan sekadar seni pertunjukan yang menghibur. Di balik setiap lakon, tersimpan pesan moral, nilai kehidupan, serta tuntunan yang dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi masyarakat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, cerita dalam pertunjukan wayang mengandung nilai-nilai budi pekerti yang bisa menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Peran dalang juga dinilai penting karena menjadi sosok yang menyampaikan pesan sekaligus memberikan teladan kepada penonton.

"Wayang bukan hanya hiburan dan tontonan, tapi di dalam cerita wayang selalu ada tuntunan. Dalang ini menjadi teladan yang memberikan cerita-cerita di dalamnya ada pesan moral," kata Fadli dalam keterangan pers kementerian, Sabtu, 7 November 2026.

Menurut Menbud Fadli, lakon-lakon wayang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menyampaikan berbagai pelajaran kehidupan yang relevan untuk masyarakat lintas generasi.

Wayang sendiri merupakan salah satu warisan budaya takbenda kebanggaan Indonesia. UNESCO telah mengakui wayang sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 7 November 2003.

Pengakuan tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi pelestarian seni wayang. Pemerintah kemudian menetapkan 7 November sebagai Hari Wayang Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2018.
 

Pertunjukan Wayang GOKUL Meriahkan Hari Wayang Nasional


Memperingati Hari Wayang Nasional 2026, Kementerian Kebudayaan menggelar pertunjukan Wayang GOKUL yang memadukan seni Wayang Golek dan Wayang Kulit Priangan.

Mengangkat lakon "Karna Tanding", pagelaran ini melibatkan empat dalang dari Dinasti Sunandar. Seniman sekaligus komedian Sule, Nunung, dan Kiki Juliar turut meramaikan pertunjukan yang berlangsung di Balai Kota Bogor tersebut.

Pagelaran ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kembali seni tradisi kepada masyarakat luas sekaligus mengajak generasi muda untuk mengenal dan menjaga warisan budaya Indonesia.

Fadli Zon turut mengapresiasi keterlibatan para dalang dari Dinasti Sunandar dalam menjaga keberlangsungan seni wayang. Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki para dalang senior dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurut Fadli, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar, termasuk berbagai tradisi yang berkembang di Tanah Sunda. Wayang menjadi salah satu bentuk ekspresi budaya yang memiliki beragam jenis dan karakteristik.

"Wayang ini juga jenisnya macam-macam, misalnya wayang golek Sunda, wayang kulit, kemudian gagrak dan ceritanya juga bervariasi," ujar dia.

Keberagaman tersebut menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk terus mengenal, merawat, dan mewariskan seni wayang agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH