WISATA
Menpar Widiyanti Buka Wondeful Indonesia Gatronomy Culinary Festival 2026
Aulia Putriningtias
Rabu 14 Oktober 2026 / 19:34
- Menpar Widiyanti mengatakan bahwa perjalanan gastronomi di Indonesia perlu dilanjutkan.
- Culinary Festival dirancang sebagai rangkaian Wonderful Gastronomi 2026.
- WIG Culinary Festival tahun ini akan berlangsung hingga September 2026 secara serentak di 32 pusat perbelanjaan.
Jakarta: Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membuka secara resmi Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026, Rabu, 14 Oktober 2026.
Menpar Widiyanti mengatakan bahwa perjalanan gastronomi di Indonesia perlu dilanjutkan. Jangkauannya pun diperluas melalui Wonderful Indonesia Gastronomy Culinary Festival di Kota Kasablanka, Jakarta.
"Tahun ini kami mengangkat akar sejarah dari Penangi, dari Solo, dan Jogja.Kini kami memperluas jangkauan program agar semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha dapat mengambil bagian dalam mengembangkan gastronomi Indonesia," kata Menpar Widiyanti dalam kata sambutannya.
Culinary Festival dirancang sebagai rangkaian Wonderful Gastronomi 2026 yang inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat pencinta kuliner. Hal ini juga sekaligus memberikan ruang promosi dan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha pemakanan dan minuman.
"Kami berharap dapat meningkatkan trafik pengunjung pusat perbelanjaan, mendorong transaksi bederapenyelia makanan dan minum menghasilkan PDB sebesar Rp 503,5 triliunatau berkontribusi Rp 2,3 triliun total PDB nasional," jelasnya.
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Hafiz Agung Rifai, mengatakan bahwa WIG Culinary Festival 2026 mengangkat tema "From Local Roots to Global Recognition".
"(Ini) merupakan kelanjutan dan bagiantak terpisahkan dari rangkaianterpisah Wonderful Indonesia Gastronomy 2026yang pernah kita selesaidan menarakan di Solo dan Yogyakartapada tahun 26 September hingga 4 Oktober lalu," papar Hafiz.
WIG Culinary Festival tahun ini akan berlangsung hingga September 2026 secara serentak di 32 pusat perbelanjaan pada berbagai kota besar di Indonesia. Di Kota Kasablanka sendiri, menghadirkan kolaborasi istimewadengan Festival Kuliner De Kampo Jagaritej by Anne Avantie.
Anne Avantie mengangkat keanekaragaman kuliner khas Semarang dan kawasan Jogja-Semarang. Kegiatan ini memberikan akses promosi bagi seluruh pelaku pemangku lokal, baik tenan di dalam mal maupun pelaku UMKM.
"(Juga) mendorong pergerakan ekonomi lokal dan mendorong ekosistem gastronomi berkelanjutan dari hulu ke hilir," tambah Hafiz.
Vita Datau selaku Pendiri dan Ketua Indonesia Gastronomi Network menjelaskan bahwa Menteri Widiyanti berpesan agar gastronomi tidak hanya bergerak di satu tempat saja.
"Ibu Widiyanti memutuskan bahwa kita memang betul-betul harus melakukan gerakan ataupun fakta ataupun action gitu yang inklusif sehingga kita nggak bisa bikin event hanya di satu tempat. Salah satunya adalah yang bisa menyapa banyak orang adalah di mal," jelas Vita.
Tim Medcom.id juga berkesempatan untuk turun langsung melihat makanan dan minuman tradisional yang disajikan di Wonderful Gastronomi Indonesia Culinary Festival 2026. Berbagai makanan khas ala Yogyakarta dan Semarang hadir di sini.
Mulai dari berbagai minuman seperti beras kencur, kunyit, dan dawet durian hadir untuk menyegarkan perjalanan berkeliling di mal. Ditambah, kamu bisa menyantap makanan seperti siomay, lumpia, hingga makanan berat gudeg.
Acara ini juga dihadiri oleh Rully Setiawan selaku Direktur Network & Retail Funding Bank Tabungan Negara (BTN), serta Alphonzus Widjaja selaku Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
"Kemajuan gastronomi Indonesia terdukung oleh kepulauan ini kami ingin memperkuat penyambutan pelaksanaan promosi dan transaksi KPI, BPN, Indonesia Gastronomy Network, semua umum hitam yang telah berkontribusi," tutup Menpar Widiyanti.
(FIR)
Menpar Widiyanti mengatakan bahwa perjalanan gastronomi di Indonesia perlu dilanjutkan. Jangkauannya pun diperluas melalui Wonderful Indonesia Gastronomy Culinary Festival di Kota Kasablanka, Jakarta.
"Tahun ini kami mengangkat akar sejarah dari Penangi, dari Solo, dan Jogja.Kini kami memperluas jangkauan program agar semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha dapat mengambil bagian dalam mengembangkan gastronomi Indonesia," kata Menpar Widiyanti dalam kata sambutannya.
Culinary Festival dirancang sebagai rangkaian Wonderful Gastronomi 2026 yang inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat pencinta kuliner. Hal ini juga sekaligus memberikan ruang promosi dan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha pemakanan dan minuman.
"Kami berharap dapat meningkatkan trafik pengunjung pusat perbelanjaan, mendorong transaksi bederapenyelia makanan dan minum menghasilkan PDB sebesar Rp 503,5 triliunatau berkontribusi Rp 2,3 triliun total PDB nasional," jelasnya.
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Hafiz Agung Rifai, mengatakan bahwa WIG Culinary Festival 2026 mengangkat tema "From Local Roots to Global Recognition".
"(Ini) merupakan kelanjutan dan bagiantak terpisahkan dari rangkaianterpisah Wonderful Indonesia Gastronomy 2026yang pernah kita selesaidan menarakan di Solo dan Yogyakartapada tahun 26 September hingga 4 Oktober lalu," papar Hafiz.
Culinary Festival dirancang sebagai rangkaian Wonderful Gastronomi 2026 yang inklusif dan terbuka. Dok. Aulia Putriningtias
WIG Culinary Festival tahun ini akan berlangsung hingga September 2026 secara serentak di 32 pusat perbelanjaan pada berbagai kota besar di Indonesia. Di Kota Kasablanka sendiri, menghadirkan kolaborasi istimewadengan Festival Kuliner De Kampo Jagaritej by Anne Avantie.
Anne Avantie mengangkat keanekaragaman kuliner khas Semarang dan kawasan Jogja-Semarang. Kegiatan ini memberikan akses promosi bagi seluruh pelaku pemangku lokal, baik tenan di dalam mal maupun pelaku UMKM.
"(Juga) mendorong pergerakan ekonomi lokal dan mendorong ekosistem gastronomi berkelanjutan dari hulu ke hilir," tambah Hafiz.
Vita Datau selaku Pendiri dan Ketua Indonesia Gastronomi Network menjelaskan bahwa Menteri Widiyanti berpesan agar gastronomi tidak hanya bergerak di satu tempat saja.
"Ibu Widiyanti memutuskan bahwa kita memang betul-betul harus melakukan gerakan ataupun fakta ataupun action gitu yang inklusif sehingga kita nggak bisa bikin event hanya di satu tempat. Salah satunya adalah yang bisa menyapa banyak orang adalah di mal," jelas Vita.
Tim Medcom.id juga berkesempatan untuk turun langsung melihat makanan dan minuman tradisional yang disajikan di Wonderful Gastronomi Indonesia Culinary Festival 2026. Berbagai makanan khas ala Yogyakarta dan Semarang hadir di sini.
Mulai dari berbagai minuman seperti beras kencur, kunyit, dan dawet durian hadir untuk menyegarkan perjalanan berkeliling di mal. Ditambah, kamu bisa menyantap makanan seperti siomay, lumpia, hingga makanan berat gudeg.
Acara ini juga dihadiri oleh Rully Setiawan selaku Direktur Network & Retail Funding Bank Tabungan Negara (BTN), serta Alphonzus Widjaja selaku Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
"Kemajuan gastronomi Indonesia terdukung oleh kepulauan ini kami ingin memperkuat penyambutan pelaksanaan promosi dan transaksi KPI, BPN, Indonesia Gastronomy Network, semua umum hitam yang telah berkontribusi," tutup Menpar Widiyanti.
(FIR)