WISATA
Saat Liburan Jadi Lebih Bermakna, Menyusuri Kota, Alam, hingga Tradisi Lokal
A. Firdaus
Kamis 27 Agustus 2026 / 16:43
- Wisatawan diajak masuk lebih jauh ke kawasan pedalaman Bali menggunakan open-air mini jeep.
- Pengalaman yang ditawarkan Anantara juga membawa wisatawan lebih dekat dengan tradisi masyarakat setempat.
- Anantara Mina Ras Al Khaimah Resort mengajak wisatawan mengenal sejarah penyelaman mutiara di kawasan tersebut melalui kunjungan ke Suwaidi Pearl Farm.
Jakarta: Liburan kini bukan cuma soal mengunjungi tempat populer, berburu foto Instagramable, atau mencentang destinasi dari bucket list. Banyak wisatawan mulai mencari pengalaman yang lebih personal dan bermakna, termasuk mengenal kehidupan, alam, hingga budaya lokal secara lebih dekat.
Tren inilah yang coba dihadirkan Anantara Hotels & Resorts, merek experiential luxury dari Minor Hotels, melalui rangkaian pengalaman khas dalam perayaan hari jadinya sepanjang 2026.
Alih-alih mengajak wisatawan sekadar melihat destinasi dari permukaan, Anantara menawarkan cara berbeda untuk menikmatinya. Mulai dari menyusuri sungai di tengah kota, menjelajahi pedalaman Bali, melihat kunang-kunang setelah matahari terbenam, hingga belajar kerajinan tradisional langsung dari masyarakat setempat.
Destinasi perkotaan yang sudah terkenal pun bisa terasa berbeda ketika dinikmati dengan ritme yang lebih pelan.
Di Anantara Palazzo Naiadi Rome Hotel, misalnya, wisatawan dapat mengenal Roma melalui perjalanan menggunakan perahu pribadi di Sungai Tiber. Dari atas perahu, fasad bangunan bersejarah dan sudut-sudut kota terlihat dari perspektif berbeda.
Perjalanan kemudian ditutup dengan aperitivo di teras panoramik dengan pemandangan Kota Abadi.
Sementara itu, dari Anantara New York Palace Budapest Hotel, wisatawan dapat mengenal budaya Hungaria melalui perjalanan ke Desa Tard. Di sana, wisatawan bisa melihat langsung seni sulam Matyó yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pengalaman dilanjutkan dengan workshop kerajinan bersama keluarga lokal, kunjungan ke gereja setempat, hingga menikmati masakan rumahan seperti gulyas sambil mendengarkan musik tradisional.
Buat yang menganggap Bali identik dengan pantai, pengalaman di Anantara Ubud Bali Resort bisa memberikan perspektif lain.
Wisatawan diajak masuk lebih jauh ke kawasan pedalaman Bali menggunakan open-air mini jeep. Perjalanan melewati persawahan hingga permukiman bersejarah Taro, salah satu komunitas Hindu tertua di Bali.
Didampingi Naturalist resor, wisatawan juga dapat menjelajahi Hutan Alas Taro, bertemu kerbau putih yang disakralkan, serta mengunjungi kawasan konservasi kunang-kunang.

Pengalaman serupa juga ditawarkan di Anantara Desaru Coast Resort & Villas, Malaysia. Kali ini, wisatawan diajak menyusuri hutan bakau setelah matahari terbenam.
Saat malam tiba, kunang-kunang yang berkumpul di sepanjang tepian sungai menciptakan pemandangan yang berbeda. Perjalanan dilengkapi piknik gourmet di atas perahu sehingga wisatawan bisa menikmati suasana dengan lebih santai.
Sementara di The Royal Livingstone Victoria Falls Zambia Hotel by Anantara, Air Terjun Victoria dapat dinikmati dari udara maupun sungai. Perjalanan dimulai dengan penerbangan helikopter selama 22 menit, kemudian dilanjutkan menggunakan perahu pribadi menuju sebuah pulau terpencil di Sungai Zambezi.
Pengalaman yang ditawarkan Anantara juga membawa wisatawan lebih dekat dengan tradisi masyarakat setempat.
Di sekitar Anantara Jewel Bagh Jaipur Hotel, wisatawan dapat mengunjungi Desa Manpura untuk bertemu pengrajin lokal. Mulai dari pembuatan karpet dengan teknik simpul tangan, gerabah, hingga gelang lak masih dilakukan secara turun-temurun.
Wisatawan juga bisa berjalan menyusuri gang-gang bersejarah peninggalan Rajput dan mencicipi hidangan khas Rajasthan yang disiapkan oleh keluarga lokal.
Beranjak ke Kamboja, Anantara Angkor Resort menghadirkan pengalaman yang berpusat pada bunga teratai. Perjalanan dimulai dari Angkor Wat, Siem Reap, kemudian berlanjut ke perkebunan teratai saat senja.
Wisatawan dapat memanen teratai dan melihat bagaimana serat dari batangnya diolah menjadi benang sutra. Pengalaman kemudian ditutup dengan sajian multi-hidangan yang terinspirasi dari tradisi Kerajaan Kamboja.
Sementara itu, Anantara Mina Ras Al Khaimah Resort mengajak wisatawan mengenal sejarah penyelaman mutiara di kawasan tersebut melalui kunjungan ke Suwaidi Pearl Farm.
Wisatawan dapat melihat proses budidaya mutiara, mulai dari tiram hingga menjadi mutiara, sekaligus mempelajari teknik tradisional yang masih dipertahankan hingga kini.
Rangkaian pengalaman tersebut menjadi bagian dari perayaan hari jadi Anantara dan tersedia di berbagai properti Anantara sepanjang 2026.
Bagi wisatawan yang mulai bosan dengan pola liburan yang sekadar datang, melihat, lalu pulang, pengalaman semacam ini bisa menjadi pilihan. Sebab, terkadang cara terbaik mengenal sebuah destinasi bukan dengan mengejar sebanyak mungkin tempat, melainkan meluangkan waktu untuk benar-benar merasakan ceritanya.
(FIR)
Tren inilah yang coba dihadirkan Anantara Hotels & Resorts, merek experiential luxury dari Minor Hotels, melalui rangkaian pengalaman khas dalam perayaan hari jadinya sepanjang 2026.
Alih-alih mengajak wisatawan sekadar melihat destinasi dari permukaan, Anantara menawarkan cara berbeda untuk menikmatinya. Mulai dari menyusuri sungai di tengah kota, menjelajahi pedalaman Bali, melihat kunang-kunang setelah matahari terbenam, hingga belajar kerajinan tradisional langsung dari masyarakat setempat.
Menikmati Kota dengan Cara yang Lebih Santai
Destinasi perkotaan yang sudah terkenal pun bisa terasa berbeda ketika dinikmati dengan ritme yang lebih pelan.
Di Anantara Palazzo Naiadi Rome Hotel, misalnya, wisatawan dapat mengenal Roma melalui perjalanan menggunakan perahu pribadi di Sungai Tiber. Dari atas perahu, fasad bangunan bersejarah dan sudut-sudut kota terlihat dari perspektif berbeda.
Perjalanan kemudian ditutup dengan aperitivo di teras panoramik dengan pemandangan Kota Abadi.
Sementara itu, dari Anantara New York Palace Budapest Hotel, wisatawan dapat mengenal budaya Hungaria melalui perjalanan ke Desa Tard. Di sana, wisatawan bisa melihat langsung seni sulam Matyó yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pengalaman dilanjutkan dengan workshop kerajinan bersama keluarga lokal, kunjungan ke gereja setempat, hingga menikmati masakan rumahan seperti gulyas sambil mendengarkan musik tradisional.
Bali Bukan Cuma Pantai
Buat yang menganggap Bali identik dengan pantai, pengalaman di Anantara Ubud Bali Resort bisa memberikan perspektif lain.
Wisatawan diajak masuk lebih jauh ke kawasan pedalaman Bali menggunakan open-air mini jeep. Perjalanan melewati persawahan hingga permukiman bersejarah Taro, salah satu komunitas Hindu tertua di Bali.
Didampingi Naturalist resor, wisatawan juga dapat menjelajahi Hutan Alas Taro, bertemu kerbau putih yang disakralkan, serta mengunjungi kawasan konservasi kunang-kunang.

Pengalaman serupa juga ditawarkan di Anantara Desaru Coast Resort & Villas, Malaysia. Kali ini, wisatawan diajak menyusuri hutan bakau setelah matahari terbenam.
Saat malam tiba, kunang-kunang yang berkumpul di sepanjang tepian sungai menciptakan pemandangan yang berbeda. Perjalanan dilengkapi piknik gourmet di atas perahu sehingga wisatawan bisa menikmati suasana dengan lebih santai.
Sementara di The Royal Livingstone Victoria Falls Zambia Hotel by Anantara, Air Terjun Victoria dapat dinikmati dari udara maupun sungai. Perjalanan dimulai dengan penerbangan helikopter selama 22 menit, kemudian dilanjutkan menggunakan perahu pribadi menuju sebuah pulau terpencil di Sungai Zambezi.
Mendekat dengan Budaya Lokal
Pengalaman yang ditawarkan Anantara juga membawa wisatawan lebih dekat dengan tradisi masyarakat setempat.
Di sekitar Anantara Jewel Bagh Jaipur Hotel, wisatawan dapat mengunjungi Desa Manpura untuk bertemu pengrajin lokal. Mulai dari pembuatan karpet dengan teknik simpul tangan, gerabah, hingga gelang lak masih dilakukan secara turun-temurun.
Wisatawan juga bisa berjalan menyusuri gang-gang bersejarah peninggalan Rajput dan mencicipi hidangan khas Rajasthan yang disiapkan oleh keluarga lokal.
Beranjak ke Kamboja, Anantara Angkor Resort menghadirkan pengalaman yang berpusat pada bunga teratai. Perjalanan dimulai dari Angkor Wat, Siem Reap, kemudian berlanjut ke perkebunan teratai saat senja.
Wisatawan dapat memanen teratai dan melihat bagaimana serat dari batangnya diolah menjadi benang sutra. Pengalaman kemudian ditutup dengan sajian multi-hidangan yang terinspirasi dari tradisi Kerajaan Kamboja.
Sementara itu, Anantara Mina Ras Al Khaimah Resort mengajak wisatawan mengenal sejarah penyelaman mutiara di kawasan tersebut melalui kunjungan ke Suwaidi Pearl Farm.
Wisatawan dapat melihat proses budidaya mutiara, mulai dari tiram hingga menjadi mutiara, sekaligus mempelajari teknik tradisional yang masih dipertahankan hingga kini.
Rangkaian pengalaman tersebut menjadi bagian dari perayaan hari jadi Anantara dan tersedia di berbagai properti Anantara sepanjang 2026.
Bagi wisatawan yang mulai bosan dengan pola liburan yang sekadar datang, melihat, lalu pulang, pengalaman semacam ini bisa menjadi pilihan. Sebab, terkadang cara terbaik mengenal sebuah destinasi bukan dengan mengejar sebanyak mungkin tempat, melainkan meluangkan waktu untuk benar-benar merasakan ceritanya.
(FIR)