WISATA

EIGER Nature Bangun Kolaborasi untuk Pelestarian Alam dan Masyarakat

A. Firdaus
Sabtu 17 Oktober 2026 / 10:11
Ringkasnya gini..
  • EIGER Nature mendapat apresiasi WALHI Jawa Barat dan WWF-Indonesia.
  • Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi konservasi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung keberlanjutan kawasan.
  • EIGER Nature dikembangkan sebagai bagian dari perjalanan EIGER yang selama hampir empat dekade tumbuh dari kecintaan terhadap alam dan petualangan.
Bogor: EIGER Nature mendapat apresiasi dari WALHI Jawa Barat dan WWF-Indonesia atas komitmen pengelolaan kawasan berbasis alam. Kedua organisasi lingkungan tersebut menyoroti upaya konservasi, restorasi lahan, serta keterbukaan pengelola terhadap masukan dan kritik dalam mengembangkan kawasan yang tengah dipersiapkan untuk dibuka kepada publik.

Apresiasi tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan Friends of Indonesia. Sebanyak 22 perwakilan WWF-Indonesia dan jejaring WWF Global mengunjungi EIGER Nature untuk melihat langsung pendekatan restorasi, konservasi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan di kawasan tersebut.

Melalui kegiatan guided site tour, para peserta meninjau perjalanan restorasi lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 hingga upaya konservasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
 

CEO WWF-Indonesia Aditya Bayunanda menilai inisiatif tersebut menunjukkan potensi peran sektor swasta dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hal menarik dari EIGER Nature adalah bagaimana sektor swasta bisa berusaha sambil ikut mengambil peran dalam menjaga alam, sambil tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aditya.

Menurutnya, kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi konservasi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung keberlanjutan kawasan. Kerja sama tersebut juga berpotensi membuka peluang pengembangan sumber pembiayaan konservasi.
 

WALHI Tinjau Perkembangan Pengelolaan Kawasan


Selain WWF-Indonesia, WALHI Jawa Barat kembali mengunjungi EIGER Nature untuk melihat perkembangan pengelolaan kawasan sekaligus meninjau tindak lanjut atas masukan yang sebelumnya disampaikan.

Kunjungan tersebut mencakup pembahasan aspek perizinan dan kelengkapan dokumen lingkungan. Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jawa Barat, Wahyudin Iwang, mengapresiasi keterbukaan pengelola dalam menerima saran dan kritik.

“Selama ini kami melihat EIGER Nature sebagai salah satu perusahaan yang masih memiliki komitmen. Kami juga melihat bahwa EIGER sangat terbuka untuk menerima saran, masukan, termasuk kritik. Jarang sekali perusahaan yang bisa menempatkan dirinya seperti itu,” kata Iwang.
 
WhatsApp Image 2026-10-17 at 06_52_26
EIGER Nature mendapat apresiasi dari WALHI Jawa Barat dan WWF-Indonesia atas komitmen pengelolaan kawasan berbasis alam. Dok. Ist


Dalam kunjungan tersebut, WALHI menyampaikan bahwa berbagai perizinan dan dokumen lingkungan yang diperlukan telah dipenuhi. Pengembangan kawasan yang berlangsung sejak 2018 itu dilengkapi sejumlah dokumen utama, antara lain perizinan tata ruang, persetujuan lingkungan, site plan, serta perizinan bangunan.

Peninjauan juga melibatkan akademisi dan pakar yang memiliki keahlian di bidang konservasi tumbuhan, satwa liar, pencemaran lingkungan, serta pengelolaan sampah dan limbah.

Meski mengapresiasi perkembangan yang dilihat di lapangan, Iwang menegaskan pentingnya menjaga komitmen lingkungan secara konsisten dalam jangka panjang. Ia berharap EIGER Nature dapat menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha lain yang mengembangkan kegiatan berbasis alam.
 

EIGER Nature Buka Ruang Evaluasi


Direktur Utama EIGER Nature Imanuel Wirajaya mengatakan, keterbukaan terhadap evaluasi menjadi bagian dari pendekatan Pentahelix yang diterapkan dalam pengelolaan kawasan.

“Kami ingin membuka ruang agar masukan dan kritik tidak hanya disampaikan, tetapi juga dapat dilihat kembali secara langsung di lapangan, apa yang sudah dilakukan, apa yang sudah baik untuk dipertahankan, dan apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan,” ujar Imanuel.

EIGER Nature dikembangkan sebagai bagian dari perjalanan EIGER yang selama hampir empat dekade tumbuh dari kecintaan terhadap alam dan petualangan.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, EIGER Nature berupaya mempertemukan pengalaman di alam dengan konservasi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Imanuel berharap keterlibatan organisasi lingkungan, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dapat memperkuat upaya menjaga alam sekaligus menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi pengunjung.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH