WISATA
Tips Liburan Aesthetic: Eksplorasi di Spot Mewah Ujung Tebing di Uluwatu
Yatin Suleha
Minggu 18 Oktober 2026 / 20:12
- Pernahkah kamu membayangkan merasakan sensasi berenang di atas jurang setinggi 530 kaki dengan lantai kaca transparan?
- Daya tarik utamanya adalah Sky Pool—kolam renang berlantai kaca yang membentang sejauh 6,5 meter keluar dari sisi tebing.
- Unik! Gua kapur alami berusia ribuan tahun ditemukan di area properti. Alih-alih menutupnya, pihak pengembang menyulapnya menjadi The cave by Chef Ryan Clift.
Jakarta: Pernahkah kamu membayangkan merasakan sensasi berenang di atas jurang setinggi 530 kaki dengan lantai kaca transparan, lalu menutup hari dengan menikmati hidangan kelas dunia di dalam gua kapur purba?
Pengalaman luar biasa ini bisa kamu temukan di The edge Bali, sebuah resor butik eksklusif yang berdiri megah di tebing pesisir selatan Pecatu, Uluwatu.
Liburan kamu bisa sangat terasa berbeda kali ini. Karena alih-alih sekadar menjadi latar belakang pemandangan, lanskap alam Uluwatu di sini dirajut menjadi bagian dari setiap pengalaman tamu. Sekaligus juga menawarkan tingkat privasi dan keleluasaan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Hubungan intim resor ini dengan alam terbuka paling terasa di oneeighty°, day club ikonik mereka. Daya tarik utamanya adalah Sky Pool—kolam renang berlantai kaca yang membentang sejauh 6,5 meter keluar dari sisi tebing. Berenang di sini memberikan kamu sensasi melayang langsung di atas birunya Samudra Hindia.
Bagi yang mencari ketenangan, The spa menawarkan ruang relaksasi dengan dinding kaca transparan agar kamu bisa menikmati panorama laut lepas selama perawatan berlangsung.
Sisi paling misterius dan menakjubkan dari resor ini terletak tepat di bawah tebingnya. Yes, kamu gak salah denger.
Saat proses pembangunan dulu, sebuah gua kapur alami berusia ribuan tahun ditemukan di area properti. Alih-alih menutupnya, pihak pengembang menyulapnya menjadi The cave by Chef Ryan Clift.
Dipimpin oleh chef kenamaan asal Inggris, pengalaman bersantap di sini terasa teatrikal namun tetap mempertahankan keaslian bentuk gua.
Kamu juga bakal disuguhi menu degustasi multi-kursus di antara stalaktit alami, lengkap dengan proyeksi visual artistik di dinding gua serta sesi penjelajahan singkat mengenakan helm keselamatan.
Konsep akomodasi di sini pun dirancang menyerupai private residence kelas atas. Mulai dari vila satu kamar berkonsep romantis hingga vila megah berkapasitas lima kamar tidur yang dilengkapi bioskop pribadi, wine cellar, cigar lounge, hingga ruang permainan khusus (gaming room). Setiap vila juga dilengkapi dengan kolam renang pribadi serta layanan butler 24 jam.
Selain fasilitas menginap, The edge juga menjadi destinasi favorit untuk destination wedding berkapasitas hingga 200 tamu, di mana pasangan dan keluarga dapat merayakan momen spesial selama beberapa hari penuh dalam satu kawasan privat yang sama.
Seperti yang diungkapkan oleh General Manager The edge, Greg Hoehn, alih-alih menyaingi keindahan tebing Uluwatu, resor ini merangkulnya dari berbagai sudut pandang—baik dari atas kolam kaca, teras vila, maupun dari dalam perut bumi.
Sebuah destinasi sempurna bagi siapa saja yang ingin meresapi kemewahan Bali dengan cara yang benar-benar autentik.
(Menemukan sanctuary untuk liburan kamu. Video: Dok. YouTube The Edge Bali)
(TIN)
Pengalaman luar biasa ini bisa kamu temukan di The edge Bali, sebuah resor butik eksklusif yang berdiri megah di tebing pesisir selatan Pecatu, Uluwatu.
Liburan kamu bisa sangat terasa berbeda kali ini. Karena alih-alih sekadar menjadi latar belakang pemandangan, lanskap alam Uluwatu di sini dirajut menjadi bagian dari setiap pengalaman tamu. Sekaligus juga menawarkan tingkat privasi dan keleluasaan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Sensasi 'melayang' di atas samudra
Hubungan intim resor ini dengan alam terbuka paling terasa di oneeighty°, day club ikonik mereka. Daya tarik utamanya adalah Sky Pool—kolam renang berlantai kaca yang membentang sejauh 6,5 meter keluar dari sisi tebing. Berenang di sini memberikan kamu sensasi melayang langsung di atas birunya Samudra Hindia.
Bagi yang mencari ketenangan, The spa menawarkan ruang relaksasi dengan dinding kaca transparan agar kamu bisa menikmati panorama laut lepas selama perawatan berlangsung.
Menjelajahi perut bumi di The cave
(Unik sekaligus indah di The edge: The cave by Chef Ryan Clift. Foto: Dok. Istimewa)
Saat proses pembangunan dulu, sebuah gua kapur alami berusia ribuan tahun ditemukan di area properti. Alih-alih menutupnya, pihak pengembang menyulapnya menjadi The cave by Chef Ryan Clift.
Dipimpin oleh chef kenamaan asal Inggris, pengalaman bersantap di sini terasa teatrikal namun tetap mempertahankan keaslian bentuk gua.
Kamu juga bakal disuguhi menu degustasi multi-kursus di antara stalaktit alami, lengkap dengan proyeksi visual artistik di dinding gua serta sesi penjelajahan singkat mengenakan helm keselamatan.
Baca Juga :
5 Merek Koper Bagus dan Murah, Gak Bikin Boncos!
Terasa ekslusif
Konsep akomodasi di sini pun dirancang menyerupai private residence kelas atas. Mulai dari vila satu kamar berkonsep romantis hingga vila megah berkapasitas lima kamar tidur yang dilengkapi bioskop pribadi, wine cellar, cigar lounge, hingga ruang permainan khusus (gaming room). Setiap vila juga dilengkapi dengan kolam renang pribadi serta layanan butler 24 jam.
Selain fasilitas menginap, The edge juga menjadi destinasi favorit untuk destination wedding berkapasitas hingga 200 tamu, di mana pasangan dan keluarga dapat merayakan momen spesial selama beberapa hari penuh dalam satu kawasan privat yang sama.
Seperti yang diungkapkan oleh General Manager The edge, Greg Hoehn, alih-alih menyaingi keindahan tebing Uluwatu, resor ini merangkulnya dari berbagai sudut pandang—baik dari atas kolam kaca, teras vila, maupun dari dalam perut bumi.
Sebuah destinasi sempurna bagi siapa saja yang ingin meresapi kemewahan Bali dengan cara yang benar-benar autentik.
(Menemukan sanctuary untuk liburan kamu. Video: Dok. YouTube The Edge Bali)
(TIN)