WISATA

Wamenpar Sebut Prabowo Subianto Diundang Hadiri Dharma Santi Nasional 2026

A. Firdaus
Minggu 12 April 2026 / 14:56
Ringkasnya gini..
  • Puncak Dharma Santi Nasional 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi.
  • Spiritual tourism dan wellness tourism menjadi bagian penting dalam penguatan pariwisata berkualitas.
  • Saka Yoga Festival 2026 juga menghadirkan yoga massal.
Jakarta: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengungkapkan panitia telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri puncak perayaan Dharma Santi Nasional 2026 yang akan digelar di Bali pada 17 April mendatang.

Undangan tersebut telah disampaikan melalui Kementerian Sekretariat Negara dan juga dikomunikasikan secara langsung. Kehadiran Presiden Prabowo diharapkan menjadi momen penting untuk menyapa umat Hindu dalam perayaan nasional tersebut.

“Umat Hindu sangat berharap Bapak Presiden dapat hadir untuk menyapa dalam perayaan Dharma Santi Nasional,” ujar Ni Luh Puspa dalam keterangan pers.
 
Puncak Dharma Santi Nasional 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Perayaan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus refleksi spiritual bagi umat Hindu di Indonesia.

Sebelumnya, Ni Luh Puspa juga membuka Saka Yoga Festival 2026 yang digelar di Lapangan Aldiron Pancoran. Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mengusung nilai spiritual sekaligus gaya hidup sehat.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang perayaan spiritual, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis kebugaran dan spiritualitas.

“Spiritual tourism dan wellness tourism menjadi bagian penting dalam penguatan pariwisata berkualitas. Indonesia memiliki potensi besar dalam menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermakna,” jelas Wamen Ni Luh.


Saka Yoga Festival 2026 yang digelar di Lapangan Aldiron Pancoran. Dok. Kemenpar

Pengembangan wellness tourism sendiri menjadi salah satu fokus transformasi pariwisata nasional menuju sektor yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Hal ini didukung oleh kekayaan budaya serta kearifan lokal yang dimiliki berbagai daerah di Indonesia.

Pengakuan global terhadap potensi tersebut juga mulai terlihat. Salah satunya melalui paket wisata Astungkara Wellness di Bali yang meraih penghargaan Best of the World Readers’ Choice 2026 kategori wellness dari National Geographic.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pun terus mendorong penguatan ekosistem wellness, baik melalui penyelenggaraan event maupun pengembangan industri. Sejumlah destinasi seperti Bali, Yogyakarta, dan Surakarta kini diprioritaskan sebagai pusat wellness tourism, dengan rencana ekspansi ke berbagai daerah lainnya.

Saka Yoga Festival 2026 juga menghadirkan yoga massal yang terbuka untuk masyarakat serta melibatkan pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH