WISATA

Sandiaga Beberkan 3 Platform Program Kemenparekraf Pulihkan Pariwisata

Kumara Anggita
Jumat 29 Januari 2021 / 10:11
Jakarta: Untuk memulihkan Pariwisata Indonesia satu tahun ke depan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Uno mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo. Ia juga membeberkan tiga program untuk menyelesaikan arahan dari Jokowi tersebut.

Setidaknya ada empat arahan yang diharapkan bisa tercapai pada satu tahun ke depan itu. Di antaranya:

1. Akselerasi pembangunan infrastruktur di 5 Destinasi Super Prioritas.

2. Penyiapan Calendar of Event di setiap destinasi terutama di 5 Destinasi Super Prioritas.

3. Implementasi aspek K4 pada setiap destinasi pariwisata wisatawan merasa aman dan nyaman.

4. Ekonomi kreatif lokomotif penciptaan lapangan pekerjaan. Terutama untuk sektor yang menyerap dan menggerakan ekonomi.

Untuk bisa menyelesaikan arahan dari Presiden Jokowi tersebut, Sandiaga Uno memiliki strategi yaitu tiga platform program. Di antaranya:
 

1. Inovasi


“Yang berinovasi bukan kita saja. Kita bisa inovasi produk dan regulasi, tapi harus jadi fasilitator inovasi ekosistem parekraf. Ekosistem itu yang akan bersama-sama tumbuhkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf),” ujar Sandi dalam Media Group News Summit 2021 dengan tema Wonderful Indonesia: Reviving The Tourism Industry.

Inovasi-inovasi baru dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Seperti Artificial Intelligence (AI), virtual platform, hybrid event, dan lainnya.
 

2. Adaptasi


Di tengah pandemi covid-19, Sandiaga mengatakan bahwa penerapan standar protokol kesehatan CHSE untuk setiap destinasi wisata perlu dilakukan. Hal tersebut merupakan bagian dari destinasi wisata untuk beradaptasi di tengah wabah.

Penguatan penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) di setiap destinasi wisata.

“Seperti yang dilihat, Inggris hadapi varian Covid-19 baru, sehingga harus tutup perbatasan. Kita punya wisatawan nusantara yang potensinya yang luar biasa. Ini kita juga bisa dorong sebagai salah satu fokus kami di tengah pandemi,” tutur Sandi.
 

3. Kolaborasi


Dalam hal kolaborasi, Sandiaga mengedepankan komunikasi terbuka dan kerja sama antarpihak yang makin bersinergi.

“Harus kolaborasi, buka diskusi. Jangan lagi ada ego sektoral. Bersinergi saling menguatkan untuk pulihkan sektor andalan,” katanya.

Pariwisata punya jangkauan lintas sektor, dari infrastruktur harus bekerja sama dengan Kementerian PU. Nantinya berkoordinasi dengan para kepala daerah kita kolaborasi dengan Kemendagri, transportasi dengan Kemenhub, juga lintas sektor lainnya.
(FIR)

MOST SEARCH