KULINER

Cara Menyiangi dan Menyimpan Sayuran di Kulkas Supaya Awet

Yatin Suleha
Kamis 05 Agustus 2021 / 06:30
Jakarta: Pandemi membuat kita membatasi kegiatan di luar rumah. Sekali belanjaan datang, kita harus pandai-pandai menyiangi dan menyimpan bahan makanan termasuk sayuran supaya bisa awet setidaknya sampai seminggu ke depan.

Ini penting karena sayuran merupakan bahan makanan yang mudah sekali busuk karena daya tahannya yang tak lama. Bahkan sudah susah-susah disimpan di dalam kulkas, sering kali tempatnya berembun sehingga sayuran yang disimpan langsung lembap dan busuk.

Nah, biar sayuran awet sampai seminggu, yuk, belajar cara menyiangi dan menyimpan sayuran di kulkas seperti dilansir dari Endeus TV berikut ini!
 

1. Cara menyiangi dan menyimpan sayuran hijau


Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, selada dan lain-lain merupakan bahan makanan yang mudah sekali busuk. Terkena embun dari kulkas sedikit saja pasti akan cepat busuk. Untuk mencegah sayuran hijau cepat busuk, kita siangi dulu dengan cara dipetiki.

Sudah disiangi, jangan dicuci ya. Sayuran yang disimpan dalam keadaan lembap juga akan mudah busuk. Lalu, bagaimana mengatasi embun dalam kulkas?

Baiknya sayuran hijau ini disimpan di dalam balutan kertas merang atau tisu dapur kemudian simpan di dalam wadah tertutup. Dengan begini kita bisa menjaga kesegaran sayuran hijau.
 

2. Cara menyimpan bawang-bawangan


Bawang-bawangan merupakan bumbu dapur yang bisa distok juga. Semua bawang-bawangan wajib disimpan di luar kulkas. Sebelum disimpan, jika merasa bawang-bawangan dalam keadaan lembap, kita jemur dulu di bawah sinar matahari supaya kering.

Simpan di dalam keranjang atau besek yang sirkulasi udaranya lancar. Jangan simpan bawang secara menumpuk karena akan membuatnya lembap dan cepat busuk.

Untuk menghemat waktu, bawang-bawangan ini juga bisa dihaluskan lalu disimpan di dalam kulkas. Khusus bawang putih, ada cara lain untuk menyimpannya. Kita bisa mengupas bawang putih lalu cincang halus dan rendam dalam minyak. Nanti kalau ingin dimasak bisa langsung kita gunakan bersama dengan minyaknya juga.
 

3. Cara menyimpan empon-emponan


Empon-emponan seperti jahe, kunyit, lengkuas dan kencur sering sekali disimpan di dalam kulkas. Padahal cara ini salah, lho. Disimpan di dalam kulkas, empon-emponan ini akan kering dan mengkerut. 

Sebenarnya, empon-emponan ini cukup disimpan di dalam keranjang dan diletakan di suhu ruang. Gunakan keranjang yang sirkulasi udaranya bagus supaya empon-emponan tidak lembap dan kualitasnya terjaga.


sayuran
(Tomat merupakan buah yang berair sehingga akan mudah busuk bila disimpan di kulkas. Jadi, cukup simpan tomat di keranjang dengan sirkulasi udara yang baik ya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

4. Cara menyimpan cabai dan tomat


Bumbu dapur yang juga sering distok di rumah. Biasanya cabai dan tomat ini disimpan di dalam kulkas. Sayangnya, hanya cabai saja yang boleh disimpan di dalam kulkas. Sebenarnya tomat ini tidak boleh disimpan di dalam kulkas, lho.

Sama seperti bawang dan empon-emponan, tomat baiknya disimpan di dalam keranjang yang sirkulasi udaranya bagus lalu biarkan di suhu ruang.

Disimpan di dalam kulkas membuat tomat jadi tambah lembap, apalagi tomat merupakan buah yang berair sehingga akan mudah busuk bila disimpan di kulkas.

Kebalikannya dari cabai, cabai ini disimpan dalam kulkas tapi sebelum disimpan dilarang keras mencucinya. Keringkan dulu cabainya bila terasa lembap lalu simpan di dalam wadah kedap udara yang sudah dialas dengan kertas merang atau tisu dapur.

Rahasia membuat cabai ini awet adalah taruh bawang putih di dalam wadah penyimpanan cabainya. Bawang putih ini memiliki kemampuan alami mengawetkan bahan-bahan yang disimpan bersamanya.
 

5. Cara menyimpan taoge


Taoge merupakan salah satu sayuran yang mudah sekali busuk. Salah menyimpan saja taoge bisa langsung menguning dan berujung busuk. Jika ingin menyimpan taoge, simpanlah taoge di dalam kulkas dalam keadaan terbungkus kertas merang atau tisu dapur.

Cara lain untuk menyimpan taoge adalah merendamnya di dalam air di dalam kulkas. Pastikan air yang digunakan cukup untuk merendam taoge secara merata.
 

6. Cara menyimpan jamur


Sebelum menyimpan jamur, janganlah mencuci jamur terlebih dahulu. Kalau dicuci, jamur akan menyerap air dan membuatnya jadi tambah lembap. Kalaupun jamur kotor, bisa kita lap dengan tisu dapur atau siangi bagian yang kotor. 

Jika jamur yang disimpan adalah jamur tiram, bisa kita sobek-sobek dahulu baru disimpan di dalam wadah kedap udara. Selain disimpan di dalam kulkas, jamur juga bisa disimpan di luar kulkas.

Nah, sekarang sayuran dan aneka bumbu keperluan dapur kamu sudah rapi dan tahan disimpan di dalam kulkas deh! Mudah kan? ENDEUSiast selamat mencoba ya!



(TIN)

MOST SEARCH