KULINER

Biar Nggak ZonK, Begini Cara Cari Tempat Makan Terdekat

A. Firdaus
Jumat 25 September 2026 / 19:24
Ringkasnya gini..
  • Lagi cari tempat makan terdekat? Simak cara memilih restoran lewat lokasi, rating, ulasan terbaru, foto pelanggan, harga, promo, dan waktu pengantaran.
  • Restoran dengan rating 4,9 memang terlihat menggoda. Tapi coba lihat juga berapa orang yang memberikan rating tersebut.
  • Cek dulu harga menu, jam operasional, ketersediaan makanan, biaya pengantaran, metode pembayaran, dan promo yang sedang berlaku.
Jakarta: Lagi lapar, tapi bingung mau makan apa? Buka aplikasi pesan makanan, ketik “restoran terdekat”, lalu muncul segambreng pilihan. Masalahnya, dari sekian banyak restoran itu, mana yang benar-benar enak?

Jangan buru-buru pilih yang ratingnya paling tinggi. Rating memang bisa jadi petunjuk awal, tetapi ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan, mulai dari jumlah ulasan, komentar terbaru, foto pelanggan, harga, sampai estimasi waktu pengantaran.

Kalau kamu biasa menggunakan GrabFood, proses mencari restoran sekaligus memesan makanan bisa dilakukan dalam satu aplikasi. Supaya nggak cuma mengandalkan keberuntungan saat memilih tempat makan, ada beberapa trik sederhana yang bisa dicoba.
 

Pertama, pastikan lokasi sudah benar


Ini terdengar sepele, tapi lokasi pengantaran menjadi salah satu hal penting ketika mencari restoran terdekat.

Sebelum mulai scrolling menu, cek dulu alamat pengantaran di aplikasi. Kalau sedang berada di tempat baru, kamu juga bisa mengaktifkan GPS agar lokasi terdeteksi secara otomatis.

Setelah itu, pencarian bisa dibuat lebih spesifik. Misalnya, daripada cuma mengetik “restoran terdekat”, coba masukkan “ayam geprek Kemang terdekat” atau “soto ayam Surabaya”.

Semakin spesifik kata kuncinya, semakin kecil kemungkinan kamu harus melewati puluhan hasil yang sebenarnya nggak sesuai selera.
 

Jangan cuma terpaku pada bintang


Restoran dengan rating 4,9 memang terlihat menggoda. Tapi coba lihat juga berapa orang yang memberikan rating tersebut.

Misalnya, ada restoran dengan rating 4,9 dari tiga ulasan dan restoran lain dengan rating 4,5 dari ratusan ulasan. Angka rating saja belum cukup untuk menggambarkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.

Sebagai penyaringan awal, kamu bisa mempertimbangkan restoran dengan rating minimal 4,0 dan jumlah ulasan yang cukup banyak. Setelah itu, lanjutkan dengan membaca beberapa komentar terbaru.

Kenapa yang terbaru? Karena kondisi restoran bisa berubah. Menu, pelayanan, kualitas makanan, bahkan waktu pengantaran bisa berbeda dibanding beberapa bulan atau tahun lalu.
 

Baca 5–10 ulasan terbaru


Nggak perlu membaca sampai puluhan halaman. Lima sampai 10 ulasan terbaru sudah bisa memberikan gambaran awal.

Coba cari pola yang muncul berulang. Misalnya, beberapa orang sama-sama memuji rasa sambal, menyebut porsinya besar, atau justru mengeluhkan pelayanan yang lama saat jam makan siang.

Jangan langsung percaya pada satu komentar ekstrem. Satu pengalaman buruk belum tentu menggambarkan kondisi restoran secara keseluruhan. Begitu juga dengan satu komentar superpositif.

Yang dicari adalah polanya.
 

Foto pelanggan juga penting


Pernah pesan makanan karena fotonya terlihat cantik banget, tapi begitu datang bentuknya agak berbeda? Nah, di sinilah foto pelanggan bisa membantu.

Sebelum checkout, coba lihat sekitar 5–8 foto yang diunggah pengguna. Perhatikan ukuran porsi, tampilan makanan, kemasan, sampai kondisi tempat makan jika tersedia.

Foto pelanggan memang nggak selalu sebagus foto promosi. Justru itu yang membuatnya menarik. Kamu bisa melihat gambaran makanan dalam kondisi yang lebih nyata.

Kalau beberapa foto dari pengguna berbeda menunjukkan tampilan yang relatif sama, gambaran tentang menu tersebut biasanya jadi lebih jelas.
 

Kalau masih ragu, cek platform lain


Penasaran apakah restoran tersebut memang sebagus yang terlihat di aplikasi? Kamu bisa melakukan pengecekan silang melalui platform lain, seperti Google Maps, TripAdvisor, blog kuliner lokal, atau komunitas pecinta kuliner.
 
Online makanan


Misalnya rating di satu platform sangat tinggi, tetapi di platform lain jauh lebih rendah. Nggak perlu langsung menyimpulkan restoran tersebut bermasalah. Coba lihat komentar terbaru dan cari tahu alasan di balik perbedaan tersebut.

Cara ini memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi bisa membantu kalau kamu sedang mencari tempat makan untuk acara tertentu atau ingin mencoba restoran yang cukup mahal.
 

Sebelum checkout, jangan lupa hitung totalnya


Sudah menemukan makanan yang kelihatannya cocok? Jangan langsung pencet tombol pesan.

Cek dulu harga menu, jam operasional, ketersediaan makanan, biaya pengantaran, metode pembayaran, dan promo yang sedang berlaku.

Harga yang terlihat di halaman menu belum tentu menjadi jumlah akhir yang harus dibayar karena bisa ada biaya tambahan. Promo juga memiliki syarat dan periode yang berbeda-beda, jadi pastikan membaca ketentuannya sebelum checkout.

Kalau menemukan restoran yang cocok, kamu juga bisa menyimpannya sebagai favorit. Lumayan, saat lapar menyerang lagi nggak perlu mengulang pencarian dari awal.
 

Begini alur mencari makanan di GrabFood


Secara umum, kamu bisa mengikuti langkah berikut:

Buka aplikasi Grab dan pilih GrabFood.
Pastikan alamat pengantaran sudah sesuai.
Gunakan kata kunci makanan yang spesifik.
Jika tersedia, gunakan filter “Terdekat” untuk melihat pilihan berdasarkan jarak.
Gunakan filter “Rating Tertinggi” untuk membantu membandingkan restoran.
Cek menu, harga, rating, ulasan, dan foto pelanggan.
Lihat promo yang tersedia.
Pilih makanan dan masukkan ke keranjang.
Periksa kembali detail pesanan dan total pembayaran.
Pilih metode pembayaran, lalu konfirmasi pesanan.

Fitur, label, promo, dan pilihan restoran yang tersedia bisa berbeda tergantung wilayah, waktu, serta versi aplikasi yang digunakan.
 

Hati-hati dengan ulasan yang terlalu sempurna


Satu hal lagi yang nggak kalah penting: jangan hanya melihat jumlah bintang.

Ulasan yang lebih informatif biasanya menyebutkan menu yang dipesan, rasa makanan, porsi, pelayanan, suasana, atau pengalaman pengantaran. Foto asli juga bisa memberikan konteks tambahan.

Sebaliknya, komentar yang sangat pendek dan generik seperti “enak banget!!” tanpa detail memang belum tentu berarti palsu, tetapi sebaiknya jangan dijadikan satu-satunya dasar untuk memilih.

Perhatikan juga apakah banyak ulasan muncul pada tanggal yang sama, menggunakan bahasa yang terlalu mirip, atau terdiri dari deretan bintang lima tanpa penjelasan.

Di GrabFood, rating dan ulasan diberikan setelah pesanan selesai, sehingga pengalaman tersebut berkaitan dengan transaksi yang telah dilakukan pengguna.

Pada akhirnya, menemukan makanan enak nggak harus selalu mengandalkan feeling. Dengan mengecek lokasi, menggunakan kata kunci yang lebih spesifik, membaca ulasan terbaru, melihat foto pelanggan, dan membandingkan informasi, kemungkinan salah pilih tempat makan bisa lebih kecil.

Karena ketika perut sudah keroncongan, hal terakhir yang kamu butuhkan adalah makanan yang datang tapi ternyata… “kok nggak sesuai ekspektasi, ya?”

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH