KULINER

Kenali Istilah-Istilah Kopi di Coffee Shop, dari Dirty Latte hingga Mont Blanc

Arif Wicaksono
Jumat 25 September 2026 / 11:31
Ringkasnya gini..
  • Dunia kopi memiliki banyak istilah yang merujuk pada jenis minuman, teknik ekstraksi, hingga cara penyajiannya. Beberapa istilah yang kini banyak muncul di coffee shop antara lain magic, dirty latte dan Mont Blanc.
  • Dirty latte dibuat dari susu dingin tanpa es yang diberi espresso panas di atasnya, sedangkan Mont Blanc umumnya menggunakan kopi dingin dengan lapisan krim serta sentuhan citrus.
  • Selain menu kekinian, istilah dasar seperti espresso, ristretto, americano, latte, flat white, dan cold brew juga penting diketahui untuk memahami pilihan kopi di coffee shop.
Jakarta: Menu kopi di coffee shop kini semakin beragam. Selain espresso, americano, latte, dan cappuccino yang sudah cukup familiar, ada berbagai istilah lain yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang.

Beberapa di antaranya bahkan menjadi bagian dari tren kopi kekinian, seperti magic, dirty latte hingga Mont Blanc. Nama-nama tersebut bukan sekadar istilah unik, tetapi biasanya menggambarkan komposisi, teknik penyajian, atau karakter rasa dari minuman tersebut.

Supaya tidak bingung saat melihat daftar menu, berikut beberapa istilah kopi yang perlu diketahui.

1. Espresso

Espresso merupakan salah satu dasar dari banyak minuman kopi. Kopi dibuat dengan mengekstraksi bubuk kopi menggunakan tekanan tinggi sehingga menghasilkan minuman dalam jumlah kecil dengan rasa yang cenderung pekat.

Espresso kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk berbagai menu seperti latte, cappuccino, americano hingga mocha.

2. Ristretto

Ristretto masih menggunakan proses ekstraksi espresso, tetapi dengan jumlah air yang lebih sedikit. Hasilnya berupa kopi dengan volume lebih kecil dan karakter rasa yang lebih terkonsentrasi.

Istilah ini juga cukup sering muncul pada menu coffee shop sebagai pilihan untuk minuman berbasis susu.

3. Americano

Americano merupakan campuran espresso dan air. Dibandingkan espresso yang diminum langsung dalam volume kecil, americano memiliki rasa yang lebih ringan karena adanya tambahan air.

Minuman ini dapat disajikan panas maupun dingin.

4. Latte

Latte biasanya dibuat dari espresso yang dicampur dengan susu dalam jumlah lebih banyak. Teksturnya cenderung creamy dengan rasa kopi yang lebih lembut.

Pada penyajiannya, latte juga kerap dihias dengan latte art di permukaan minuman.

5. Flat White

Flat white sama-sama menggunakan espresso dan susu, tetapi memiliki karakter kopi yang lebih terasa dibandingkan latte. Minuman ini menggunakan susu yang dibuat bertekstur halus sehingga menghasilkan lapisan foam yang tipis.

Perbandingan kopi dan susu dapat berbeda di setiap kedai sehingga penyajiannya tidak selalu sama.

6. Magic

Magic merupakan istilah yang sering ditemukan di kedai kopi dengan gaya penyajian modern. Minuman ini umumnya menggunakan double ristretto dan susu dengan jumlah lebih sedikit dibandingkan latte.

Hasilnya adalah kopi susu dengan rasa espresso yang lebih kuat, tetapi tetap memiliki tekstur creamy. Karena tidak memiliki standar resep tunggal, komposisi magic dapat berbeda antara satu coffee shop dan lainnya.

7. Cold Brew

Berbeda dengan espresso yang diekstraksi menggunakan tekanan, cold brew dibuat dengan merendam bubuk kopi dalam air dingin selama beberapa jam.

Proses tersebut menghasilkan kopi dengan karakter yang cenderung lebih halus dan tingkat keasaman yang berbeda dibandingkan kopi yang diekstraksi dengan air panas.

Cold brew biasanya disajikan dingin dan dapat diminum tanpa tambahan susu maupun dicampur dengan bahan lain.

8. Dirty Latte

Dirty latte punya tampilan yang cukup mudah dikenali. Susu dingin dituangkan ke dalam gelas, kemudian espresso panas dituang perlahan di atasnya.

Kontras warna antara susu putih dan espresso membuat permukaannya terlihat seperti terkena noda. Dari sinilah istilah “dirty” pada nama minuman tersebut berasal. Dirty latte umumnya tidak menggunakan es batu karena sensasi dinginnya berasal dari susu yang sudah didinginkan.

Karena dibuat berlapis, minuman ini biasanya dinikmati tanpa langsung diaduk agar perbedaan rasa dan suhu masih terasa.

9. Mont Blanc

Mont Blanc menjadi salah satu istilah yang belakangan muncul di berbagai menu coffee shop. Minuman ini umumnya menggunakan kopi dingin, seperti cold brew, kemudian diberi lapisan krim.

Beberapa racikan Mont Blanc juga menggunakan unsur citrus, misalnya parutan kulit jeruk, serta rempah seperti kayu manis. Perpaduannya menghasilkan rasa kopi yang lebih segar, creamy, dan aromatik.

Nama Mont Blanc sendiri terinspirasi dari dessert klasik dengan nama serupa. Dalam versi minuman kopi, tampilannya yang berlapis juga menjadi salah satu daya tariknya.

Pada akhirnya, istilah dalam dunia kopi tidak selalu memiliki satu resep baku. Setiap coffee shop dapat memiliki racikan dan komposisi masing-masing. Karena itu, jika menemukan istilah seperti magic, dirty latte atau Mont Blanc di menu, tidak ada salahnya menanyakan bahan dan karakter rasanya kepada barista sebelum memesan.
(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)

RELATED ARTICLE

MOST SEARCH