KULINER

4 Cara Mengolah Cumi Asin, Cara Ini Dijamin Antigagal!

Yatin Suleha
Selasa 03 Agustus 2021 / 07:00
Jakarta: Memakan cumi asin yang ditumis dengan berbagai bumbu dan nasi hangat memang bisa membuat 'lupa diri' karena kelezatannya. 

Dapat dikatakan, cumi asin ini dibuat dengan maksud menjadi bahan seafood yang tak akan cepat busuk. Pada proses pengasinannya biasanya nelayan menggunakan garam atau air garam sebagai pemberi rasanya. Nantinya cumi yang diberi garam ini dijemur hingga kering.

Karena rasanya asin, banyak orang yang lebih menyukai cumi asin ketimbang cumi biasa. Di pasaran, cumi asin dijual dalam ukuran-ukuran, cumi kecil atau yang disebut baby cumi, cumi berukuran sedang lalu cumi yang berukuran besar.

Nah, bagaimana mengolah cumi agar rasanya enak dan tidak gagal? Yuk, intip cara mengolah cumi asin dari Endeus TV berikut ini. Dijamin kamu bakal sukses mengolahnya.
 

1. Cara memilih cumi asin


Biasanya cumi yang dijual di pasaran dijajakan dalam satu baskom penuh. Kalau sudah begini sulit sekali untuk memilih cumi asin yang bagus kualitasnya.

Saat membeli, pastikan cumi asin yang dipilih adalah cumi yang saat dipegang benar-benar kering dan kokoh. Kalau sudah ada yang lembap dan pas dipegang sudah benyek berarti cumi asin ini sudah tidak bagus lagi.

Selain dari penampilan luarnya, pastikan untuk mengendus cumi asin yang akan kita beli. Memang, seafood ini memiliki bau yang amis, namun kalau terlalu menyengat juga tidak bagus dan sebaiknya tidak dibeli.


cumi
(Cumi yang ditumis denga paduan pete juga merupakan makan yang sangat nikmat ya. Wah, cocok dimakan siang hari nih! Foto: Dok. Instagram Desqueen Dessert/@desqueen_desserts)
 

2. Cara membersihkan cumi asin


Sebelum dimasak, cumi ini harus dibersihkan terlebih dahulu. Di bawah air keran, bersihkan cumi asin dengan membuang tulang, mata, dan mulutnya.

Tiga bagian ini teksturnya lumayan keras jadi kalau dimakan suka mengganggu sekali. Buang juga tulang dan isi perut cumi. Bagian isi perut ini sering menjadi penyebab cumi berbau amis.

Setelah tulang diambil dan isian perut cumi asinnya sudah dikeluarkan, bilas kembali dengan air bersih supaya cumi asinnya tetap prima kondisinya.
 

3. Cara mengurangi rasa asin pada cumi asin


Ada cara untuk mengurangi rasa asin pada cumi asin, yakni dengan mengandalkan air panas. Caranya rendam cumi di dalam air panas selama 10-15 menit. Cara ini dilakukan untuk mengikis rasa asin dari garam yang digunakan untuk proses pengeringan cumi.

Selain menghilangkan rasa asin, cumi asin yang direndam di dalam air panas juga akan lebih lembut dan enak untuk digigit.

Meski sudah direndam, cumi asin tetap harus dicuci lagi ya untuk membersihkan kotoran yang menempel juga membuat teksturnya lebih kenyal dan tak terlalu lemek.
 

4. Cara masak cumi asin


Untuk memasak cumi asin, potong terlebih dahulu bila ukuran cuminya besar, tapi kalau kecil bisa langsung dimasak saja.

Karena rasanya yang asin gurih, hampir semua bumbu cocok untuk disandingkan dengan cumi asin. Bahkan bumbu sederhana seperti irisan cabai, bawang merah, dan bawang putih saja bisa meningkatkan rasa masakan cumi asin, lho!

Selain ditumis dengan berbagai bumbu, cumi asin ini bisa kita masak menjadi pepes, lauk nasi bakar, sambal dan banyak lagi.

Perlu dicatat, saat memasak dengan cumi asin, jangan masak lama-lama karena bisa membuat tekstur dagingnya menjadi alot saat dimakan.

Kalau sudah alot begini, tentu sudah tak nikmat untuk dimakan lagi, kan? Tentunya akan sayang banget masakan cumi asin menjadi kurang nikmat perkara kita salah memasaknya.

Jika masakan cuminya hanya sebatas dtumis saja, hidangan ini masih bisa disimpan jika masih tersisa. Tinggal masukkan saja ke wadah kedap udara lalu simpan di dalam kulkas bisa tahan selama tiga hari atau kalau mau lebih lama lagi langsung simpan saja di dalam freezer sehingga bisa tahan hingga berminggu-minggu. Nah, enggak sulit kan? Jangan lupa dicoba ya ENDEUSiast!



(TIN)

MOST SEARCH