KULINER
Presiden Tekankan Kerja Nyata, KemenEkraf Siap Jadi Motor Ketahanan Ekonomi Nasional
Yatin Suleha
Kamis 09 April 2026 / 07:05
- Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ekonomi kreatif.
- Sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
- Langkah ini sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih.
Jakarta: Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Langkah ini sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4).
Dalam arahannya, Presiden menyoroti dinamika global yang diwarnai konflik dan ketidakpastian, namun menekankan bahwa Indonesia mampu menjaga arah pembangunan nasional tetap terkendali dan menavigasi berbagai tantangan dengan kinerja pemerintahan yang efektif dan andal.
“Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin, sudah satu setengah tahun kita dapat mengendalikan arah perkembangan bernegara bangsa kita. Yang kita butuhkan adalah kerja nyata, hasil nyata untuk rakyat. Prestasi harus bisa diukur dan dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Presiden.
.jpeg)
(Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri Taklimat Presiden RI pada Rapat Kerja Pemerintah bersama Anggota Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon I K/L & Dirut BUMN, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif terus didorong untuk menghadirkan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
“Kolaborasi hexahelix antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan investor adalah kunci untuk memastikan ekosistem ekonomi kreatif tumbuh cepat, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Menteri Ekraf.
Menteri Ekraf menambahkan, Kementerian Ekraf juga memperkuat dukungan terhadap UMKM kreatif dan pengembangan digitalisasi industri kreatif agar lebih kompetitif, serta mendorong kolaborasi internasional untuk memperluas pasar produk kreatif Indonesia.
Sejalan dengan arahan Presiden, Kementerian Ekraf optimistis mendorong ekonomi kreatif menjadi the new engine of growth, sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat daya saing bangsa.
Upaya ini juga sejalan dengan penguatan transformasi budaya kerja yang lebih produktif dan adaptif, melalui kampanye #KitaMulaiCaraBaru sebagai bagian dari langkah bersama dalam memperkuat ketahanan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Langkah ini sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4).
Dalam arahannya, Presiden menyoroti dinamika global yang diwarnai konflik dan ketidakpastian, namun menekankan bahwa Indonesia mampu menjaga arah pembangunan nasional tetap terkendali dan menavigasi berbagai tantangan dengan kinerja pemerintahan yang efektif dan andal.
“Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin, sudah satu setengah tahun kita dapat mengendalikan arah perkembangan bernegara bangsa kita. Yang kita butuhkan adalah kerja nyata, hasil nyata untuk rakyat. Prestasi harus bisa diukur dan dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Presiden.
.jpeg)
(Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri Taklimat Presiden RI pada Rapat Kerja Pemerintah bersama Anggota Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon I K/L & Dirut BUMN, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif terus didorong untuk menghadirkan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
“Kolaborasi hexahelix antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan investor adalah kunci untuk memastikan ekosistem ekonomi kreatif tumbuh cepat, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Menteri Ekraf.
Menteri Ekraf menambahkan, Kementerian Ekraf juga memperkuat dukungan terhadap UMKM kreatif dan pengembangan digitalisasi industri kreatif agar lebih kompetitif, serta mendorong kolaborasi internasional untuk memperluas pasar produk kreatif Indonesia.
Sejalan dengan arahan Presiden, Kementerian Ekraf optimistis mendorong ekonomi kreatif menjadi the new engine of growth, sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat daya saing bangsa.
Upaya ini juga sejalan dengan penguatan transformasi budaya kerja yang lebih produktif dan adaptif, melalui kampanye #KitaMulaiCaraBaru sebagai bagian dari langkah bersama dalam memperkuat ketahanan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)