KULINER
Sosok di Balik Holland Bakery, Roti Legendaris yang Masih Eksis
A. Firdaus
Jumat 12 Juni 2026 / 14:15
- Holland Bakery pertama kali didirikan pada tahun 1978.
- Walaupun namanya "Holland", tapi perusahaan roti ini sepenuhnya dikelola oleh orang Indonesia, dibawah PT. Mustika Citra Rasa.
- Perusahaan ini didirikan oleh Boedyharto Angsono. Saat ini usahanya diteruskan oleh generasi kedua.
Jakarta: Holland Bakery pertama kali didirikan pada tahun 1978. la menjadi salah satu pelopor bisnis roti dan kue modern di Indonesia.
Pada 1980-an seiring meningkatnya permintaan roti di Indonesia, Holland Bakery mulai berkembang hingga mengalami ekspansi yang besar di tahun-tahun berikutnya hingga kini.
Holland Bakery adalah salah satu pelopor jaringan toko roti modern pertama dan terbesar di Indonesia. Walaupun namanya "Holland", tapi perusahaan roti ini sepenuhnya dikelola oleh orang Indonesia, dibawah PT. Mustika Citra Rasa.
Nama perusahaan tersebut dikaitkan dengan Asaba Group yang dimiliki oleh Keluarga Angsono. Perusahaan Grup Asaba ini merupakan salah satu pelopor gerai toko roti modern yang sudah beroperasi sejak tahun 1978. Asaba sendiri merupakan akronim dari Aneka Sakti Bakti.
Bisnis utama perusahaan ini bergerak di bidang distribusi alat tulis dan peralatan kantor. Perusahaan ini didirikan oleh Boedyharto Angsono. Saat ini usahanya diteruskan oleh generasi kedua.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di industri kuliner, pemilik Holland Bakery berhasil menciptakan resep unik yang menggabungkan teknik tradisional dengan inovasi modern.
Holland Bakery merupakan salah satu pionir toko roti yang menawarkan produk roti siap saji yang mengusung konsep self-service, dimana pembeli bisa memilih sendiri produk yang diinginkan.
Dengan kualitas yang konsisten, produk yang bervariasi, serta branding yang kuat, Holland Bakery salah satu bisnis roti yang masih bertahan di Indonesia hingga kini.
Menawarkan lebih dari sekadar roti dan kue tart. Mereka juga menjual camilan tradisional Indonesia (seperti lemper, arem-arem, bika ambon), pastry, dan puding.
Memiliki lebih dari 540 gerai yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, hingga Bali.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Pada 1980-an seiring meningkatnya permintaan roti di Indonesia, Holland Bakery mulai berkembang hingga mengalami ekspansi yang besar di tahun-tahun berikutnya hingga kini.
Holland Bakery adalah salah satu pelopor jaringan toko roti modern pertama dan terbesar di Indonesia. Walaupun namanya "Holland", tapi perusahaan roti ini sepenuhnya dikelola oleh orang Indonesia, dibawah PT. Mustika Citra Rasa.
Nama perusahaan tersebut dikaitkan dengan Asaba Group yang dimiliki oleh Keluarga Angsono. Perusahaan Grup Asaba ini merupakan salah satu pelopor gerai toko roti modern yang sudah beroperasi sejak tahun 1978. Asaba sendiri merupakan akronim dari Aneka Sakti Bakti.
Bisnis utama perusahaan ini bergerak di bidang distribusi alat tulis dan peralatan kantor. Perusahaan ini didirikan oleh Boedyharto Angsono. Saat ini usahanya diteruskan oleh generasi kedua.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman di industri kuliner, pemilik Holland Bakery berhasil menciptakan resep unik yang menggabungkan teknik tradisional dengan inovasi modern.
Holland Bakery merupakan salah satu pionir toko roti yang menawarkan produk roti siap saji yang mengusung konsep self-service, dimana pembeli bisa memilih sendiri produk yang diinginkan.
Dengan kualitas yang konsisten, produk yang bervariasi, serta branding yang kuat, Holland Bakery salah satu bisnis roti yang masih bertahan di Indonesia hingga kini.
Menawarkan lebih dari sekadar roti dan kue tart. Mereka juga menjual camilan tradisional Indonesia (seperti lemper, arem-arem, bika ambon), pastry, dan puding.
Memiliki lebih dari 540 gerai yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, hingga Bali.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)