GADGET TALK

5 Siasat Sajikan Masakan khas Lebaran yang Cepat, Praktis, dan Antiribet

A. Firdaus
Rabu 05 Mei 2021 / 07:07
Jakarta: Hari raya Idulfitri tinggal hitungan jari. Sebuah momen untuk bekumpul bersama keluarga, memasak dan menikmati khas Lebaran, seperti ketupat, opor ayam, rendang, plus sambal goreng ati sudah menjadi tradisi.

Sayangnya, pandemi belum berakhir. Memasuki tahun kedua, demi kebaikan seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah kembali menetapkan larangan mudik beberapa pekan menjelang dan sesudah Hari Raya. Banyak yang terpaksa harus merayakan Hari Kemenangan tanpa berkumpul lagi dengan kerabat.

Jika kamu salah satu di antaranya, enggak perlu risau. Saling mengirim makanan menjadi alternatif unik untuk tetap bisa mengungkapkan dan menikmati indahnya kebersamaan Idulfitri.

Makanan homemade memberi arti yang lebih personal, sehingga lebih berkesan bagi yang menerima masakanmu. Tantangannya adalah, ketika kamu harus memasak dalam jumlah banyak, kamu perlu waktu persiapan yang cukup, plus dengan jenis makanan dan bumbu yang sangat mungkin bervariasi.

Temuan Food Industry Asia mendapati, selain mempertimbangkan rasa yang lezat (23,5%), lebih sehat (16,58%), dan biaya yang efisien (9,88%), masyarakat Indonesia ternyata mulai mempertimbangkan kemudhan persiapan (6,32%) dalam memilih sebuah menu makanan. Fakta di atas sejalan dengan trend food prep yang semakin meningkat.

Food prep (dari istilah utuh: food preparation) merupakan teknik menyiapkan bahan makanan dalam jumlah banyak. Termasuk perencanaan menu dan proses pengolahan bahan mentah, untuk memangkas waktu persiapan, dan memasak.



"Meskipun tahun ini belum bisa berkumpul lagi dengan keluarga, jangan sampai semangatmu untuk merayakan Idulfitri kendur. Mengirimkan makanan buatan sendiri kepada sanak famili, atau bahkan kalangan yang membutuhkan, menjadi bentuk berbagi kebahagiaan yang semakin bermakna," ujar Pratiwi Lestari, Marketing Executive Bosch Home Appliances Indonesia.

"Namun, proses persiapan memasaknya kerap dianggap merepotkan karena menguras energi dan waktu. Yang kemudian terjadi, rencana untuk mengirimkan makanan homemade pun kamu urungkan. Padahal, kuncinya adalah penggunaan kitchen appliance yang tepat. Salah satunya, food processor yang dapat persiapan memasakmu di dapur menjadi cepat, praktis dan antiribet,” sambungnya.

Produsen peralatan rumah tangga terbesar di Eropa, Bosch Home Appliances, membagikan 5 siasat untuk mempermudah proses menyiapkan makanan:
 

1. Pilih menu simpel


Tentukan menu yang mudah untuk dimasak. Ingat, food prep berarti menyiapkan makanan dalam jumlah banyak. Hitung berapa porsi yang perlu kamu masak dan catat bahan-bahannya. Usahakan untuk memilih bahan yang enggak perlu diproses berkali-kali dan dapat disimpan atau digunakan lagi jika diperlukan.
 

2. Atur dapur


Agar kamu enggak membuang waktu di dapur, rapikan peralatan masakmu, letakkan sesuai kebutuhan pakai. Tentukan lokasi yang memudahkanmu menjangkaunya.

Jangan lupa untuk menyiapkan tempat atau kontainer khusus bahan-bahan masakan. Dengan demikian kamu lebih mudah dan cepat menemukan bahan yang diperlukan sebelum mulai memasak.
 

3. Kurangi ribet


Kalau yang ini tergantung dengan menumu. Memasak memiliki tahapan yang beragam dengan berbagai tingkat kesulitan.

Pilih 'pendamping' masak yang mampu meringkas proses memasakmu, termasuk saat persiapannya. Food processor bisa kamu prioritaskan karena keunggulan multifungsinya. Mulai mengiris, mencincang, menguleni, sampai menggiling adonan. Langkah-langkah memasak pun dapat dipersingkat.

Food Processor MultiTalent 3 dari Bosch misalnya, dilengkapi beberapa aksesoris serbaguna, seperti mixer, pencincang, penggiling, serta bermacam-macam pisau, termasuk pisau MultiLevel6. Dengan 2 pengaturan kecepatan, alat ini menghasilkan olahan bahan makanan yang sempurna secara singkat.

Bosch MultiTalent 3 juga dilengkapi dengan mangkuk pengaduk berbahan plastik transparan dengan kapasitas 500 gram tepung dan maksimum 0,8 kg adonan.
 

4. Pilih, atur, simpan


Setelah persiapan tuntas, tempatkan masing-masing bahan masakan yang sudah diproses (diiris, dicincang, digiling, dan sebagainya) di wadah terpisah. Jika tidak segera kamu masak, simpan di wadah tertutup dan berikan label penanda, termasuk tanggal pembelian bahan tersebut), lalu simpan di kulkas, jika perlu. Kamu bisa melakukan food prep pada beberapa kelompok bahan makanan berikut:

- Sayur-sayuran segar: kacang polong, brokoli, kembang kol, wortel, seledri, paprika, buncis.

- Umbi-umbian: kentang, ubi, labu.

- Protein: makanan laut beku atau kalengan, telur, keju, tahu, potongan ayam tanpa lemak, daging sapi.

- Segala jenis buah-buahan segar.

- Kacang dan biji-bijian: almond, kenari, kacang tanah.
 

5. Cling usai pakai


Segera bersihkan alat-alat yang sudah digunakan untuk persiapan memasakmu. Ketahui cara perawatan yang tepat untuk perkakas dapur yang kamu pakai.

Untuk membersihkan Bosch MultiTalent 3 Food Processor, contohnya, ternyata cukup simpel. Setelah digunakan kamu enggak perlu menyentuh pisau pemotongnya ketika akan dibersihkan.

Berikut triknya:

- Kembalikan mangkuk adonan ke posisi semula, pasang pada mesin dan tutup.

- Nyalakan mesin dan sisa-sisa makanan atau adonan akan menepi dengan sendirinya, mengumpul di dinding mangkuk.

- Buang sisa-sisa adonan yang telah terkumpul tersebut.

- Tuang air hangat dengan sabun ke dalam mangkuk.

- Nyalakan kembali mesin selama beberapa detik, setelah itu bilas.

- Bosch MultiTalent 3 Food siap disimpan untuk episode persiapan memasak kamu berikutnya.
(FIR)

MOST SEARCH