End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Pernah Mengalami Mimpi Terjatuh hingga Membuatmu Tersentak? Ini Penyebabnya

Medcom
Rabu 28 Desember 2022 / 16:16
Jakarta: Tidur merupakan kebutuhan setiap manusia. Tubuh membutuhkan tidur bukan hanya untuk istirahat, tetapi juga untuk mengatur metabolisme dan fungsi otak.

Tetapi bagaimana jika tidurmu terganggu akibat mimpi seperti jatuh hingga membuat kaget? Banyak orang bermimpi jatuh. Itu salah satu mimpi berulang yang paling umum.

Jika kamu sering mendapati diri kamu bermimpi jatuh, kamu mungkin penasaran bagaimana menafsirkannya. Banyak orang bertanya, apakah hal itu hanya sekedar mimpi, namun bagaimana bisa membuat tubuh tersentak? Ternyata, hal itu disebut juga dengan hypnic jerk.
 

Apa itu hypnic jerk?


Hypnic jerk adalah kontraksi otot yang tiba-tiba dan tidak disengaja yang mungkin kamu alami saat tidur. Ini adalah sejenis mioklonus, yang merupakan kategori gerakan otot yang cepat dan tidak disengaja.

Hypnic jerk bisa terasa berbeda pada waktu yang beda. Terkadang mereka cukup kuat untuk membuat seseorang terbangun dan mengganggu proses tidur.

Selain gerakan menyentak, sensasi lain atau citra mental yang dialami bersama dengan hypnic jerk, seperti mimpi atau halusinasi. Orang sering melaporkan merasa seperti jatuh, melihat lampu yang berkedip atau menyilaukan, atau mendengar suara benturan, detak, atau gertakan.
 

Apa saja penyebab hypnic jerk?


Ada beberapa ide dan teori tentang mengapa tidur ini mulai terjadi. Berikut di antaranya:
 

1. Kelelahan dan kurang tidur


Overtiredness adalah penyebab umum dari hypnic jerk. Mereka juga dapat terjadi ketika seseorang tidur dalam posisi yang tidak nyaman.
 

2. Stimulan


Stimulan tubuh dan otak, seperti kafein, nikotin, atau beberapa obat dapat membuat sulit tidur atau tetap tertidur. Mereka juga dapat meningkatkan frekuensi hypnic jerk.
 

3. Stres dan kecemasan


Tingkat stres dan kecemasan yang tinggi dapat membuatmu sulit untuk rileks dalam persiapan tidur. Otak yang waspada mungkin lebih mudah untuk dikejutkan, sehingga seseorang lebih mungkin untuk bangun ketika kedutan otot yang tidak disengaja ini terjadi.

Namun, ada juga teori yang mengatakan, bahwa hypnic jerk terjadi untuk menandakan bahwa tubuhmu dalam bahaya. Hal ini disebabkan karena aliran darah dan nafasmu sedang melemah bahkan berhenti, sehingga tingkat oksigen dalam tubuh menurun. Kemudian otakmu mengirim sinyal dalam bentuk hentakan otot.

Nandhita Nur Fadjriah
(FIR)

MOST SEARCH