FITNESS & HEALTH

Mengenal Tembakau Sintetis Gorila yang Dipakai Fico Fachriza

Cindy
Sabtu 15 Januari 2022 / 13:50
Jakarta: Komika Fico Fachriza ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika pada Jumat, 14 Januari 2022. Fico diketahui mengonsumsi narkoba jenis tembakau sintetis atau gorila.

"Kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba ini adalah saudara Fico Fachriza atau FF, yang bersangkutan public figure, berkecimpung di stand up comedy," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Zulpan, kepada wartawan, Jumat, 14 Januari 2022. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat dua barang bukti penetapan tersangka terhadap Fico. Barang bukti dalam penangkapan Fico berupa tembakau gorila. Kemudian, hasil tes urine juga menunjukkan bahwa Fico positif mengonsumsi barang haram tersebut.

"Barang bukti yang diamankan penyidik adalah satu bungkus rokok dengan merek Jazy Bold berisi tembakau sintetis seberat 1,45 gram," ujar Zulpan. 

Baca: Fico Fachriza Ditangkap karena Narkoba, Cuitannya Jadi Sorotan

Apa itu tembakau sintetis gorila?

Dilansir dari Hellosehat, tembakau sintetis gorila juga dikenal dengan nama ganja sintetis. Ganja sintetis adalah campuran bahan kimia industri yang disemprotkan pada daun kering dan potongan rumput biasa, dibungkus dan dijual dengan berbagai nama samaran. 

Nama yang dikenal mulai dari Hanoman, Ganesha, Thunderbear, Cap Badak, hingga Cap Gorila yang paling dikenal. Tembakau sintetis ini juga diperdagangkan sebagai lintingan rokok tembakau tak bermerek. 

Melansir laman Ashefa Griya Pustaka, tembakau sintetis gorila mengandung ganja sintetis yaitu 5-flouro ADB atau 5F-MDMB Pinaca. Kandungan ini sangat berbahaya yang bisa membuat korbannya mengalami kekurangan oksigen dalam tubuh. 

Baca: Profil Fico Fachriza: Komika yang Ditangkap karena Kasus Narkoba

Efek pemakaian tembakau sintetis gorila

Tembakau gorila diyakini bisa memunculkaan efek buruk hingga ratusan kali lebih kuat daripada ganja biasa. Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam ganja kekinian ini bekerja mirip THC, senyawa psikoaktif alami yang ditemukan dalam tanaman ganja.

Baik THC maupun senyawa kimia sintetik mengikat pada sistem reseptor CB1 di otak Anda untuk menghasilkan efek euforia. Namun, tembakau sintetis memiliki daya rusak yang lebih menyeramkan dari ganja asli. 

Berikut efek pemakaian tembakau sintetis jangka pendek:
  1. Mual dan Muntah
  2. Nyeri dada
  3. Pusing dan sakit kepala
  4. Peningkatan denyut jantung
  5. Penglihatan buram
  6. Pembesaran pupil
  7. Kejang
  8. Perubahan perilaku (cepat marah atau mengamuk)
  9. Halusinasi
  10. Gangguan kecemasan dan sakau.

Berikut efek pemakaian tembakau sintetis jangka panjang:
  1. Kerusakan paru-paru
  2. Kerusakan ginjal
  3. Menurunkan kinerja otak
  4. Stroke
  5. Darah tinggi
  6. Sesak napas
  7. Gagal jantung akut
  8. Serangan jantung
  9. Kematian.
Baca: Ini Alasan Fico Fachriza Pakai Narkoba
(CIN)

MOST SEARCH