FITNESS & HEALTH

Efek Samping Merugikan dari Minum Soda pada Kesehatan Liver

Raka Lestari
Kamis 24 Juni 2021 / 17:14
Jakarta: Sudah bukan rahasia lagi, minuman bersoda bukanlah pilihan yang sehat. Mulai dari meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, gigi berlubang, obesitas, dan masih banyak efek negatif lainnya dari konsumsi soda. Selain itu, ternyata soda juga bisa berdampak buruk pada kesehatan liver.

"Liver membantu dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang kita konsumsi, dan kemudian menyimpannya sebagai glikogen, vitamin, dan mineral untuk digunakan nanti," kata Keri Gans, MS, RDN, CDN, ahli gizi diet terdaftar di New York.

"Liver juga membantu menghilangkan racun dari suplai darah kita atau membuat racun kurang berbahaya bagi tubuh," sambungnya.

Minuman bersoda umumnya mengandung emanis yang disebut sirup jagung fruktosa tinggi. Dan ini dapat membebani kerja liver. Berikut ini adalah bagaiaman efek soda pada kesehatan liver:
 

1. Berkontribusi pada penyakit perlemakan hati (NAFLD)


"Terlalu banyak gula dapat menyebabkan penumpukan lemak yang mungkin berbahaya bagi liver,” kata Gans.

Studi telah menemukan bahwa ketika mengonsumsi terlalu banyak gula, itu akan mengubahnya menjadi lemak di hati. Menurut Mayo Clinic, gejala NAFLD diantaranya adalah kelelahan dan nyeri dan dapat menyebabkan jaringan parut hati (sirosis) dan gagal hati.
 

2. Dapat menyebabkan resistansi insulin


Minum minuman soda berlebihan juga bisa menyebabkan resistensi insulin. Satu studi menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 4 minuman manis per hari dengan total antara 40-80 gram gula hanya selama 3 minggu melaporkan peningkatan resistensi insulin di hati. Selain itu, soda juga ditemukan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
 

3. Dapat menyebabkan inflamasi


Soda tidak hanya mengandung banyak gula, tetapi juga dapat mengandung banyak sirup jagung fruktosa tinggi, yang telah ditemukan memiliki efek negatif pada hati. Sebuah studi tahun 2020 yang dilakukan pada tikus.

Dalam studi tersebut ditemukan bahwa tikus yang diberi makan sirup jagung fruktosa tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, memiliki tanda-tanda kerusakan pada penghalang dinding usus dan hati yang meradang.

Hal ini dapat menyebabkan steatohepatitis non-alkohol, yang dapat berkembang menjadi jaringan parut pada hati (sirosis), kanker hati, dan gagal hati.
 

4. Sirosis hati


Terlalu banyak minum soda dapat menyebabkan sirosis, yang merupakan jaringan parut pada hati. Menurut Mayo Clinic, siroris adalah kondisi ketika hati mengalami luka, baik karena penyakit atau minum soda dan ia mencoba memperbaiki dirinya sendiri.

Jika luka terus berlanjut, semakin banyak jaringan parut yang terbentuk, membuat hati sulit untuk berfungsi dan umumnya tidak dapat diubah pada tahap tertentu. Terlalu banyak minuman manis terkait dengan NAFLD, yang terkait dengan risiko sirosis 30 persen lebih tinggi.
(FIR)

MOST SEARCH