End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Penyebab Vagina Kering dan Cara Mengatasinya

Medcom
Jumat 30 Desember 2022 / 16:08
Jakarta: Seperti yang kita ketahui, dinding vagina biasanya dilumasi dengan lapisan tipis dari cairan bening, hormon estrogen membantu mempertahankan cairan itu agar tetap sehat, tebal, dan elastis.

Namun, kadar estrogen juga bisa menurun dan mengurangi jumlah kelembapan pada vagina. Hal tersebut bisa terjadi pada usia berapapun dengan penyebab yang berbeda.

Ini mungkin tampak sepele. Tetapi kurangnya kelembapan vagina dapat berdampak besar pada kehidupan seksmu. Pilihan pengobatan untuk kekeringan vagina biasanya tergantung pada penyebabnya.
 

Apa penyebab vagina kering?


Biasanya, vagina memiliki lapisan tipis kelembapan yang melumasinya untuk mengurangi gesekan saat berhubungan seks dan membantu perjalanan sperma menuju sel telur. Kekeringan vagina terjadi ketika kelenjar serviks dan bakteri yang biasanya menghasilkan lapisan tersebut, tidak lagi berfungsi dengan baik.

Berikut ini ada beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap kekeringan vagina:

- Tingkat estrogen yang lebih rendah
- Obat-obatan
- Kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau sindrom Sjögren
- Gangguan pada keseimbangan pH vagina
- Kurangnya gairah seksual
 

Seperti apa rasanya vagina kering?


Kekeringan vagina menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri pada vagina, terutama saat berhubungan seks. Vagina yang kering juga dapat menyebabkan rasa terbakar dan gatal, pendarahan setelah berhubungan seks karena jaringan dinding vagina pecah, Nyeri pada vulva.

Hal ini juga bisa menyebabkan buang air kecil menjadi lebih sering, Infeksi saluran kemih berulang (ISK) atau infeksi jamur, serta hilangnya gairah seksual.
 

Apa yang membantu mengatasi kekeringan vagina?


Jika kamu mengalami kekeringan pada vagina, mungkin ada cara untuk mengatasinya. Berikut adalah beberapa tindakan yang bisa membantu:

•  Gunakan pelembap vagina (lubricant)

• Doping estrogen (krim, tablet, dan ring)

• Tetap terhidrasi dengan cukup minum 11,5 gelas air per hari

• Menjaga kebersihan vulva

• Konsumsi lebih banyak kedelai

• Foreplay sebelum penetrasi saat ingin berhubungan seks

Nandhita Nur Fadjriah
(FIR)

MOST SEARCH