FITNESS & HEALTH

RS PON: Perdarahan Otak yang Dialami Tukul tak Ada Kaitannya dengan Vaksin Covid-19

Raka Lestari
Jumat 24 September 2021 / 14:25
Jakarta: Komedian sekaligus presenter Tukul Arwana saat ini sedang terbaring di Rumah Sakit Pusat Otak Nsional (RSPON) karena mengalami perdarahan otak. Beberapa informasi menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan salah satu efek dari pemberian vaksinasi covid-19.

Menurut dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS selaku Direktur Utama dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta, ada persyaratan khusus sebelum sesorang melakukan vaksinasi covid-19. Misalnya, seseorang dengan penyakit komorbid seperti autoimun sebaiknya harus mendapatkan persetujuan dari dokter untuk melakukan vaksinasi.

"Tim dokter akan melakukan skrining terlebih dahulu. Sehingga tidak ada korelasi langsung efek vaksinasi ke perdarahan otak atau gejala stroke. Lakukan cek ecara komprehensif mengenai kondisi kesehatan," ujar dr. Mursyid, dalam Konferensi Pers pada Jumat, 24 September 2021.

Mengenai informasi kondisi Tukul Arwana yang mengalami perdarahan otak, dr. Mursyid juga menekankan, telah diklarifikasi bahwa tidak ada hubungan antara stroke perdarahan dengan vaksinasi covid-19. Hal ini perlu diketahui masyarakat supaya tidak ada kesalahpahaman.

“Kalau ada seseorang terkena gejala stroke, siapa pun dan kapan pun itu datanglah ke rumah sakit. Seringan apapun stroke jangan dibilang ringan atau nanti akan sembuh sendiri, tidak seperti itu,” tutur dr. Mursyid.

Sebagian masyarakat memahami stroke dapat disembuhkan dengan dipijat, mengeluarkan darah dari telinganya, dan menusukkan jarum ke bagian tubuh yang mengalami stroke. Dr. Mursyid menegaskan pemahaman tersebut keliru dan penanganan yang paling tepat adalah dengan membawa penderita ke rumah sakit.

“Itu adalah satu anggapan yang tidak tepat, yang salah ya, tidak ada manfaatnya sama sekali terhadap stroke. Jadi kalau terjadi stroke segeralah pergi ke rumah sakit kapan pun, jadi jangan tunggu besok, jangan tunggu siapapun,” tutup dr. Mursyid.
(FIR)

MOST SEARCH