Minum Air Putih Harus 8 Gelas Sehari? Emang Wajib?
- Minum 8 gelas sehari bukan aturan mutlak untuk semua orang.
- Kebutuhan cairan juga dipenuhi dari minuman lain dan makanan.
- Aktivitas fisik dan cuaca panas bisa bikin tubuh membutuhkan lebih banyak cairan.
Jakarta: Siapa yang suka panik sendiri gara-gara belum minum delapan gelas air putih sehari? Angka ini memang sering banget dijadikan patokan biar tubuh tetap terhidrasi. Tapi, kalau belum mencapai delapan gelas, berarti tubuh langsung kekurangan cairan? Eits, nggak sesimpel itu, lho!
Kebutuhan cairan ternyata bisa berbeda pada setiap orang. Jadi, daripada sibuk menghitung gelas, yuk, kenali dulu faktanya!

(Delapan gelas air putih kerap dijadikan patokan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, meski kebutuhan setiap orang bisa berbeda. Foto: AI Generated)
Emang wajib minum 8 gelas sehari?
Jawabannya, nggak selalu! Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lembaga kesehatan masyarakat Amerika Serikat, menjelaskan bahwa kebutuhan air dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari usia, aktivitas fisik, hingga kondisi tubuh.
National Academies, lembaga yang menerbitkan rekomendasi ilmiah terkait kebutuhan gizi, juga mencatat acuan asupan air total sekitar 2,7 liter per hari untuk perempuan dewasa dan 3,7 liter untuk laki-laki dewasa.
Tapi, jangan langsung menganggap angka tersebut sebagai jumlah air putih yang wajib kamu habiskan, ya! Angka itu mencakup cairan dari berbagai minuman dan air yang terkandung dalam makanan.
Jadi, patokan delapan gelas boleh banget dijadikan pengingat supaya nggak lupa minum, tetapi bukan aturan saklek yang berlaku buat semua orang.
Kenapa kebutuhan cairan bisa berbeda?
Pernah merasa lebih gampang haus saat cuaca panas atau setelah olahraga? Nah, itu ada alasannya!
Menurut CDC, tubuh bisa membutuhkan lebih banyak cairan ketika:
-
Cuaca panas dan tubuh lebih banyak berkeringat.
-
Aktivitas fisik meningkat, misalnya saat olahraga.
-
Tubuh sedang demam, muntah, atau mengalami diare.
Makanya, kebutuhan cairan nggak bisa disamaratakan. Perhatikan juga aktivitas dan kondisi tubuhmu sepanjang hari.
Gimana tahu tubuh cukup cairan?
Salah satu hal yang bisa diperhatikan adalah warna urine. Warna kuning pucat umumnya bisa menjadi petunjuk bahwa asupan cairan cukup, meski warna urine juga dipengaruhi faktor lain, seperti vitamin dan obat-obatan.
Biar nggak gampang lupa minum, kamu bisa membawa botol minum sendiri, menyediakan air putih saat makan, atau minum secara berkala sepanjang hari.
Namun, jangan juga memaksakan minum dalam jumlah sangat banyak sekaligus. Kalau punya kondisi medis yang mengharuskan pembatasan cairan, ikuti anjuran tenaga kesehatan.
Intinya, minum air putih memang penting, tetapi nggak harus terpaku pada angka delapan gelas. Kenali kebutuhan tubuhmu dan pastikan asupan cairan tetap tercukupi, ya!
Desi I.
(FIR)