FITNESS & HEALTH

Merasa Lebih Sering Digigit Nyamuk Dibanding Orang Lain? Ini Alasannya

Sri Yanti Nainggolan
Minggu 03 Juli 2022 / 20:32
Jakarta: Tak sedikit orang yang merasa mereka lebih sering digigit nyamuk dibandingkan orang-orang di sekitarnya. Hal ini memang benar. 

Dr Jon Oliver, pengajar entomologi di University of Minnesota membenarkan bahwa memang ada orang-orang yang rentan terhadap gigitan nyamuk

"Satu hal yang sudah lama diketahui para ilmuwan adalah nyamuk tertarik dengan bau kaus kaki olahraga bekas," kata Oliver, dilansir dari CBS News, Minggu, 3 Juli 2022. 

"Mereka tertarik pada campuran bakteri dan jamur yang menyebabkan bau kaki, dan itulah sebabnya nyamuk sering menggigit kaki dan pergelangan kaki orang, seperti yang mungkin diperhatikan banyak orang," beber dia. 
 

Sering digigit nyamuk menyangkut kebersihan?

Oliver menjelaskan juga bahwa nyamuk juga dapat tertarik pada manusia karena alasan genetik, yakni orang yang memetabolisme makanan dengan cara tertentu dan mengeluarkan bau tertentu. Jadi, ini tidak selalu terkait dengan kebersihan, tetapi mereka memiliki bau badan yang sangat menarik.

"Jadi, jika Anda memiliki dua orang yang sangat bersih bersebelahan yang hanya memiliki resimen mandi yang sama, Anda tahu, salah satu dari mereka pasti masih bisa digigit lebih dari yang lain," kata Oliver.
 
Baca: Berbunga Cantik, 5 Tanaman Ini Dibenci Nyamuk

Dia mengatakan itu sangat tergantung pada individu. "Memang benar bahwa beberapa orang lebih rentan terhadap gigitan nyamuk daripada orang lain," simpul dia. 

Oliver mengatakan ada beberapa cara yang bisa dilakukan setiap orang untuk membuat diri mereka tidak disukai nyamuk. Dia mengatakan minum air lemon membantu, tetapi dia mengungkapkan bahwa obat nyamuk dengan DEET adalah cara terbaik untuk menghindari gigitan. 

Oliver juga menyarankan menggunakan sampo, sabun, dan losion yang bebas pewangi.

(SYN)

MOST SEARCH