FITNESS & HEALTH

Risiko yang Disebabkan Lepra pada Mata

Kumara Anggita
Rabu 11 Agustus 2021 / 08:36
Jakarta: Lepra merupakan penyakit yang tidak hanya menyerang kulit saja, namun juga bisa merusak mata. Karena Lepra, mata tidak bisa terbuka secara sempurna.

Dr. dr. Yunia Irawati, Sp.M(K) menjelaskan bahwa Lepra tergolong penyakit infeksi kronis yang disebabkan bakteri Mycobacterium leprae (M. leprae) yang menyerang kulit, saraf tepi, mukosa saluran pernapasan atas, dan mata.

Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak langsung antar kulit dalam jangka waktu yang lama. Lepra secara endemis ditemukan di negara berkembang, terutama yang berada di wilayah tropis dan sub tropis, salah satunya Indonesia.

Lepra bisa berdampak pada mata yang disebut dengan lagoftalmus paralisis. Ini menggambarkan ketidakmampuan kelopak mata untuk menutup secara sempurna.

"Lagoftalmus paralisis yang tidak segera ditangani menyebabkan kerusakan sel goblet pada bagian konjungtiva (lapisan tipis pelindung area putih mata/sklera),” ujar Dr. Yunia selaku Head of Trauma Center sub Spesialis Divisi Plastik dan Rekonstruksi Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, sekaligus staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM.

Apabila permukaan konjungtiva terus menerus terekspos atau terbuka, maka terjadilah ketidakstabilan lapisan air mata yang memicu mata kering atau dry eyes. Menurut Dr. Yunia, kondisi ini memunculkan risiko infeksi yang secara berkelanjutan bisa berdampak kebutaan.

"Sebaiknya melakukan deteksi dini. Semakin cepat penanganan, kecacatan yang ditimbulkan semakin bisa diminimalisir," tutup Dr. Yunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH