FITNESS & HEALTH

Apakah Tuna Kalengan Sehat? Ini Jawaban Pakar Nutrisi

Raka Lestari
Senin 16 Desember 2019 / 18:06

Jakarta: Tuna kalengan merupakan salah satu pilihan yang cukup mudah untuk dijadikan masakan. Hal ini karena tuna kalengan biasanya hanya membutuhkan sedikit waktu dalam pengolahan sehingga kamu bisa segera mengonsumsinya. 

Berbeda dengan tuna yang masih segar di mana kamu harus membersihkan dan mengolahnya lebih lama. Namun terkadang kamu mungkin bertanya-tanya apakah tuna kalengan merupakan pilihan yang sehat?

“Secara umum, tuna kalengan merupakan alternatif yang aman untuk ikan segar,” kata Keri Gans, RD, ahli diet dan penulis The Small Change Diet.  

Pemrosesan yang dilakukan pada ikan kalengan dan proses pengalengan membuat tuna kaleng menjadi lebih awet ketika dijual.

Namun kekhawatiran mengenai adanya kandungan logam berat merupakan hal yang nyata, sebut saja misalnya merkuri.

Merkuri adalah logam beracun yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah, menurut Environmental Defense Fund (EDF). Itu sebabnya kamu harus memerhatikan asupan tuna kalengan,  terutama jika kamu sedang hamil. 

Jessica Cording, RD, seorang ahli diet dan nutrisi menyebutkan seperti ditulis oleh Korin Miller dalam "Is Canned Tuna Really Healthy? Here's What Nutritionists Say" dalam laman Womenshealthmag. Ada banyak pilihan tuna, termasuk berbagai jenis tuna yang disiapkan dengan cara berbeda. Selain menjadi sumber protein yang baik, tuna kalengan juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin D dan asam lemak omega-3. 

"Vitamin D dan omega-3 adalah nutrisi penting untuk perkembangan otak dan fungsi kognitif, serta pengurangan peradangan," katanya.

Vitamin D juga memiliki peran penting dalam kesehatan tulang, fungsi sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan sel. Sementara omega-3 membantu mendukung pembentukkan struktur sel.

Keri Gans mengatakan rata-rata orang dapat dengan aman makan hingga 12 ons tuna ringan atau hingga lima ons tuna albacore dalam seminggu.

Namun, jika kamu sedang hamil atau menyusui, Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi antara 8 hingga 12 ons aneka makanan laut per minggu. Itu berarti tidak lebih dari dua hingga tiga porsi tuna per minggu, ya!



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH