Stop Bawa Banyak Kacamata! Ini Alasan Kacamata Progresif Jadi Solusi Paling Practical
- Kemampuan melihat akan semakin menurun seiring bertambahnya usia.
- Mata akan kehilangan kemampuan untuk fokus melihat objek pada jarak dekat secara bertahap.
- Untuk mengatasi gangguan penglihatan presbiopi, dokter akan meresepkan lensa progresif.
Jakarta: Sobat Medcom, siapa di sini yang sering mendengar sebutan lensa progresif? Kira-kira apa itu artinya dan manfaatnya untuk mata, ya?
Perlu kamu ketahui bahwa kemampuan melihat akan semakin menurun seiring bertambahnya usia. Mata akan kehilangan kemampuan untuk fokus melihat objek pada jarak dekat secara bertahap.
Untuk mengatasi gangguan penglihatan tersebut, dokter akan meresepkan lensa
bifokal, trifokal, atau lensa progresif. Lensa ini memungkinkan penderita presbiopi melihat objek dalam berbagai jarak.
Apa kelebihan dari lensa progresif?
Fungsi untuk melihat objek dalam berbagai jarak ini juga dimiliki oleh lensa bifokal dan trifokal. Namun, lensa progresif memiliki beberapa keunggulan.
Lensa bifokal dan lensa trifokal memiliki tampilan yang khas, yaitu terdapat bulatan kecil di bawah lensa. Sementara itu, lensa progresif tidak ada garis pemisah antar lensa, sehingga lebih terlihat seperti lensa kacamata biasa.
Selain itu, lensa bifokal memilki 2 titik fokus dan trifokal punya 3 titik fokus. Demikian lensa progresif merupakan pemuthakiran lensa trifokal. Lensa ini juga memiliki 3 titik fokus, tetapi tanpa garis yang membatasi antar lensa.
Tampilan lensa progesif terlihat lebih estetis dan transisi titik fokus jadi lebih halus. Hal ini membuat lensa progresif lebih nyaman digunakan karena lebih mudah menyesuaikan fokus mata saat melihat benda yang jaraknya berbeda.
Apa saja jenis-jenis lensa progresif?
Ya, lensa progresif juga punya jenisnya, loh, Sobat Medcom! Dilansir dalam beberapa sumber, berikut adalah jenis-jenis lensa progresif beserta fiturnya, antara lain:
1. Standar
Lensa progresif standar hanya bisa dipasang di bingkai kacamata berukuran besar. Namun, lensa ini punya harga yang terjangkau.
2. Koridor pendek
Lensa progresif koridor pendek dirancang agar bisa dipasang di bingkai kacamata yang lebih kecil. Namun, luas pandang ketika menggunakan lensa ini dalam melihat jarak dekat tidak terlalu luas.
3. Progresif komputer
Bagi yang suka menatap layar, ini cocok! Jenis lensa progresif ini diperuntukkan bagi orang yang bekerja di depan komputer dalam waktu lama atau sering melihat gawai.
Lensa progresif komputer memiliki luas pandang yang dirancang khusus untuk fokus pada layar komputer, yang biasanya berjarak 50–60 cm dari wajah. Dengan demikian, posisi kepala dan leher menjadi lebih nyaman saat menatap layar.
4. Premium
Lensa progresif tipe premium memungkinkan penggunanya untuk lebih cepat beradaptasi dan meminimalkan efek renang (swim effect), yang merupakan sensasi goyangan akibat distorsi lensa.
5. Ground-view
Lensa ini memiliki teknologi yang bisa mengurangi distorsi lensa. Jadi, penggunanya merasa nyaman saat melakukan aktivitas di luar ruangan, bahkan ketika sedang olahraga.
6. Transisi
Disebut juga sebagai lensa fotokromatik, lensa progresif ini akan otomatis berubah menjadi gelap saat terpapar sinar UV. Lensa jenis ini dapat melindungi mata saat beraktivitas di bawah sinar matahari.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)