FITNESS & HEALTH

World Sight Day, Yuk Peduli Kesehatan Mata Anak

A. Firdaus
Kamis 13 Oktober 2022 / 19:54
Jakarta: Saat kasus Pandemi Covid-19 sedang tinggi-tingginya, memaksa segala aktivitas dilakukan melalui daring. Tak terkecuali kegiatan belajar anak yang dilakukan secara virtual.

Bahkan ketika pandemi surut, penggunaan gadget atau laptop tetap dilakukan. Tak pelak membuat kesehatan mata anak terancam dan berisiko mengalami gangguan penglihatan.

Sekitar 80 persen dari apa yang dipelajari seorang anak sebelum usia 13 tahun disajikan secara visual. Mata yang sehat sangat penting bagi anak untuk proses pembelajaran yang optimal.

Sayangnya, banyak masalah penglihatan pada anak-anak tidak memperlihatkan tanda atau gejala yang jelas. Bahkan, tidak terdeteksi oleh pemeriksaan biasa. Pemeriksaan mata yang komprehensif sejak dini oleh dokter mata menjadi kunci.

Bertepatan dengan peringatan World Sight Day 2022, hari ini, Bosch Automotive Aftermarket (AA) meluncurkan kampanye 'Care for Life' dengan menggandeng JEC Eye Hospitals & Clinics dan SOS Children’s Villages Indonesia untuk membantu memulihkan kesehatan mata anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan.


Konferensi Pers Kampane Care for Life Bosch (Foto: A. Firdaus/Medcom)

"Melalui ‘Care for Life’, kami berupaya membangun kemitraan jangka panjang dengan organisasi yang memahami kebutuhan kalangan yang menjadi fokusnya. Tujuan kami adalah untuk menciptakan dampak yang mengubah kehidupan anak-anak Indonesia," ujar Griselda Iwandi, Country Sales Director of Automotive Aftermarket, Bosch di Indonesia.

"Bersama SOS Children’s Villages dan JEC Eye Hospitals and Clinics, fokus #CareForSight ini akan kami wujudkan dengan melakukan pemeriksaan mata kepada 120 anak, termasuk pemberian kacamata korektif," sambungnya.

Tak berhenti di situ, berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kata Griselda, anak-anak tersebut akan mendapatkan tindakan medis untuk penanganan dan perawatan lebih lanjut. Seperti operasi katarak - jika diperlukan, guna meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Kami percaya kepedulian ini untuk meningkatkan kesehatan mata akan berdampak bagi anak-anak SOS Children’s Villages di Indonesia yang kelak akan menjadi penerus masa depan. Ini sejalan dengan misi kami untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan meningkatkan potensi diri mereka," jelas Hardian Baja Gunanta, Project Director SOS Children’s Villages Indonesia.

"Keterbatasan penglihatan tentunya akan sangat mempengaruhi seorang anak dalam menjalani kehidupannya, bahkan sesederhana menjalankan rutinitas mendasar sehari-hari," sambungnya.

Sementara itu, Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM(K), MMedEdu, menyatakan dukungannya atas program ini. Harapannya, inisiatif ini dapat memfasilitasi anak-anak untuk mendapatkan penanganan terhadap gangguan penglihatan seawal mungkin, sehingga kualitas hidup mereka tidak terpengaruhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH