FITNESS & HEALTH

Ginjal Bisa Ikut Protes Kalau Kamu Salah Minum Malam-Malam

A. Firdaus
Kamis 01 Oktober 2026 / 07:10
Ringkasnya gini..
  • Habis makan malam, jangan asal pilih minuman.
  • Selain membantu menjaga hidrasi, air putih juga tidak mengandung kafein.
  • Jus cranberry mengandung antioksidan, termasuk antosianin dan flavonol.
Jakarta: Memilih minuman setelah makan malam ternyata tidak hanya berkaitan dengan rasa haus, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh, termasuk ginjal. Organ ini memiliki peran penting dalam menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah, menjaga keseimbangan mineral, serta membantu mengatur tekanan darah.

Karena itu, memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi pada malam hari menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan ginjal. Salah satu pilihan yang disarankan ahli gizi adalah air putih.

Mengutip publikasi Health pada Selasa (29/9), minum air putih setelah makan malam dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh tanpa menambahkan zat lain yang berpotensi membebani ginjal. Hidrasi yang cukup juga membantu ginjal membuang limbah melalui urine.

Ahli gizi terdaftar Kelly L. Burgess menjelaskan, asupan cairan yang memadai dapat membantu menekan sekresi vasopresin, yaitu hormon yang memberi sinyal kepada ginjal untuk menahan air.

Menurut pendiri To Better Health, LLC tersebut, kadar vasopresin yang terus-menerus tinggi berpotensi menambah beban kerja ginjal.

"Kadar vasopresin yang terus-menerus tinggi dapat memberikan beban tambahan pada ginjal," ujar Burgess kepada Health.

Selain membantu menjaga hidrasi, air putih juga tidak mengandung kafein sehingga tidak berisiko mengganggu tidur pada malam hari. Bahkan, minum air putih hangat setelah makan malam dapat membantu tubuh lebih rileks sebelum beristirahat.

Namun, waktu minum juga perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil atau mengalami nokturia. Burgess menyarankan untuk mengonsumsi air putih sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur agar frekuensi buang air kecil pada malam hari dapat dikurangi.

Bagi yang kurang menyukai rasa tawar, air putih juga bisa dikombinasikan dengan buah utuh, irisan jeruk, atau jus cranberry tanpa tambahan gula. Ahli gizi sekaligus pendiri Integrative Weight & Wellness, Erin Jowett, menyarankan pilihan tersebut untuk memberikan variasi rasa tanpa harus menambahkan gula berlebihan.

Sementara itu, ahli gizi sekaligus pemilik Nutrition Directions LLC, Annamarie Rodriguez, menjelaskan bahwa jus cranberry mengandung antioksidan, termasuk antosianin dan flavonol, yang berpotensi mendukung kesehatan ginjal.

Meski demikian, kebutuhan cairan setiap orang berbeda. Orang dengan penyakit ginjal kronis stadium lanjut, gagal jantung, atau yang sedang menjalani dialisis perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan konsumsi air putih secara signifikan.

Pada akhirnya, air putih dapat menjadi pilihan minuman setelah makan malam bagi kebanyakan orang. Namun, menjaga kesehatan ginjal tidak hanya bergantung pada jenis minuman, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan cairan yang sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH