Ragam Makanan Pemicu dan Pereda Asam Urat
Jakarta: Makanan merupakan salah satu faktor penting yang menentukkan kualitas kesehatan. Apalagi bagi kamu yang memiliki penyakit tertentu, makanan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. Termasuk, bagi para penderita asam urat.
Berikut ini, sejumlah makanan yang berisiko memicu asam urat tinggi dan ada juga yang justru baik dikonsumsi karena fungsinya sebagai pereda, diantaranya:
1. Daging dan jeroan
Makanan yang paling berisiko memicu tingginya asam urat adalah daging dan jeroan.
"Pertama, daging dan jeroan seperti hati dan organ dalam lainnya. Makanan ini memiliki kandungan purin tertinggi," ujar dr. Edwin Jim, SpPD-KPTI.
2. Seafood
Selanjutnya, makanan laut atau seafood. Yang menjadi pantangan untuk menghindari asam urat tinggi ialah kerang, ikan asin, ikan teri, tiram, udang, lobster, kepiting, dan cumi.
Jika, kamu ingin mengonsumsi makanan laut, pilih yang tidak mengandung purin tinggi.
3. Minuman beralkohol
Hindari juga konsumsi minuman beralkohol. Sebab, dalam alkohol mengandung purin yang tinggi.
"Selain itu, bir dan wine juga bisa menyebabkan dehidrasi, yang akan memicu datangnya rasa nyeri pada penderita gout (asam urat)," tutur dr. Edwin.

(Kembang kol dan jamur termasuk sayuran yang memiliki kadar purin tinggi. Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)
4. Sayuran
Menurut dr. Edwin, penderita asam urat harus lebih berhati-hati dengan makanan yang dikonsumsi. Sebab, bisa menjadi pemicu asam urat tinggi. Bahkan, tak semua sayuran bisa dilahap. Ia memaparkan, ada beberapa sayuran yang memiliki kadar purin tinggi.
"Bayam, kembang kol, asparagus, kacang polong, dan jamur. Namun menurut penelitian, mengonsumsi purin yang berasal dari sayuran tidak menimbulkan masalah bagi penderita asam urat tinggi," ucap dr. Edwin.
Berdasarkan penelitian tersebut, risiko terkena serangan ulangannya tidak meningkat. Meski demikian, disarankan untuk tetap membatasi jumlah sayuran tersebut yang masuk ke dalam tubuh.
5. Soda
Pantangan selanjutnya ada pada minuman bersoda. Meskipun, memiliki rasa manis yang menggugah dan menyegarkan dahaga, kandungan gulanya bisa membuat asam urat semakin parah atau menyebabkan peradangan pada sendi.
Makanan dan Minuman Pereda Asam Urat
Air mineral
Ini adalah salah satu minuman yang disarankan dikonsumsi karena mampu mengontrol kadar asam urat. Sebab, air dapat mengeluarkan racun, termasuk kelebihan asam urat dari tubuh. Oleh karena itu, penuhilah asupan cairan tubuh dengan meminum air secukupnya.
Teh hijau
Mengonsumsi teh hijau secara teratur dapat mengontrol kadar asam urat tinggi (hyperuricemia) dan menurunkan risiko encok berkembang.

(Konsumsi buah ceri hingga 200 gram per hari sangat efektif dalam menurunkan asam urat. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Ceri
Ceri memiliki zat anti inflamasi bernama anthocyanis yang membantu mengurangi kadar asam urat. Buah ini mampu mencegah asam urat mengkristal pada sendi.
Selain itu, ceri juga menetralkan asam dan membantu mencegah peradangan dan nyeri. Konsumsi ceri hingga 200 gram per hari sangat efektif dalam menurunkan asam urat.
Apel
Mengonsumsi buah satu buah apel setiap hari setelah makan bisa meredakan nyeri asam urat. Sebab, apel mengandung asam malat yang dapat menetralkan asam urat.
Jeruk nipis
Asam sitrat dalam jeruk nipis merupakan pelarut asam urat yang mengkristal pada tubuh. Cukup meminum perasan jeruk nipis yang dicampur dengan segelas air dua kali sehari dapat membantu kamu mengatasi penyakit asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)