FITNESS & HEALTH

Tidur Berkualitas, Langkah Kecil Menjaga Kesehatan Otak

A. Firdaus
Rabu 30 September 2026 / 21:14
Ringkasnya gini..
  • Seraphim menghadirkan Brain Wellness & Sleep Center, layanan terpadu untuk membantu mengatasi gangguan tidur dan mendukung kesehatan otak.
  • Mengenal Brain Wellness & Sleep Center Seraphim yang menawarkan teknologi pemeriksaan dan terapi untuk kesehatan otak serta kualitas tidur.
  • Dari insomnia hingga brain fog, Seraphim Medical Center menghadirkan layanan kesehatan otak dan tidur dengan pendekatan personal.
Jakarta: Kurang tidur, terlalu lama menggunakan gadget, hingga tekanan pekerjaan menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban. Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kesehatan otak, mulai dari menurunnya konsentrasi dan daya ingat hingga perubahan suasana hati.

Menjawab kebutuhan tersebut, Seraphim Medical Center, unit bisnis Bethsaida Healthcare yang berfokus pada layanan wellness dan kualitas hidup jangka panjang, menghadirkan Brain Wellness & Sleep Center. Layanan ini mengintegrasikan pemeriksaan dan terapi kesehatan otak serta optimalisasi kualitas tidur dalam satu pusat layanan.

Brain Wellness & Sleep Center dirancang untuk menangani beragam keluhan, seperti insomnia, brain fog, mudah lupa, sulit berkonsentrasi, hingga kelelahan berkepanjangan akibat stres. Layanan ini juga mencakup pemeriksaan terkait gangguan fungsi motorik serta risiko penurunan fungsi kognitif dan demensia, baik pada usia produktif maupun lanjut usia.
Setiap klien akan menjalani serangkaian pemeriksaan untuk menentukan program kesehatan otak yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Pendekatan personal ini menjadi bagian dari upaya memberikan penanganan yang lebih terarah, dengan dukungan teknologi pemeriksaan dan terapi berbasis bukti ilmiah.
 

Hadirkan teknologi untuk kesehatan otak dan tidur


Sejumlah teknologi pemeriksaan dan terapi dihadirkan untuk mendukung layanan tersebut. Salah satunya adalah quantitative electroencephalography (qEEG) Brain Mapping yang digunakan untuk memetakan aktivitas gelombang otak. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi pola aktivitas otak yang berkaitan dengan gangguan tidur dan stres serta mendukung evaluasi fungsi kognitif.
 
TVS
Teknologi TPS. Dok. A. Firdaus/Medcom


Selain itu, tersedia Neurofeedback, yakni metode latihan yang menggunakan umpan balik aktivitas otak untuk membantu individu mengenali dan melatih pola aktivitas otaknya. Terapi ini ditujukan untuk mendukung peningkatan fokus, kualitas tidur, dan regulasi emosi.

Seraphim juga menghadirkan Transcranial Pulse Stimulation (TPS), teknologi noninvasif berbasis gelombang ultrasonik yang digunakan sebagai terapi penunjang untuk mendukung fungsi kognitif otak.

Untuk mengevaluasi fungsi motorik, tersedia KINESIQ yang membantu tenaga medis melakukan penilaian secara objektif. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari evaluasi karena gangguan motorik dapat berkaitan dengan kondisi neurologis tertentu.

Sementara itu, Biophoton dihadirkan sebagai terapi penunjang berbasis cahaya yang ditujukan untuk mendukung pemulihan dan keseimbangan tubuh. Penggunaan setiap teknologi disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan klien.
 

Didukung dokter dengan sertifikasi internasional


Layanan Brain Wellness & Sleep Center didukung tim dokter dan tenaga medis dengan beragam keahlian serta sertifikasi internasional. Tim tersebut antara lain dr. Febby Astari, IFMCP, yang memiliki sertifikasi dari Institute for Functional Medicine, Amerika Serikat.

Ada pula dr. Oktaviana Niken P., Sp.N., DAIFIDN., MMRS., FNR., AIFO-K., dokter spesialis neurologi dengan keahlian neurorestorasi. Sementara itu, dr. Raymond Posuma, Sp.KFR, MS(K), FIPM (USG), merupakan dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi yang memiliki sertifikasi Fellow of Interventional Pain Practice.

Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A. Setiawan, mengatakan kehadiran pusat layanan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas layanan kesehatan terpadu.

"Brain Wellness & Sleep Center adalah langkah strategis kami untuk menghadirkan layanan kesehatan otak dan tidur yang terintegrasi dan berstandar internasional, sekaligus memperkuat posisi Seraphim sebagai destinasi kesehatan dan wellness pilihan masyarakat, baik domestik maupun mancanegara," ujarnya.

Sementara itu, dr. Febby Astari menjelaskan setiap program dirancang secara personal berdasarkan hasil pemeriksaan klien. Dengan pendekatan tersebut, penanganan diharapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan otak serta tidur masing-masing individu.

Dokter spesialis neurologi, dr. Oktaviana Niken P., menambahkan bahwa tidur memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otak. Selain sebagai waktu beristirahat, tidur juga berkaitan dengan proses pemulihan sel saraf dan penguatan memori.

"Tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan proses penting bagi otak untuk memperbaiki sel saraf dan memperkuat memori. Deteksi dini melalui pemeriksaan seperti qEEG sangat membantu menentukan penanganan yang tepat," jelasnya.

Dari sisi fungsi motorik, dr. Raymond Posuma mengatakan pemeriksaan menggunakan KINESIQ membantu tenaga medis memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi motorik klien. Hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam mengevaluasi kondisi neurologis maupun kaitannya dengan kualitas tidur.
 

Perkuat layanan wellness terpadu


Kehadiran Brain Wellness & Sleep Center sekaligus memperkuat portofolio layanan Seraphim Medical Center dalam mengintegrasikan pendekatan medis modern dengan program wellness. Pusat layanan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menjangkau masyarakat yang semakin memperhatikan kesehatan dan kualitas hidup jangka panjang.

Sebelumnya, Seraphim Medical Center meraih penghargaan Integrated Medical Wellness of the Year dalam ajang Road to CNBC Indonesia Awards 2026. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari pengakuan terhadap pengembangan layanan kesehatan dan wellness terpadu yang dijalankan Seraphim.

Melalui layanan baru ini, Seraphim memperluas pilihan pemeriksaan dan terapi kesehatan otak serta tidur bagi masyarakat. Meski demikian, pemilihan metode pemeriksaan dan terapi tetap perlu mempertimbangkan indikasi medis, kondisi individu, serta evaluasi dokter agar manfaat dan keamanannya dapat diperhitungkan secara tepat.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH