FITNESS & HEALTH
Hidup Terlalu Nyaman Bisa Bikin Monoton, Ini Kata Penelitian
A. Firdaus
Rabu 23 September 2026 / 08:15
- Tak selalu nyaman, pengalaman menantang justru bisa memperkaya cara berpikir, membuka perspektif baru, dan membuat hidup terasa lebih berwarna.
- Kehidupan yang ideal sering dikaitkan dengan dua hal, yaitu kebahagiaan dan makna.
- Kesejahteraan tidak hanya dibentuk oleh kebahagiaan atau rasa memiliki tujuan hidup
Jakarta: Banyak orang menganggap kehidupan, yang baik adalah kehidupan yang selalu nyaman, tenang, dan minim masalah.
Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengalaman yang penuh tantangan, justru dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan diri.
Mencoba hal baru, menghadapi situasi yang belum pernah dialami, hingga berani keluar dari rutinitas ternyata mampu memperkaya cara berpikir, sekaligus menciptakan pengalaman hidup yang lebih berkesan.
Meski tidak selalu mudah atau menyenangkan saat dijalani, pengalaman-pengalaman tersebut sering kali menjadi bagian paling berharga, ketika dikenang di kemudian hari.
Dilansir dari Psychology Today, menurut Mark Travers, Ph.D., seorang psikolog Amerika, para peneliti kini menilai bahwa kesejahteraan tidak hanya dibentuk oleh kebahagiaan atau rasa memiliki tujuan hidup. Ada satu dimensi lain yang juga berperan penting, yaitu kekayaan psikologis (psychological richness).
Konsep ini menggambarkan kehidupan yang dipenuhi pengalaman beragam, sudut pandang baru, serta proses belajar yang terus berkembang.
Selama bertahun-tahun, kehidupan yang ideal sering dikaitkan dengan dua hal, yaitu kebahagiaan dan makna. Namun, sebuah penelitian terobosan tahun 2022 yang diterbitkan dalam Psychological Review, memperkenalkan dimensi ketiga, yaitu kekayaan psikologis.
Konsep ini menunjukkan bahwa kehidupan, yang benar-benar memuaskan tidak selalu identik dengan kenyamanan, tetapi juga dipenuhi pengalaman yang memperluas cara pandang seseorang.
Kehidupan yang kaya secara psikologis, biasanya diwarnai oleh berbagai pengalaman baru, tantangan, proses belajar yang tidak mudah, serta momen-momen yang mengubah perspektif.
Bepergian ke tempat yang belum pernah dikunjungi, mempelajari keterampilan baru, mengerjakan proyek kreatif, atau mencoba sesuatu yang terasa menantang, mungkin tidak selalu memberikan rasa nyaman saat itu juga.
Namun, pengalaman tersebut sering kali meninggalkan kesan mendalam, dan membuat perjalanan hidup terasa lebih berwarna.
Penelitian lintas budaya yang melibatkan peserta dari berbagai negara juga menemukan hasil menarik. Ketika diminta memilih jenis kehidupan yang paling diinginkan, banyak responden lebih memilih kehidupan yang kaya secara psikologis, dibandingkan kehidupan yang hanya berfokus pada kebahagiaan atau makna.
Temuan ini menunjukkan bahwa manusia secara alami, memiliki keinginan untuk terus bertumbuh melalui pengalaman yang beragam.
Sebaliknya, orang yang selalu menghindari tantangan dan hanya memilih situasi yang nyaman, sering kali memiliki kenangan hidup yang terasa monoton.
Berbeda dengan mereka yang berani mencoba hal-hal baru, menghadapi kesulitan, dan menerima perubahan. Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk kumpulan kenangan yang lebih kaya, serta memberikan pelajaran yang tidak mudah dilupakan.
Untuk mulai menerapkan kebiasaan ini, cobalah meluangkan waktu secara rutin, misalnya setiap bulan, untuk melakukan satu aktivitas yang benar-benar berbeda dari rutinitas.
Aktivitas tersebut tidak harus besar, tetapi cukup mampu memberikan tantangan, memperkenalkan pengalaman baru, atau membuka cara pandang yang berbeda.
Meski mungkin terasa tidak nyaman pada awalnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa ketidaknyamanan, sementara sering kali menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih kaya, berkembang, dan bermakna.
(FIR)
Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengalaman yang penuh tantangan, justru dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan diri.
Mencoba hal baru, menghadapi situasi yang belum pernah dialami, hingga berani keluar dari rutinitas ternyata mampu memperkaya cara berpikir, sekaligus menciptakan pengalaman hidup yang lebih berkesan.
Meski tidak selalu mudah atau menyenangkan saat dijalani, pengalaman-pengalaman tersebut sering kali menjadi bagian paling berharga, ketika dikenang di kemudian hari.
Dilansir dari Psychology Today, menurut Mark Travers, Ph.D., seorang psikolog Amerika, para peneliti kini menilai bahwa kesejahteraan tidak hanya dibentuk oleh kebahagiaan atau rasa memiliki tujuan hidup. Ada satu dimensi lain yang juga berperan penting, yaitu kekayaan psikologis (psychological richness).
Konsep ini menggambarkan kehidupan yang dipenuhi pengalaman beragam, sudut pandang baru, serta proses belajar yang terus berkembang.
Berani memilih pengalaman yang menantang
Selama bertahun-tahun, kehidupan yang ideal sering dikaitkan dengan dua hal, yaitu kebahagiaan dan makna. Namun, sebuah penelitian terobosan tahun 2022 yang diterbitkan dalam Psychological Review, memperkenalkan dimensi ketiga, yaitu kekayaan psikologis.
Konsep ini menunjukkan bahwa kehidupan, yang benar-benar memuaskan tidak selalu identik dengan kenyamanan, tetapi juga dipenuhi pengalaman yang memperluas cara pandang seseorang.
Kehidupan yang kaya secara psikologis, biasanya diwarnai oleh berbagai pengalaman baru, tantangan, proses belajar yang tidak mudah, serta momen-momen yang mengubah perspektif.
Bepergian ke tempat yang belum pernah dikunjungi, mempelajari keterampilan baru, mengerjakan proyek kreatif, atau mencoba sesuatu yang terasa menantang, mungkin tidak selalu memberikan rasa nyaman saat itu juga.
Namun, pengalaman tersebut sering kali meninggalkan kesan mendalam, dan membuat perjalanan hidup terasa lebih berwarna.
Penelitian lintas budaya yang melibatkan peserta dari berbagai negara juga menemukan hasil menarik. Ketika diminta memilih jenis kehidupan yang paling diinginkan, banyak responden lebih memilih kehidupan yang kaya secara psikologis, dibandingkan kehidupan yang hanya berfokus pada kebahagiaan atau makna.
Temuan ini menunjukkan bahwa manusia secara alami, memiliki keinginan untuk terus bertumbuh melalui pengalaman yang beragam.
Sebaliknya, orang yang selalu menghindari tantangan dan hanya memilih situasi yang nyaman, sering kali memiliki kenangan hidup yang terasa monoton.
Berbeda dengan mereka yang berani mencoba hal-hal baru, menghadapi kesulitan, dan menerima perubahan. Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk kumpulan kenangan yang lebih kaya, serta memberikan pelajaran yang tidak mudah dilupakan.
Untuk mulai menerapkan kebiasaan ini, cobalah meluangkan waktu secara rutin, misalnya setiap bulan, untuk melakukan satu aktivitas yang benar-benar berbeda dari rutinitas.
Aktivitas tersebut tidak harus besar, tetapi cukup mampu memberikan tantangan, memperkenalkan pengalaman baru, atau membuka cara pandang yang berbeda.
Meski mungkin terasa tidak nyaman pada awalnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa ketidaknyamanan, sementara sering kali menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih kaya, berkembang, dan bermakna.
(FIR)