End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Bukan Flu Biasa, Sinusitis Bisa Menyebabkan Infeksi Otak hingga Kematian

Medcom
Jumat 02 Desember 2022 / 13:15
Jakarta: Pasti kamu sudah tidak asing lagi jika melihat orang dengan gangguan pernapasan ketika mereka berada di daerah suhu dingin atau berdebu. Sinusitis adalah peradangan atau pembengkakan jaringan yang melapisi sinus dalam hidung.

Sinus adalah ruang kosong di dalam tulang di antara mata, di belakang tulang pipi, dan di dahi. Mereka membuat lendir, yang membuat bagian dalam hidungmu menjadi lembap.

Itu, pada gilirannya, membantu melindungi dari debu, alergi, dan polutan. Sinus yang sehat diisi dengan air. Tetapi ketika tersumbat dan berisi cairan, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi.
 

Siapa saja yang bisa terkena sinusitis?


Infeksi sinus dapat terjadi pada siapa saja. Namun, orang dengan alergi hidung, polip hidung, asma, dan struktur hidung yang tidak normal semuanya lebih mungkin terkena sinusitis. Merokok juga dapat meningkatkan seberapa sering kamu terkena infeksi sinus.
 

Faktor penyebab sinusitis


Sinusitis dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur yang membengkak dan menyumbat sinus. Beberapa penyebab spesifik meliputi: flu biasa, alergi hidung musiman, polip, dan garis tulang septum yang menyimpang.

Untuk bayi dan anak kecil yang sering menggunakan dot atau botol minum sambil berbaring dapat meningkatkan kemungkinan terkena sinusitis, dan bagi orang dewasa, merokok meningkatkan risiko infeksi sinus.

Penanganan pertama menghindari sinusitis:
1. Jangan membiarkan flu berlangsung terlalu lama.
2. Saat mengalami sumbatan pernapasan sebelah, segera hubungi dokter.
3. Segera tangani infeksi pada gigi.
4. Segera periksa ke dokter bila mendapati dahak atau lendir pada bagian belakang hidung.

Infeksi sinusitis sederhana dapat diobati dengan:
- Dekongestan.
- Obat flu dan alergi yang dijual bebas.
- Irigasi garam hidung.
- Minum cairan (sinusitis adalah infeksi virus dan cairan akan membantu).

Jika gejala sinusitis tidak membaik setelah 10 hari, ada baiknya kamu segera menghubungi dokter. Apabila dibiarkan akan menyebabkan komplikasi yang serius, seperti penyebaran infeksi penyakit sinusitis ke otak yang hingga menyebabkan kematian.

Nandhita Nur Fadjriah
 
(FIR)

MOST SEARCH