FITNESS & HEALTH
8 Kelainan Mata yang Muncul akibat Lepra
Kumara Anggita
Jumat 13 Agustus 2021 / 13:31
Jakarta: Lepra merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae (M. leprae). Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak langsung antar kulit dalam jangka waktu yang lama
Lepra ini bisa berdampak pada beberapa bagian tubuh termasuk mata. Menurut Dr. dr. Yunia Irawati, Sp.M(K), biasanya akan timbul kelainan mata yang kerap kali muncul pada pasien lepra.
“Yang paling banyak adalah kerontokan bulu mata. Bulu mata ini sebagai proteksi dari debu kotoran dan sebagainya. Tidak hanya bulu mata, melainkan juga bisa terjadi di alis,” jelas Dr. dr. Yunia selaku Head of Trauma Center sub Spesialis Divisi Plastik dan Rekonstruksi Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, sekaligus staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM.
Menurut Dr. Yunia lagoftalmus paralisis merupakan ketidakmampuan kelopak mata untuk menutup secara sempurna. Lagoftalmus paralisis yang tidak segera ditangani menyebabkan kerusakan sel goblet pada bagian konjungtiva, yaitu lapisan tipis pelindung area putih mata atau sklera.
Dr. Yunia mengatakan, selain lagostomus, Lepra juga bisa membuat kelopak mata keluar. Dalam kasus ini dinamakan ektropion.
Bisa juga karena sering mengalami peradangan, bisa menyebabkan kelopak mata berputar ke dalam atau entropion.
“Kalau masih ada bulu mata, itu menggesek kornea terus menerus. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan.
Mata kering juga terjadi pada pasien Lepra. Menurut Dr. Yunia apabila permukaan konjungtiva terus menerus terekspos atau terbuka, terjadilah ketidakstabilan lapisan air mata yang memicu mata kering (dry eyes).
“Di daerah mata ada saluran kelenjar air mata. Kalau berproduksi akan keluar ke sistem ekskresinya dari air mata. Pada Lepra karena kelemahan saraf tadi, ia pompa untuk menyedot. Air matanya juga berkurang. Jadi mata berair karena pompanya sudah menurun. Mata jadi berair,” jelasnya.
Penyakit ini merupakan inflamasi atau suatu peradangan. Karena itu, sering menyebabkan kemerahan pada mata.
“Ini karena mata kering terekspos. Atau produksi air mata terganggu akibat kelenjar air mata yang mulai terganggu,” kata Dr. Yunia.
Peradangan pada bagian dalam bola mata bisa terjadi pada pasien Lepra. Hasilnya pasien mengalami penurunan penglihatan.
“Ini akibat sel-sel dalam bola radang didalam bola mata sangat banyak akibat reaksi imun,” jelasnya.
Lepra bisa menyebabkan katarak yang datang lebih dini. Ada obat tertentu terutama pada fase reaksi dimana mengonsumsi steroid. Ini harus dikontrol lensanya. Biasanya katarak datang lebih dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Lepra ini bisa berdampak pada beberapa bagian tubuh termasuk mata. Menurut Dr. dr. Yunia Irawati, Sp.M(K), biasanya akan timbul kelainan mata yang kerap kali muncul pada pasien lepra.
1. Bulu mata rontok
“Yang paling banyak adalah kerontokan bulu mata. Bulu mata ini sebagai proteksi dari debu kotoran dan sebagainya. Tidak hanya bulu mata, melainkan juga bisa terjadi di alis,” jelas Dr. dr. Yunia selaku Head of Trauma Center sub Spesialis Divisi Plastik dan Rekonstruksi Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, sekaligus staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM.
2. Kelopak mata tidak menutup sempurna
Menurut Dr. Yunia lagoftalmus paralisis merupakan ketidakmampuan kelopak mata untuk menutup secara sempurna. Lagoftalmus paralisis yang tidak segera ditangani menyebabkan kerusakan sel goblet pada bagian konjungtiva, yaitu lapisan tipis pelindung area putih mata atau sklera.
3. Kelopak mata keluar
Dr. Yunia mengatakan, selain lagostomus, Lepra juga bisa membuat kelopak mata keluar. Dalam kasus ini dinamakan ektropion.
4. Kelopak mata ke dalam
Bisa juga karena sering mengalami peradangan, bisa menyebabkan kelopak mata berputar ke dalam atau entropion.
“Kalau masih ada bulu mata, itu menggesek kornea terus menerus. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan.
5. Mata kering
Mata kering juga terjadi pada pasien Lepra. Menurut Dr. Yunia apabila permukaan konjungtiva terus menerus terekspos atau terbuka, terjadilah ketidakstabilan lapisan air mata yang memicu mata kering (dry eyes).
“Di daerah mata ada saluran kelenjar air mata. Kalau berproduksi akan keluar ke sistem ekskresinya dari air mata. Pada Lepra karena kelemahan saraf tadi, ia pompa untuk menyedot. Air matanya juga berkurang. Jadi mata berair karena pompanya sudah menurun. Mata jadi berair,” jelasnya.
6. Mata merah
Penyakit ini merupakan inflamasi atau suatu peradangan. Karena itu, sering menyebabkan kemerahan pada mata.
“Ini karena mata kering terekspos. Atau produksi air mata terganggu akibat kelenjar air mata yang mulai terganggu,” kata Dr. Yunia.
7. Penurunan pengelihatan
Peradangan pada bagian dalam bola mata bisa terjadi pada pasien Lepra. Hasilnya pasien mengalami penurunan penglihatan.
“Ini akibat sel-sel dalam bola radang didalam bola mata sangat banyak akibat reaksi imun,” jelasnya.
8. Katarak dini
Lepra bisa menyebabkan katarak yang datang lebih dini. Ada obat tertentu terutama pada fase reaksi dimana mengonsumsi steroid. Ini harus dikontrol lensanya. Biasanya katarak datang lebih dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)