Jakarta: Beberapa orang merasa bahwa puasa membuat mereka jadi lebih merasa ngantuk. Kira-kira apakah benar ini adalah efek dari puasa itu sendiri?
Dr. Suharko Soebardi, SpPD - KEMD, Internist JEC Eye Hospitals and Clinics menjelaskan bahwa, salah satu penyebab umum orang mengantuk adalah karena merasa kurang fit. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor, namun menurutnya bukan karena puasa.
“Orang yang kurang (tidur) akan tidak fit. Itulah tanda orang yang ngantukan,” ungkap dr. Suharko dalam Virtual JEC Eye Talks: Pengaruh Puasa pada Kesehatan Mata dan Pengidap Diabetes.
Umumnya mengantuk terjadi karena kurang tidur. Normalnya orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 7-8 jam sehari.
“Tapi juga ada fraksi-fraksi (faktor pekerjaan yang membuat tidak bisa tidur utuh. Mereka akan menyempatkan tidur satu, dua jam, sehingga ditotal tercukupi,” jelasnya.
"Jadi bila kamu mengantuk kemungkinan lebih karena pola tidur kamu yang berubah di bulan Ramadan ini. Puasa mungkin mengubah pola, kita sahur bangun Subuh. Itu mungkin menyebabkan orang jadi mengantuk,” ungkap dr. Suharko.
Untuk mengatasinya tentunya kamu butuh istirahat yang cukup. Prinsipnya adalah kecukupan istirahat. Istirahat pada orang normal bisa utuh maksudnya tidur malam misalnya dari jam 11 malam sampai jam 5 pagi.
Tak hanya itu, dr. Suharko juga menganjurkan kamu untuk berolahraga. Cara ini akan membuat kamu merasa fit.
“Terkait juga dengan kebugaran. Saya dulu lelah jaga (rumah sakit), lalu saya coba olahraga justru ini bikin fit,” ungkap dr. Suharko membagi pengalamannya.
“Saat dibutuhkan untuk fokus dengan olahraga kita jadi fokus. Saat ingin tidur, langsung tidur. Jadi setahu saya, ngantuk terjadi karena itu bukan karena puasa,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Dr. Suharko Soebardi, SpPD - KEMD, Internist JEC Eye Hospitals and Clinics menjelaskan bahwa, salah satu penyebab umum orang mengantuk adalah karena merasa kurang fit. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor, namun menurutnya bukan karena puasa.
“Orang yang kurang (tidur) akan tidak fit. Itulah tanda orang yang ngantukan,” ungkap dr. Suharko dalam Virtual JEC Eye Talks: Pengaruh Puasa pada Kesehatan Mata dan Pengidap Diabetes.
Umumnya mengantuk terjadi karena kurang tidur. Normalnya orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 7-8 jam sehari.
“Tapi juga ada fraksi-fraksi (faktor pekerjaan yang membuat tidak bisa tidur utuh. Mereka akan menyempatkan tidur satu, dua jam, sehingga ditotal tercukupi,” jelasnya.
"Jadi bila kamu mengantuk kemungkinan lebih karena pola tidur kamu yang berubah di bulan Ramadan ini. Puasa mungkin mengubah pola, kita sahur bangun Subuh. Itu mungkin menyebabkan orang jadi mengantuk,” ungkap dr. Suharko.
Untuk mengatasinya tentunya kamu butuh istirahat yang cukup. Prinsipnya adalah kecukupan istirahat. Istirahat pada orang normal bisa utuh maksudnya tidur malam misalnya dari jam 11 malam sampai jam 5 pagi.
Tak hanya itu, dr. Suharko juga menganjurkan kamu untuk berolahraga. Cara ini akan membuat kamu merasa fit.
“Terkait juga dengan kebugaran. Saya dulu lelah jaga (rumah sakit), lalu saya coba olahraga justru ini bikin fit,” ungkap dr. Suharko membagi pengalamannya.
“Saat dibutuhkan untuk fokus dengan olahraga kita jadi fokus. Saat ingin tidur, langsung tidur. Jadi setahu saya, ngantuk terjadi karena itu bukan karena puasa,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)