FITNESS & HEALTH

Kemenkes: 146 Fomepizole Sudah Didistribusikan, 100 Stok Disimpan

Medcom
Selasa 01 November 2022 / 19:53
Jakarta: Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Mohammad Syahril mengatakan, sebanyak 146 fomepizole sudah didistribusikan ke 17 rumah sakit rujukan pemerintah. Sementara 100 stok masih ada untuk disimpan.

“Jadi kita total sebanyak 246 sudah mendatangkan obat fomepizole yaitu obat penawar khusus untuk kasus gangguan gagal ginjal ini,” kata dr. Syahril dalam konferensi pers virtual, Selasa, 1 November 2022.

Fomepizole ini langsung datang dari Singapura, Australia, dan juga Jepang. Obat penawar ini sudah didistribusikan ke seluruh rumah sakit rujukan pemerintah di seluruh Indonesia.

Sebaran terbanyak obat ini berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yaitu sebanyak 57 fomepizole. Mengingat bahwa rumah sakit ini juga menjadi tempat di mana yang memiliki distribusi kasus rawat terbanyak untuk kasus gangguan gagal ginjal akut.

Sebanyak 100 stok fomepizole masih tersedia dan disimpan untuk berjaga-jaga akan digunakan lagi ketika ada pasien yang membutuhkan.

“Dan kita masih ada stok 100 apabila ada lagi pasien-pasien yang dirawat yang membutuhkan obat fomepizole atau obat penawar tersebut,” jelasnya.

Per 31 Oktober 2022, Kemenkes telah mencatat sebanyak 304 kasus gangguan ginjal akut pada anak, di antaranya 159 pasien meninggal dunia dan 99 pasien dinyatakan sembuh yang tersebar di 27 provinsi di Indonesia.

Sampai saat ini, Kemenkes belum bisa menjawab apakah kasus terbaru sejak penarikan obat-obatan sirop masih karena tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) atau tidak. Kemenkes sebut bahwa hal ini masih dalam tahap kajian.

“Memang untuk yang baru ini, masih dalam kajian tambahan, memastikan apakah ada kandungan etilen glikol atau cemaran obat-obatan yang sejak sebulan menjadi dugaan. Jadi, kami belum bisa menjawab karena masih dalam proses ya,” pungkas dr. Syahril.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH