FEATURE

Habis Hujan, Kok Udara Auto Lebih Fresh?

A. Firdaus
Rabu 07 Oktober 2026 / 16:07
Ringkasnya gini..
  • Aroma tanah basah setelah hujan disebut petrichor dan salah satu senyawa yang bikin aromanya khas adalah geosmin.
  • Air hujan bisa menangkap sebagian partikel yang melayang di atmosfer.
  • Udara setelah hujan bisa terasa lebih fresh, tapi bukan berarti polusi langsung hilang semua.

Jakarta: Ada yang ngerasa nggak, sih, udara habis hujan tuh kayak beda level? Baru juga hujan reda, tiba-tiba pengen buka jendela, hirup udara dalam-dalam, terus mikir, “Nah, gini dong enak.” Padahal sebelumnya biasa aja.

Ternyata, sensasi itu ada alasan ilmiahnya. Jadi bukan cuma karena suasana habis hujan memang lebih adem dan tenang.

 

Rain-Kissed Greenery and Earth

(Hujan membasahi tanah dan memunculkan aroma khas yang dikenal sebagai petrichor. Foto: AI Generated)

 

Bau tanahnya ternyata punya nama

Salah satu hal yang paling gampang dikenali setelah hujan adalah aroma tanah basah. Bau earthy yang satu ini disebut petrichor.

Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan aroma khas yang muncul ketika hujan mengenai permukaan tanah yang sebelumnya kering. Salah satu senyawa yang ikut bikin aroma ini muncul adalah geosmin.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Nature Microbiology, geosmin diproduksi oleh mikroorganisme tertentu yang hidup di tanah. Uniknya, manusia juga punya kemampuan yang cukup tinggi buat mendeteksi aroma geosmin.

Jadi, nggak heran kalau baru hujan sedikit, hidung kita udah auto, “Eh, bau tanah!”

 


 

Hujan bisa bantu turunin partikel di udara

Selain bikin tanah punya aroma khas, hujan juga punya efek terhadap udara.

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau Environmental Protection Agency (EPA) menjelaskan bahwa hujan merupakan bagian dari proses wet deposition, yaitu ketika zat atau partikel di atmosfer terbawa turun bersama air.

Simpelnya, tetesan hujan yang jatuh bisa menangkap sebagian partikel yang sedang melayang di udara. Partikel tersebut kemudian ikut turun ke permukaan.

Makanya, setelah hujan, konsentrasi beberapa partikulat di udara bisa menurun. Tapi jangan langsung menganggap udara otomatis bebas polusi, ya. Seberapa besar efeknya tetap dipengaruhi intensitas hujan, ukuran partikel, angin, dan sumber polusi di sekitar.

 

Jadi, emang lebih fresh?

Jawabannya: bisa banget terasa lebih fresh, tapi efeknya nggak permanen.

Ada kombinasi beberapa hal yang bikin sensasinya beda: suhu yang lebih adem, aroma petrichor, serta sebagian partikel di udara yang ikut terbawa turun oleh hujan.

Jadi, kalau habis hujan kamu tiba-tiba pengen buka jendela sambil menikmati udara, ternyata bukan cuma karena vibes-nya lagi dapet. Atmosfer di sekitar kita memang baru aja mengalami sedikit perubahan.

Bumi belum tentu langsung “bersih”, tapi udara setelah hujan memang punya alasan buat terasa lebih enak.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH