FAMILY

Cara Mencegah Ruam Popok Menurut Ahli

Raka Lestari
Selasa 16 November 2021 / 15:07
Jakarta: Ruam popok mirip dengan biang keringat tetapi kasus dan penyebabnya jelas berbeda. Sehingga untuk menanganinya pun tidaklah sama. Ruam popok biasanya kemerahan pada kulit disertai bintil-bintil yang terjadi akibat pemakaian popok.

Menurut dr. Andreas, dokter spesialis anak, ruam popok bisa terjadi pada siapa saja tidak terkecuali orang dewasa atau lansia. Tetapi yang paling rentan pada bayi khususnya di bawah 9 bulan dan bayi baru lahir atau newborn.

Hal ini disebabkan fungsi kulit bayi belum sempurna seperti orang dewasa. Serta popoknya yang terlalu ketat, tidak ada sirkulasi udara dan pergantian popok yang tidak rutin. Apalagi pada bayi yang memiliki riwayat dermatitis atopic, pasti mengalami ruam popok.

“Kulit bayi kan terbuka bagian atasnya yang harus mendapatkan perlindungan agar hidrasi dalam kulit tidak mudah keluar menguap sehingga dehidrasi. Nah, hal ini dijaga atau ditutup dengan baby cream dengan tujuan untuk kelembapan di dada tidak cepat kering,” jelas. dr. Andreas.
 

Cara mencegah ruam popok


Untuk mencegah terjadinya ruam popok, dr. Andreas menyarankan pemakaian popok harus diganti 3-4 jam sekali. Pemilihan popok juga harus tepat, mulai dari ukurannya yang sesuai dengan berat badan anak. Pemilihan popok yang tepat ini guna mengutamakan kenyamanan bayi saat digunakan.

“Mulai dari bahannya, tidak mengiritasi dan juga daya serapnya yang tinggi. Setelah itu penting untuk menjaga sirkulasi dalam bagian kulit yang tertutup popok,” ujar dr. Andreas.

Itulah mengapa, para orang tua harus memastikan jika popok memiliki rongga dan sirkulasi udara yang baik. Tanpa adanya hal tersebut, suasana kulit akan menjadi lembab dan memicu ruam popok.

Lebih lanjut dr. Andreas mengatakan bahwa penting menjaga lapisan kulit sebelum menggunakan popok. Sehingga antara kulit dan popok ada barrier atau emolien yang dapat melindungi kulit bayi dari ruam popok.

“Baby cream itu penting untuk melembapkan sekaligus menjaga barrier agar tidak terjadi infeksi atau ruam popok. Baby cream dapat dipakai setiap kali ganti popok, khususnya bagi kulit bayi yang alergi karena cenderung kering,” pungkas dr. Andreas.
(FIR)

MOST SEARCH