FAMILY

Orang Tua Wajib Tahu, Ini 6 Tips Mengajarkan Anak Berpuasa

A. Firdaus
Sabtu 02 April 2022 / 15:47
Jakarta: Mengajarkan anak berpuasa menjadi sebuah kewajiban kita sebagai orang tua. Untuk mengajak anak berpuasa di bulan Ramadan, diperlukan beberapa tahapan.

Berikut ini beberapa tips dari Farraas Muhdiar M.Sc., M.Psi, PSikolog tentang mengajarkan berpuasa untuk anak:
 

1. Mengenalkan puasa secara bertahap


Mengajarkan anak berpuasa bisa dimulai dari umur 2 tahun. Yaitu dengan mengajak buka puasa terlebih dulu, karena itu momen yang menyenangkan buat mereka.

"Jika sudah terbiasa, anak bisa bangun pagi untuk sahur. Kemudian puasa 3 jam dulu, lama-lama setengah hari, atau mungkin full. Kata dokter anak, kalorinya harus banyak untuk itu makan malammya bisa dikasih dua kali," ujar Farraas.
 

2. Beri tahu apa keistimewaan puasa


Orang tua bisa memberi tahu hal-hal yang menyenangkan puasa kepada anak, bukan menakutinya. Contohnya, kasih penjelasan kalau puasa itu belajar menahan lapar dan menahan amarah.
 

3. Jadikan Ramadan sebagai bulan spesial bagi keluarga


"Ada rutinitas baru saat puasa yang dilakukan, misal mengaji bareng, solat tarawih bareng, dan lebih sering kumpul dengan keluarga dan komitmen dari orang tuanya," terang Farraas.
 

4. Boleh memberikan reward, tapi perlahan mulai dikurangi


Orang tua boleh memberika reward sebagai ganjaran anak berpuasa, tapi reward tersebut bisa dikurangi dari tahun ke tahun.

"Misal, tahun ini lebih banyak memberikan reward. Reward-nya dihitung perhari. Tapi lama kelamaan, bisa dikurangi. Atau reward-nya bisa menggunakan tanda bintang. Jika puasa saja, kasih bintang 1, jika ikut tarawih kasih bintang 2, jika ikut mengaji kasih lagi bintangnya," jelas Farraas.
 

5. Tanya ke anak, makanan apa yang diinginkan saat sahur atau berbuka


Orang tua harus bisa memberikan hak kepada anak jika ingin berpuasa. Seperti menerima permintaan anak ingin makan apa saat sahur atau berbuka.

"Beri hak untuk mendapatkan menu sahur atau buka puasa yang sesuai dengan keinginannya," ujar Farraas.
 

6. Sediakan aktivitas yang menyibukkan, tetapi tidak melelahkan


Buat kesehariannya lebih sibuk tapi tak melelahkan. Terutama setelah pulang sekolah.

"Ketika dia mulai bosan terus minta mau makan, ajak mereka main dan atau ikut ibu masak di dapur, bisa menjadi kegiatan menyenangkan dan membuat puasa mereka tak terasa," pungkasnya.
(FIR)

MOST SEARCH