FAMILY

Uang jadi Salah Satu Penyebab Perceraian, Simak Cara Mencegahnya

A. Firdaus
Selasa 15 November 2022 / 17:15
Jakarta: Tak bisa dipungkiri, masalah ekonomi memiliki andil besar dalam kehidupan pernikahan. Berdasarkan Data Badan Peradilan Agama 2021, lebih dari 25% dalam kasus perceraian di Indonesia terjadi karena masalah ekonomi yang tidak stabil.

Ketidakmampuan masyarakat Indonesia dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga tersebut disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi keuangan. Khususnya dalam mengelola atau merencanakan keuangan saat menjalani pernikahan.

Padahal kesiapan finansial merupakan hal penting dalam mempersiapkan pernikahan. Pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan tidak hanya perlu menyiapkan biaya acara pernikahan, tetapi juga perlu menyiapkan biaya hidup saat menjalani rumah tangga.

Ketika menikah, selain tujuan keuangan yang mulai banyak, pengeluaran rutin pun akan bertambah. Jika dikategorikan berdasarkan rentang waktu kebutuhan, pengeluaran dalam hidup berumah tangga dapat dibagi menjadi dua, yakni pengeluaran jangka pendek dan pengeluaran jangka panjang.

Pengeluaran jangka pendek umumnya berupa biaya-biaya rutin konsumtif, seperti biaya makan, transportasi, listrik, air, telepon, dan internet. Belum lagi jika ada biaya cicilan bulanan atas pembelian rumah atau kendaraan serta biaya asuransi kesehatan dan dana darurat.

Pengeluaran jangka panjang umumnya berupa biaya-biaya yang akan dikeluarkan pada kurun waktu 5 sampai 10 tahun mendatang, tetapi perlu dipersiapkan sejak dini. Misal, biaya pendidikan anak dan dana pensiun.

Sebagian besar pasangan yang akan menikah pun kerap luput untuk mempersiapkan dana tabungan, investasi, ataupun asuransi, yang tanpa disadari akan berguna kalau-kalau hal buruk menimpa. Jika pengeluaran jangka panjang tidak disiapkan sedemikian rupa, hal tersebut dapat menjadi penyebab konflik paling utama dalam pernikahan.


Financial Fitness Classes dengan tema Siap Nikah dengan Modal Investasi: Reach for Great New Chapter of Life. (Foto Dok. Great Eastern)

 

Melek financial dan investasi


"Uang memang tak menjamin kebahagiaan, tapi tanpa uang lebih tidak terjamin lagi. Makanya, jika ingin menikah kamu perlu bahas dengan calon pasanganmu apakah dia melek financial tidak, kemudian apakah dia menganggap sepele tentang asuransi, jika tidak, maka dari jawaban itu menunjukkan calon pasanganmu bertanggung jawab atau tidak," ujar Merry Riana.

Sementara itu, Ario Pratomo yang juga hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa bukan hanya kekurangan financial yang menjadi sumber masalah perceraian, tetapi juga kelebihan uang. Karena akan terjadi keributan harta seperti perbedaan, perebutan harta, ada utang segala macam itu juga menjadi sumber masalah.

"Saat ini kamu harus melek dulu tentang investasi seperti saham, reksadana, semua dipelajari dulu. Pada dasarnya kita sekarang ini sedang berinvestasi, seperti sekolah, selfcare, olahraga. Jadi jangan menganggap juga kalau investasi itu ada kata telatnya," jelas Ario.

Untuk itu, Peter Hermawan memberikan informasi pilihan produk proteksi untuk perlindungan kesehatan dan keuangan sebelum dan setelah menikah. Great Optimal Link dengan asuransi tambahan Great Health Cover menjadi salah satu rekomendasi solusi perlindungan yang lengkap untuk para pasangan muda yang sedang mempersiapkan pernikahan.

"Tidak hanya memberikan proteksi jiwa, produk tersebut juga memberikan perlindungan dari berbagai risiko kesehatan yang tidak terduga yang dapat terjadi ketika melakukan persiapan pernikahan," kata Peter Hermawan.

"Tentunya kita tidak mau kalau dana yang telah dikumpulkan untuk mewujudkan pernikahan impian, malah terpakai untuk biaya pengobatan karena terjadinya risiko kesehatan yang tidak terduga," pungkasnya.
(FIR)

MOST SEARCH