FAMILY

Beberapa Alasan Popok Bayi Harus Diganti Empat Jam Sekali

A. Firdaus
Rabu 24 Agustus 2022 / 11:24
Jakarta: Dokter spesialis anak dr Citra, SpA, IBCLC, Mkes menyarankan para orang tua mengganti popok bayi mereka setidaknya setiap empat jam sekali. Tujuannya, demi mencegah munculnya masalah kulit seperti ruam.

"Ibu, orang tua, caregiver mengganti popok anak sebelum menjadi terlalu lembap sehingga menyebabkan ruam pada kulit. Ganti popok minimal setiap empat jam," ujar dr. Citra dalam talkshow bertajuk 'Kebaikan Produk Organik untuk si Kecil dan Alam'.

Lebih lanjut, dr. Citra yang menjadi pengajar di Perhimpunan Dokter Umum dan Bidan Perinatologi (PERINASIA) itu mengatakan, kulit bayi 30 persen lebih halus dan lembut dibandingkan dengan orang dewasa. Perbedaan inilah alasan kulit bayi rentan mengalami masalah kulit seperti diaper dermatitis atau ruam popok.

Mengutip Mayo Clicic, ruam popok termasuk bentuk umum kulit yang teriritasi (dermatitis) dan terlihat seperti bercak kulit meradang di pantat bayi. Kondisi ini, selain karena popok basah atau jarang diganti, sensitivitas kulit, dan gesekan.

Ruam popok biasanya hilang dengan perawatan sederhana di rumah, seperti penggantian popok lebih sering dan salep. Ruam popok biasanya muncul di area bokong, paha dan organ kelamin. Kondisi ini ditandai rasa gatal, bayi rewel atau menangis terutama saat mengganti popok.

"Bayi masih berkembang termasuk kulitnya. Kulit bayi lebih tipis, kalau terkena iritan akan lebih gampang terindikasi," kata dia yang juga mengatakan kulit tertutup popok cenderung lembap karena terkena keringat.

Oleh karena itu, selain sering mengganti popok, para orang tua juga sebaiknya memberi pelembap pada bagian tubuh yang tertutup popok. "Boleh dikasih pelembap, diangin-angin dulu sampai kering baru dikasih popokSaya juga menyarankan kepada orang tua memberikan pakaian berbahan katun pada bayi," tutur Citra.
(FIR)

MOST SEARCH