COMMUNITY
Dari Tempat Bermain hingga Beristirahat, Anabul Butuh Ruang yang Nyaman
Elang Riki Yanuar
Rabu 30 September 2026 / 17:23
- Rumah ramah hewan peliharaan semakin relevan karena kucing dan anjing membutuhkan ruang untuk beristirahat, bermain, dan bergerak.
- Lebih dari 70 persen rumah tangga di Indonesia memiliki hewan peliharaan, sehingga kebutuhan hunian yang nyaman bagi anabul ikut berkembang.
- Penataan rumah dapat mengakomodasi kebutuhan hewan peliharaan tanpa mengubah keseluruhan interior, termasuk melalui perabot yang menyatu dengan ruang.
Jakarta: Kehadiran hewan peliharaan di rumah membuat kebutuhan sebuah hunian ikut berkembang. Selain nyaman bagi manusia, rumah kini juga perlu menyediakan ruang yang membuat kucing atau anjing dapat beristirahat, bermain, dan beraktivitas dengan lebih leluasa.
Bagi pemilik hewan peliharaan, berbagai sudut rumah sering kali menjadi bagian dari keseharian anabul. Sofa menjadi tempat tidur, area bawah meja berubah menjadi tempat bersembunyi, sementara sudut ruangan tertentu bisa menjadi lokasi bermain atau beristirahat.
Kondisi tersebut membuat penataan rumah perlu mempertimbangkan kebutuhan hewan peliharaan. Ruang yang nyaman bukan hanya soal tampilan, tetapi juga bagaimana setiap penghuni rumah dapat menggunakannya dengan aman dan leluasa.
Berdasarkan penelitian TMG Research, lebih dari 70 persen rumah tangga di Indonesia memiliki hewan peliharaan. Temuan tersebut menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara masyarakat dan hewan peliharaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari jumlah tersebut, kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang paling banyak dipilih. TMG Research mencatat 75 persen keluarga yang memiliki hewan peliharaan memilih kucing sebagai teman bermain di rumah.
Kebutuhan tersebut kemudian membuat konsep rumah ramah hewan peliharaan semakin relevan. Pemilik tidak hanya perlu memikirkan tempat makan dan tidur, tetapi juga menyediakan area untuk bermain, bergerak, dan bersembunyi sesuai dengan kebiasaan hewan.
Penataan seperti ini juga dapat membantu pemilik menjaga rumah tetap teratur. Area khusus untuk hewan peliharaan dapat membuat berbagai kebutuhan mereka tidak selalu mengambil alih ruang yang digunakan bersama anggota keluarga lainnya.
Di sisi lain, membuat rumah nyaman bagi hewan peliharaan bukan berarti harus mengubah keseluruhan desain interior. Kebutuhan anabul dapat dipertimbangkan sejak awal penataan ruangan agar tetap menyatu dengan fungsi dan tampilan rumah.
Perubahan cara pandang tersebut turut mendorong hadirnya berbagai pendekatan baru dalam desain interior. Salah satunya adalah mengintegrasikan kebutuhan hewan peliharaan ke dalam perabot yang sudah menjadi bagian dari ruangan.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu dasar IDEMU menghadirkan PAWHAUS. Koleksi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan hewan peliharaan, terutama kucing, sekaligus menyesuaikannya dengan ruang di dalam rumah.
Melalui konsep tersebut, tempat bermain, bersembunyi, dan beristirahat bagi kucing dapat menjadi bagian dari furnitur rumah. Dengan begitu, kebutuhan hewan peliharaan tidak selalu harus ditempatkan sebagai elemen tambahan yang berdiri sendiri.
Hal ini menjadi penting karena hewan peliharaan menghabiskan sebagian besar waktunya bersama pemilik di dalam rumah. Mereka ikut berada di ruang keluarga, menunggu di sekitar meja makan, tidur di kamar, hingga berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Bagi pemilik hewan, tantangannya adalah menciptakan ruang yang nyaman bagi anabul tanpa membuat rumah terasa penuh. Penataan yang tepat dapat membantu menciptakan batas antara area pribadi hewan dan ruang bersama tanpa menghilangkan kedekatan keduanya.
Kebutuhan tersebut juga membuat konsep rumah ramah hewan peliharaan semakin dekat dengan gaya hidup keluarga masa kini. Rumah tidak hanya dirancang berdasarkan kebutuhan manusia, tetapi juga mempertimbangkan anggota keluarga lain yang tinggal dan beraktivitas di dalamnya.
“Kami melihat hewan peliharaan, kini sudah menjadi bagian dari keluarga. Karena itu, rumah juga perlu dirancang agar nyaman untuk seluruh penghuninya, termasuk anabul. Melalui PAWHAUS, IDEMU ingin menghadirkan furniture yang menggabungkan kenyamanan pets, fungsi, dan desain yang tetap menyatu dengan interior rumah,” ujar William Simiadi, President Director VIVERE Group.
Pada akhirnya, kenyamanan hewan peliharaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam penataan rumah. Menyediakan tempat yang tenang untuk beristirahat, ruang untuk bergerak, serta area bermain yang sesuai dapat membuat hewan lebih leluasa menjalani aktivitas sehari-hari.
Ketika kebutuhan tersebut dipertimbangkan sejak awal, rumah dapat menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh penghuninya. Bukan hanya manusia yang menikmati rumah sebagai tempat beristirahat dan berkumpul, tetapi juga hewan peliharaan yang menjadi bagian dari kehidupan keluarga.
(ELG)
Bagi pemilik hewan peliharaan, berbagai sudut rumah sering kali menjadi bagian dari keseharian anabul. Sofa menjadi tempat tidur, area bawah meja berubah menjadi tempat bersembunyi, sementara sudut ruangan tertentu bisa menjadi lokasi bermain atau beristirahat.
Kondisi tersebut membuat penataan rumah perlu mempertimbangkan kebutuhan hewan peliharaan. Ruang yang nyaman bukan hanya soal tampilan, tetapi juga bagaimana setiap penghuni rumah dapat menggunakannya dengan aman dan leluasa.
Berdasarkan penelitian TMG Research, lebih dari 70 persen rumah tangga di Indonesia memiliki hewan peliharaan. Temuan tersebut menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara masyarakat dan hewan peliharaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari jumlah tersebut, kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang paling banyak dipilih. TMG Research mencatat 75 persen keluarga yang memiliki hewan peliharaan memilih kucing sebagai teman bermain di rumah.
Kebutuhan tersebut kemudian membuat konsep rumah ramah hewan peliharaan semakin relevan. Pemilik tidak hanya perlu memikirkan tempat makan dan tidur, tetapi juga menyediakan area untuk bermain, bergerak, dan bersembunyi sesuai dengan kebiasaan hewan.
Penataan seperti ini juga dapat membantu pemilik menjaga rumah tetap teratur. Area khusus untuk hewan peliharaan dapat membuat berbagai kebutuhan mereka tidak selalu mengambil alih ruang yang digunakan bersama anggota keluarga lainnya.
Di sisi lain, membuat rumah nyaman bagi hewan peliharaan bukan berarti harus mengubah keseluruhan desain interior. Kebutuhan anabul dapat dipertimbangkan sejak awal penataan ruangan agar tetap menyatu dengan fungsi dan tampilan rumah.
Perubahan cara pandang tersebut turut mendorong hadirnya berbagai pendekatan baru dalam desain interior. Salah satunya adalah mengintegrasikan kebutuhan hewan peliharaan ke dalam perabot yang sudah menjadi bagian dari ruangan.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu dasar IDEMU menghadirkan PAWHAUS. Koleksi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan hewan peliharaan, terutama kucing, sekaligus menyesuaikannya dengan ruang di dalam rumah.
Melalui konsep tersebut, tempat bermain, bersembunyi, dan beristirahat bagi kucing dapat menjadi bagian dari furnitur rumah. Dengan begitu, kebutuhan hewan peliharaan tidak selalu harus ditempatkan sebagai elemen tambahan yang berdiri sendiri.
Hal ini menjadi penting karena hewan peliharaan menghabiskan sebagian besar waktunya bersama pemilik di dalam rumah. Mereka ikut berada di ruang keluarga, menunggu di sekitar meja makan, tidur di kamar, hingga berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Bagi pemilik hewan, tantangannya adalah menciptakan ruang yang nyaman bagi anabul tanpa membuat rumah terasa penuh. Penataan yang tepat dapat membantu menciptakan batas antara area pribadi hewan dan ruang bersama tanpa menghilangkan kedekatan keduanya.
Kebutuhan tersebut juga membuat konsep rumah ramah hewan peliharaan semakin dekat dengan gaya hidup keluarga masa kini. Rumah tidak hanya dirancang berdasarkan kebutuhan manusia, tetapi juga mempertimbangkan anggota keluarga lain yang tinggal dan beraktivitas di dalamnya.
“Kami melihat hewan peliharaan, kini sudah menjadi bagian dari keluarga. Karena itu, rumah juga perlu dirancang agar nyaman untuk seluruh penghuninya, termasuk anabul. Melalui PAWHAUS, IDEMU ingin menghadirkan furniture yang menggabungkan kenyamanan pets, fungsi, dan desain yang tetap menyatu dengan interior rumah,” ujar William Simiadi, President Director VIVERE Group.
Pada akhirnya, kenyamanan hewan peliharaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam penataan rumah. Menyediakan tempat yang tenang untuk beristirahat, ruang untuk bergerak, serta area bermain yang sesuai dapat membuat hewan lebih leluasa menjalani aktivitas sehari-hari.
Ketika kebutuhan tersebut dipertimbangkan sejak awal, rumah dapat menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh penghuninya. Bukan hanya manusia yang menikmati rumah sebagai tempat beristirahat dan berkumpul, tetapi juga hewan peliharaan yang menjadi bagian dari kehidupan keluarga.
(ELG)