COMMUNITY
Studi: Gen Z Sering Tertekan untuk Mencapai Ekspetasi
Aulia Putriningtias
Rabu 29 Juli 2026 / 17:40
- Gen Z atau generasi Z ternyata cenderung merasa tertekan mencapai ekspetasi.
- Fenomena ini menunjukkan bahwa di balik karakter Gen Z yang dikenal ekspresif, justru ternyata ada sesuatu.
- Padahal, saat muda justru waktunya bersinar!
Jakarta: Sobat Medcom, siapa di sini yang berada di lingkaran Gen Z? Gen Z atau generasi Z ternyata cenderung merasa tertekan mencapai ekspetasi, loh!
Menurut data IDN Research Institute-Indonesia Millenial GenZ Report 2025, sebanyak 65 persen Gen Z mengaku merasakan tekanan untuk memenuhi ekspektasi sosial dan menampilkan versi terbaik dirinya di ruang digital.
Fenomena ini menunjukkan bahwa di balik karakter Gen Z yang dikenal ekspresif, banyak anak muda yang masih menghadapi tekanan untuk selalu terlihat sempurna. Padahal, saat muda justru waktunya bersinar!
Tentunya hal ini menjadi keseriusan bagi makanan ringan yang sudah ramai sejak dahulu, JetZ. Mereka menghadirkan #JetZrekinAja! sebagai perayaan atas sisi spontan, kocak, dan apa adanya dari anak muda.
Terinspirasi dari fenomena Gen Z yang ekspresif dan sering menemukan hiburan lewat hal-hal random atau “gesrek”. Kata “REK” diambil sebagai simbol keberanian untuk bertindak tanpa terlalu overthinking dan membebaskan diri dari berbagai ekspektasi yang membatasi.

Harry Wibowo, Head of Marketing PT Indofood Fortuna Makmur, mengumumkan bahwa makanan ringan ini membawa Brand Ambassador asal Korea Selatan, Heart2Hearts.
"Kami ingin menghadirkan Brand Ambassador yang terasa autentik bagi anak muda, karena itu, kami mencari sosok yang tidak hanya dikenal luas, tetapi juga merepresentasikan keberanian untuk menjadi diri sendiri, energi positif, dan kebebasan berekspresi," katanya dalam pengumuman Brand Ambassador di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Hearts2Hearts dianggap memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan para penggemarnya. Mereka mampu menjadi ruang yang membuat anak muda merasa diterima untuk mengekspresikan diri, berbagi cerita, emosi, dan pengalaman.
"Nilai ini selaras dengan semangat JetZ yang juga selalu hadir di berbagai momen keseharian anak muda," imbuh Harry.
(TIN)
Menurut data IDN Research Institute-Indonesia Millenial GenZ Report 2025, sebanyak 65 persen Gen Z mengaku merasakan tekanan untuk memenuhi ekspektasi sosial dan menampilkan versi terbaik dirinya di ruang digital.
Fenomena ini menunjukkan bahwa di balik karakter Gen Z yang dikenal ekspresif, banyak anak muda yang masih menghadapi tekanan untuk selalu terlihat sempurna. Padahal, saat muda justru waktunya bersinar!
Tentunya hal ini menjadi keseriusan bagi makanan ringan yang sudah ramai sejak dahulu, JetZ. Mereka menghadirkan #JetZrekinAja! sebagai perayaan atas sisi spontan, kocak, dan apa adanya dari anak muda.
Terinspirasi dari fenomena Gen Z yang ekspresif dan sering menemukan hiburan lewat hal-hal random atau “gesrek”. Kata “REK” diambil sebagai simbol keberanian untuk bertindak tanpa terlalu overthinking dan membebaskan diri dari berbagai ekspektasi yang membatasi.

Harry Wibowo, Head of Marketing PT Indofood Fortuna Makmur, mengumumkan bahwa makanan ringan ini membawa Brand Ambassador asal Korea Selatan, Heart2Hearts.
"Kami ingin menghadirkan Brand Ambassador yang terasa autentik bagi anak muda, karena itu, kami mencari sosok yang tidak hanya dikenal luas, tetapi juga merepresentasikan keberanian untuk menjadi diri sendiri, energi positif, dan kebebasan berekspresi," katanya dalam pengumuman Brand Ambassador di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Hearts2Hearts dianggap memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan para penggemarnya. Mereka mampu menjadi ruang yang membuat anak muda merasa diterima untuk mengekspresikan diri, berbagi cerita, emosi, dan pengalaman.
"Nilai ini selaras dengan semangat JetZ yang juga selalu hadir di berbagai momen keseharian anak muda," imbuh Harry.
(TIN)